Ada beberapa tanda yang akan ditunjukan apabila shockbreaker mobil rusak. Tentu saja, tanda yang paling terasa adalah mobil Anda terasa tidak nyaman saat digunakan. Fungsi shock absorber adalah meredam terjadinya oskilasi saat mobil berjalan di atas permukaan jalan yang tidak rata.

Tentunya keberadaan komponen ini membuat bertambahnya kenyamanan ketika berkendara. Selain itu bisa juga menambah kemampuan daya cengkram ban terhadap permukaan jalan. Dari namanya saja sebenarnya sudah terlihat bagaimana fungsi shock absorber ini.

Komponen ini memiliki fungsi menyerap guncangan atau meredam getaran yang diberikan oleh ban ketika melewati jalanan tidak rata. Jadi guncangan di kabin tidak akan terlalu terasa berkat shock absorber.

Namun, sama halnya dengan komponen lain, shockbreaker mobil juga rentan mengalami kerusakan. Itulah mengapa sekali lagi pentingnya mobil mendapatkan servis berkala. Sehingga, dapat meminimalisir kerusakan.

Tanda- Tanda Shockbreaker Mobil Rusak

Ada beberapa yang dapat Anda kenali ketika shockbreaker mobil rusak. Tanda ini akan tersa ketika Anda mengendari mobil tersebut. Jika, sudah mengetahui adanya tanda kerusakan segeralah pergi kebengkel agar kerusakan tidak semakin parah.

Baca Juga: Lakukan Hal ini Sebelum Meninggalkan Motor Dalam Waktu Lama!

Dikarenakan shockbreaker menjadi salah satu komponen penting pada mobil. Maka dari itu shockbreaker pun harus dijaga. Tapi ternyata masih banyak orang yang belum mengetahui bagaimana cara mengetahui shockbreaker mobil yang bermasalah.

Padahal, sebenarnya shockbreaker yang bermasalah dapat dideteksi dengan mudah. Berikut adalah ulasan mengenai tanda- tanda shockbreaker mobil rusak.

Kaki- Kaki Berdencit

Tanda pertama yang dapat identifikasi adalah ada suara berdecit atau suara getaran yang keras dari kaki- kaki mobil. Ya, sebenarnya identifikasi shockbreaker mobil rusak dapat diidentifikasi mellau kaki- kaki mobil.

Suara dencitan akan sangat terasa ketika mobil melewati polisi tidur aatau tanjakan. Suara tersebut juga disertai guncangan di mobil lebih dari biasanya. Bahkan, gonjangan itu bisa terjadi lebih dari satu kali.

Shockbreaker Mobil Rusak
Shockbreaker Mobil Rusak (Sumber Gambar: Google)

Biasanya suara dencitan terdengar cukup keras dari dalam kabin. Kemungkinan suara dencitan tersebut datang dari gesekan antar komponen karena shockbreaker mobil rusak dan sudah aus, sehingga tidak lagi bekerja optimal seperti seharusnya.

Perlu diketahui bahwa kondisi lainnya yang menandakan shockbreaker mobil bermasalah adalah tingkat keausan ban yang berbeda. Umumnya dalam kondisi per mobil yang baik, ban akan aus secara merata di semua bagian.

Berbeda jika terdapat masalah pada per mobil. Biasanya ban yang satu dengan yang lainnya tingkat keausannya berbeda. Padahal, kamu memasang ban tersebut bersamaan. Selain itu, lihat permukaan ban. Jika hanya aus di sisi luar sementara bagian dalamnya masih bagus, berarti ada yang salah dengan kaki-kaki mobil.

Apabila merasakan hal tersebut saat mengemudi, Anda perlu memerhatikan keadaan shockbreaker mobil. Sebab, bisa jadi bunyi dan guncangan yang terjadi di mobil Anda diakibatkan oleh rusaknya shockbreaker. Hal itu terjadi karena shockbreaker tak dapat meredam guncangan dengan baik.

Keseimbangan Mobil Terganggu

Tanda lain dari shockbreakear mobil rusak adalah keseimbangan mobil akan terganggu. Anda dapat melihat rata atau tidaknya bodi mobil saat melewati tanjakan. Jika saat menanjak mobil terasa tak stabil alias miring, artinya shockbreaker Anda dalam keadaan tak stabil.

Selain itu saat mengendarainya mulai terasa bergetar lebih dari biasanya, terutama saat melewati jalanan yang bergelombang. Juga bisa menjadi tanda ada kerusakan pada shockbreaker.

Atau Anda juga dapat mengetahuinya dengan cara mengguncang atau menggoyangkan mobil tersebut dalam keadaan berhenti, dengan cara mendorongnya. Apabila terasa ringan dan mengayun-ayun, ada kemungkin shockbreaker sudah lemah.

Shockbreaker Mobil Rusak
Shockbreaker Mobil Rusak (Sumber Gambar: Google)

Keadaan bodi mobil yang tidak seimbang akan sangat mengganggu kenyamanan di dalam kabin. Ketika hal ini dibiarkan maka akan berbahaya karena bisa berdampak pada kestabilan mobil.
Sehingga, jika sudah mengetahui atau merasakan tanda- tanda tersebut, segeralah cek kebengkel dan lakukan perbaikan.

Mengeluarkan Oli

Mengeluarkan oli adalah tanda paling umum atau faktor paling umum ketika shockbreaker mobil rusak. Bahkan kerusakan ini sangat mudah diketahui, karena tanpa mobil berjalanpun sudah kelihatan.

Bocornya komponen oli dapat disebabkan oleh robeknya karet seal shockbreaker mobil atau as shock yang baret. Namun bisa juga karena bagian segel pelindungnya rusak. Kalau sudah begitu, segera lakukan perbaikan karena dapat berdampak lebih buruk jika dibiarkan terlalu lama.

Adanya oli pada bagian kaki-kaki mobil sesungguhnya merupakan hal yang wajar. Yang jadi masalah adalah ketika oli tersebut mulai merembes atau bahkan menetes ke luar. Ini artinya. ada bagian yang rusak pada shockbreaker mobil Anda.

Masalah Pengereman dan Ban

Tanda shockbreaker mobil rusak yang terakhir adalah menurunnya performa pengereman. Ya, ternyata masalah pengereman tidak hanya disebabkan oleh kanpas yang aus, namun juga kerusakan pada shockbreaker. Keadaan tersebut diakibatkan oleh lemahnya proses peredam dan tekanan ban yang berkurang.

Akibatnya, pengereman menjadi tak stabil, terlebih saat mengerem mendadak. gejala kerusakan shocbreaker mobil yang diakibatkan oleh tekanan ban akan berimbas pada suspensi dan mobil akan terasa limbung saat dikendarai.

Shockbreaker Mobil Rusak
Shockbreaker Mobil Rusak (Sumber Gambar: Google)

Selain itu, seperti yang disebutkan diatas bahwa kerusakan pada shockbreaker juga terlihat pada kondisi kaki- kaki mobil, salah satunya adalah kondisi ban. Apabila tekanan ban cepat habis dan permukaan ban tidak rata, seperti bergelombang, juga menjadi salah satu kemungkinan terhadap ketidakstabilan shockbreaker mobil Anda.

Baca Juga: Memastikan Komponen Mobil Klasik Sebelum Membelinya!

Itulah tanda- tanda kerusakan pada shocbreaker mobil. Apabila bila Anda merasakan hal- hal tersebut maka segera bawa mobil ke bengkel. Sebab, ketika shocbreaker mobil rusak akan berpengaruh pada kemanan dan kenyamanan saat Anda berkendara.

Ketika shocbreaker mengalami masalah, jangan khawatir. Sebab, belum tentu kamu harus mengganti shockbreaker dengan biaya yang mahal. Terkadang mekanik masih mampu memperbaikinya, terutama jika kamu langsung membawanya ke bengkel saat gejala mulai muncul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *