Melakukan tune up sepeda motor merupakan salah satu cara untuk menjaga performa kendaraan tetap maksimal. Selain servis berkala, sebagai pemiliki sepeda motor kita juga jangan sampai melewatkan tune up.

Sebagai salah satu kendaraan yang paling banyak digunakan oleh orang- orang untuk kegiatan sehari- hari, menjadikan motor harus diperhatikan perawatannya. Salah satu perawatan yang dilakukan untuk menjaga performa motor tersebut adalah dengan melakukan tune up.

Mungkin istilah tune up sepeda motor masih asing di teliga sebagian pemilik kendaraan roda dua ini. Bahkan jika tau mungkin hanya sebatas bahwa tune up adalah serangkaian penyetelan mesin motor.

Jadi, apa sih sebenarnya tune up sepeda motor?

Pengertian Tune Up Sepeda Motor

Sebagai pemilik kendaraan sepeda motor, Anda harus mengetahui apa itu tune up motor. Tune up motor berlaku untuk semua jenis sepeda motor tanpa terkecuali. Tune up mempunyai peran yang sangat penting untuk sepeda motor.

Tune up sendiri adalah sebuah proses yang dilakukan untuk mengembalikan performa motor ke performa standarnya. Tune up sepeda motor penting untuk dilakukan karena penggunaan motor yang dipakai setiap hari dapat mengakibatkan beberapa perubahan.

Perlu diketahui bahwa setiap kali mesin bekerja, terjadi perubahan-perubahan minor pada komponen mesin. Perubahan-perubahan itulah yang membuat mesin perlu distandarkan ke kondisi awal supaya performa mesin juga bisa tetap terjaga. Dalam melakukan tune up pada motor ada 3 sektor yang harus Anda perhatikan. Diantaranya adalah sektor mesin, chasis dan sektor transmisi.

Waktu Melakukan Tune Up Sepeda Motor

Setelah mengetahui apa itu tune up motor, selanjutnya adalah waktu untuk tune up motor. Kapan sih waktu yang tepat untuk melakukan tune up motor?

Tune up motor dilakukan dengan interval 2.000 KM sekali atau setiap 3 bulan sekali. Angka ini juga sebenarnya bukan patokan, karena ada beberapa motor yang masih bagus performanya hingga 3.000 KM.

Tune Up Sepeda Motor
Tune Up Sepeda Motor (Sumber Gambar: Google)

Salah satu yang mempengaruhinya, adalah karena faktor penggunaan. Kalau anda sering menggunakan motor apalagi dijalur yang berdebu, maka interval 2.000 KM sudah menjadi interval yang pas. tetapi untuk Anda yang suka membawa motor slow dan jarang pula melintasi area berdebu mungkin masih bisa tahan sampai 3.000 bahkan sampai 4.000 KM.

Selain dari jarak tempuh, tune up juga dilakukan ketika ada masalah pada motor seperti mesin yang brebet atau tenaga mesin berkurang.

Baca Juga: Tips & Trik: Berkendara Dengan Sepeda Motor Yang Aman dan Nyaman

Proses Tune Up Sepeda Motor

Saat melakukan tune up sepeda motor akan ada beberapa komponen yang diperiksa atau mungkin diganti. Hal ini tergantung dari bagaimana Anda memperlakukan motor dalam keseharian.

Akan ada tiga sektor yang biasanya diperiksa oleh teknisi. Yaitu bagian mesin, bagian shasis dan transmisi. Mari kita bahas satu – satu pada setiap bagiannya.

Mesin Motor

Saat melakukan tune up akan ada beberapa bagian mesin yang diperiksa. Pertama yang akan diperiksa adalh pelumas mesin atau oli. Mekanik akan memeriksa apakah kualitas oli masih bagus atau harus diganti.

Selain itu, busi juga akan menjadi bagian yang akan dicek pada proses tune up. Hal ini dilakukan guna untuk mengetahui apakah pembakaran didalam mesin berlangsung sempurna atau tidak.

Selain itu, pemeriksaan filter udara juga akan luput dapemeriksaan. Pemeriksaan ini umumnya hanya dibersihkan, kecuali kondisi filter sudah hitam terlumuri oleh debu maka perlu diganti. Pemeriksaan filter bensin juga akan diperiksa. Dimana pemeriksaan yang dilakukan untuk membersihkan kotoran yang tersaring oleh filter bensin.

Pengecekan karburator juag menjadi bagian dari perawatan tune up. Jadi, apabila motor Anda masih menggunakan karburator, maka akan ada overhoule karburator serta penyetelan ulang karburator. Sementara pada motor injeksi, biasanya hanya pembersihan throtle body dan pembersihan ISC valve.

Tune Up Sepeda Motor
Tune Up Sepeda Motor (Sumber Gambar: Google)

Apabila motor Anda menggunakan sistemn injeksi, maka flusing sistem injeksi juga akan diperiksa. Flusing adalah alat yang digunakan untuk memebrsihkan injektor. Injektor akan dibersihakan dari segala kotoran yang menyumbat.
Penyetelan katup adalah tune up selanjutnya. Celah katup mesin akan distel ulang sesuai spesifikasi untuk mendapatkan performa mesin yang maksimal.

Chasis

Selanjutnya adalah bagian chasis. Pada bagian ini komponen yang dicek untuk bagian ini cukup banyak. Komponen yang pertama dicek mungkin pada bagian kemudi motor. Dimana pada sektor chasis, komponen yang dicek antara lain seperti sistem kemudi antara lain komstir, apakah oblak atau tidak dan segitiga motor apakah masih balance atau perlu dipress.

Selain itu akan dilakukan penyetelan rantai roda. Rantai roda akan dikencangkan kalau terlalu longgar, dan akan diganti ketika gear rantai sudah terdeteksi aus.

Tune Up Sepeda Motor
Tune Up Sepeda Motor (Sumber Gambar: Google)

Pemeriksaan ban dan velg juga tidak akan luput. Bagian ban akan dicek apakah ban masih layak digunaka tau harus diganti. Sedangkan pada bagian vleg akan di press untuk velg racing.

Pada bagian rem juga akan dicek. Dimana akan dilakukan pengecekan kampas rem. Ha ini dilakukan untuk mengetahui ketebalan kampas rem motor apakah masih tebal atau sudah habis. Selain itu, minyak rem juga tidak luput menjadi pemeriksaan. Volume minyak akan dipastikan lagi, apakah masih penih atau kurang.

Baca Juga: Standar Pada Sepeda Motor: Kenali Jenis Dan Fungsi!

Selanjutnya untuk bagian chasis ada pemeriksaan roller pada motor matic. Ya, khusus untuk motor matic, ada komponen bernama roller yang terdapat pada pulley depan CVT. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengecek apakah semua roller masih bagus atau ada yang aus. Kalau ada yang aus, pihak bengkel akan memberitahu pemilik untuk mengganti roller yang aus.

Yang terakhir adalah pemeriksaan oli gardan. Apakah volumenya sedikit atau masih cukup. Mengingat oli yang satu ini harus diganti dalam interveal tertentu.

Kelistrikan

Tune yang terakhir adalah bagian kelistrikan. Ya, teganga aki, tegangan pengisian motor, rangkaian pengapian motor serta lampu dan klakson akan diperiksa. Mekanik akan memastikan bahwa tidak ada kekurangan pada kelistrikan motor.

Tune up sepeda motor diatas harus benar- benar Anda perhatikan waktunya. Mengenai biaya akan berbeda- beda untuk setipa motor. Maka, gunakanlah denga baik motor Anda dalam keseharian. Sebab, hal ini akan berpengaruh pada komponen apa saja yang harus di tune up. Jika semakin sedikit, maka akan semakin sedikit pula biaya yang dikeluarkan, bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *