Skip to content

Tips Mudah Merawat Rantai Motor Selain Melumuri Pelumas!

Tips Mudah Merawat Rantai Motor – Rantai motor memiliki fungsi sebagai pengerak roda. Tanpa ada rantai meskipun bensin penuh, sepeda motor tidak dapat melaju. Bahkan, ketika rantai motor bermasalah tidak jarang hal tersebut juga membuat pengendara panik.

Maka jangan sampai lupa untuk merawat rantai motor seperti merawat komponen lain. Hindari rantai aus atau kendor. Sebab, Anda akan merasa was- was selama berkendara karena takut rantai copot atau putus.

Rantai sepeda motor merupakan slaah satu komponen yang memiliki uisa cukup panjang. Selain itu, merawat rantai motor juga merupakan hal yang mudah, loh. Misalnya hal yang paling mudah adalah rajin memberi pelumas pada rantai.

Eits, namun masih ada hal- hal lain yang perlu dilakukan untuk merawat rantai motor agar tidak aus. Namun, cara lain merawat rantai motor juga tidak kalah mudah, loh. Yuk, simak artikelnya sampai selesai.

Tips Mudah Merawat Rantai Motor

Pengguna sepeda motor sangat perlu memperhatikan kualitas rantai roda sepeda motor kesayangannya agar kondisinya selalu prima. Perawatan ataupun pengecekan rantai roda disarankan rutin dilakukan setiap periode 4.000 km.

Baca Juga: 4 Penyebab Pecah Ban Mobil Saat Berkendara: Yuk Lebih Waspada!

Namun, ada beberapa perawatan yang simple dan mudah yang perlu dilakukan harian. Dimana, Anda dapat melakukannya sendiri dirumah tanpa harus kebengkel. Dengan begitu performa rantai sepeda motor akan tetap prima.

Berikut adalah tips mudah merawat rantai motor yang perlu Anda ketahui. Selamat membaca!

Tips Mudah Merawat Rantai Motor
Tips Mudah Merawat Rantai Motor (Sumber Gambar: Google)

Rajin Memberikan Pelumas

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, dalam merawat rantai motor yang paling mudah adalah dengan rajin memebrikan pelumas. Memberikan pelumas merupakan tips mudah merawat rantai motor adalah yang paling mudah.

Rantai juga perlu diberikan pelumas agar bisa bergerak dengan lancar tanpa terganggu adanya kotoran atau debu.

Kotoran yang menempel di rantai akan menempel dan menyebabkan rantai berkarat sehingga gerakannya menjadi terhambat dan membuat gear rantai menjadi cepat aus. Di lain sisi jika rantai dan gear kering serta tercemar kotoran maka potensi kerusakan akan semakin besar.

Hal ini karena kotoran dan juga kondisi gear yang kering dapat menyebabkan lapisan gear menjadi semakin mengikis. Selain itu menggunakan pelumas terhadap rantai juga dapat membuat kondisi rantai menjadi tetap basah.

Perlu diketahui bahwa cara yang satu ini memang terbukti sangat efektif dan juga tidak membutuhkan banyak waktu jika dilakukan, hanya dengan menyemprotkan langsung ke permukaan gear set dan rantai kita sudah bisa menjaga performa gear motor tersebut.

Namun, tidak disarankan melumasi rantai menggunakan oli bekas atau oli yang tidak sesuai dengan spesifikasi. Pasalnya hal tersebut dapat membuat rantai cepat berkarat, renggang, kaku, dan gear rantai cepat aus.

Memeriksa Kekencangan Rantai

Tips merawat rantai motor yang selnajutnya adalah dengan mengecek kondisi rantai. Dimana, Anda dapat melakukan cek secara berkala dan pastikan jika rantai tidak terlalu kencang atau longgar.

Sebab rantai yang terlalu kencang akan membebani mesin dan komponen lainnya. Sedangkan jika rantai terlalu longgar bisa membuatnya terlepas dan merusak komponen lainnya. Memastikan kekencangan rantai sangatlah penting.

Sebab, kondisi kekenduran dari rantai roda akan mempengaruhi optimal atau tidaknya tenaga yang dihasilakan. Dalam mengukur kekencangan rantai roda, para pengguna sepeda motor harus memastian sepeda motor berada pada posisi standar tengah dan posisi gigi netral, kemudian putar roda untuk menemukan kekenduran rantai yang paling kecil.

Terakhir, gunakan penggaris mengukur tingkat kekenduran pada bagian kekenduran yang paling kecil atau di tengah-tengah antar dua sprocket. Pastikan kondisi rantai tidak boleh terlalu kencang atau longgar.

Kekencangan rantai harus dijaga agar tetap berada di batas yang sudah ditentukan. Berdasarkan buku petunjuk kendaraan, kekencangan rantai itu berada di rentang 25-35 mm. Jika kekenduran melebihi batas jarak main bebas yang terdapat pada stiker, sebaiknya dilakukan setel kekencangan atau dibawa ke bengkel resmi terdekat.

Tips Mudah Merawat Rantai Motor
Tips Mudah Merawat Rantai Motor (Sumber Gambar: Google)

Berkala Membersihkan Rantai

Tips mudah merawat rantai motor yang selanjutnya adalah dengan membersihkan rantai motor secara berkala. Membersihkan rantai ini dapat dilakukan sebelum Anda memberikan pelumas pada rantai.

Membersihkan rantai motor harus rutin dilakukan sebab selain ban, komponen ini juga termasuk bagian yang paling gampang kotor pada motor. Hal ini terjadi karena rantai motor sendiri sering terkena debu, air hujan dan juga pasir bahkan terkadang lumpur juga menempel pada rantai motor.

Apalagi jika musim hujan datang. Anda mungkin akan lebih sering membersihkan bagian rantai. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa kotoran mempunyai peran besar dalam merusak rantai.

Jadi, Anda paling tidak minimal sebulan sekali memebrsihkan rantai motor. Cara memebrsihkannya adalah dengan menggunakan air dan juga sabun untuk merontokan berbagai kotoran yang menempel pada gear motor tersebut.

Atau Anda dapat menggunakan cairan pembersih (detergen) untuk memebrsihkan rantai. Lalu, sikat menggunakan sikat kecil. Selanjutnya dapat dilakukan pengeringan dengan menggunakan kain kering pada seluruh bagian rantai.

Dalam melakukan proses pembersihan, hindari menggunakan cairan pembersih yang mudah terbakar, ya. Setelah proses membersihkan rantai selesai, beri pelumas dengan menggunakan pelumas rantai roda. Berikan oli atau pelumas pada roller rink dan link plate.

Selain menggunakan pelumas rantai, pengguna sepeda motor dapat menggunakan gear Oil SAE 80 – 90 baru sehingga kualitas rantai dapat terjaga dengan baik.

Tips Mudah Merawat Rantai Motor
Tips Mudah Merawat Rantai Motor (Sumber Gambar: Google)

Menggantai Rantai Secara Berkala

Tips mudah merawat rantai motor yang selanjutnya adalah dengan mengganti rantai secara berkala. Jadi untuk rantai, pabrikan motor merekomendasikan pergantian rantai setiap tiap 15-25 ribu kilometer.

Namun acaun kilometer belum tentu menjadi jaminan apakah rantai motor tersebut masih layak pakai. Apalagi buat motor yang dipakai harian dan jarang melumasi rantai bikin usia rantai jadi pendek.

Baca Juga: Yuk! Cek Kondisi Ban Sebelum Musim Hujan

Ciri fisik rantai motor harus diganti adalah rantai motor menjadi kendor sehingga lebih mudah lepas, mungkin bisa dipasang kembali namun tentu saja sebentar lagi pasti akan lepas lagi.

Bagimana mudah bukan dalam merawat rantai motor? Jadi, agar rantai memiliki usia pakai yang lebih lama ada baiknya Anda tidak melupakan perawatan tersebut. Sebab tanpa rantai sepeda motor tidak akan jalan.

Ikuti tips mudah merawat rantai motor diatas ya, agar rantai memiliki usia pemakaian yang panjang.

Lia

Menulis pertama kali di orapada dimulai tangga 3 Juni 2020. Fokus penulisannya seputar informasi dunia otomotif. Khususnya Mobil, Motor dan life plus. Termasuk tips dan kiat aplikasi berkendara dalam kehidupan sehari-hari.View Author posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *