Layaknya mobil, motor juga memiliki waktu untuk mendapatkan layanan servis berkala. Servis berkala motor juga berpatokan pada jarak yang telah ditempuh. Jadi, jangan sampai lupa waktu jika sudah waktunya motor mendapatkan servis.

Seperti yang kita ketahui bahwa motor menjadi banyak pilihan masyarakat di Indonesia sebagai transportasi yang digunakan dalam keseharian. Dikarenakan penggunaannya yang lumayan sering, maka jangan sampai motor Anda luput dari perawatan.

Sebab, kinerja yang terus menerus akan membuat mesin motor perlu perhatian khusus karena adanya sisa-sisa pembakaran hasil kinerja mesin. Kondisi ini membutuhkan perawatan khusus berupa servis.

Servis secara berkala akan memberikan hasil yang maksimal, namun kelupaan servis karena sibuknya pekerjaan juga akan menurunkan performa motor. Tidak jarang pula, banyak orang tidak mengatahui jika ada waktu-waktu yang tepat untuk kamu melakukan servis terhadap motormu.

Servis Berkala Motor

Jarak tempuh menjadi patokan servis berkala motor. Jangan jadikan bulan sebagai patokan. Sebab, bisa saja motor yang usianya baru 2 bulan, ternyata sudah menempuh jarak yang lebih jauh, dibanding motor lain yang sudah berumur 6 bulan.

Fungsi servis berkala pada motor yaitu untuk mencegah kerusakan mesin motor yang parah hingga menyebabkan mati mesin. Terlebih jika kendaraan yang dipilih tergolong sepeda motor mewah.

Tanpa service yang rutin dan ditangani oleh ahlinya kondisi sepeda motor bisa semakin memburuk. Jadi, jangan sampai melewatkan servis berkala motor kesayangan Anda. Lalu, kapan saja waktu untuk melakukan servis berkala pada motor? Berikut ulasan mengenai servis berkala motor.

Waktu Servis Berkala Motor

Berbeda dengan mobil, yang memiliki acuan jarak tempuh yang sama, servis berkala motor memiliki acuan jarak tempuh yang berbeda untuk setiap jenis motor. Sehingga, perhatikan jenis motor Anda agar dapat mengetahui acuan jarak untuk servis berkala.

Acuan jarak untuk tempuh untuk motor matik dan motor bebek adalah per 4.000 kilometer. Sedangkan untuk motor sport adalah 6.000 kilometer. Berbeda lagi apabila motor Anda adalah jenis motor big bike. Motor jenis yang satu ini acuan jarak tempuhnya adalah 12.000 kilometer.

Dahulu, motor juga ada yang dapat mulai servis berkala ketika sudah menempuh jarak 2.000 kilometer. Ya, namun saat ini hal tersebut sudah tidak berlaku. Sebab, saat ini perkembangan mesin untuk motor sudah semakin cangih.

Meskipun jarak tempuh 2.000 kilometer tidak salah jika melakukan servis berkala, namun untuk motor saat ini tidak perlu jika motor baru menempuh jarak 2.000 kilometer. Dengan acuan yang direkomendasikan sekarang, kamu pun bisa lebih hemat ketika servis motor, karena tidak harus melakukannya per 2.000 kilometer.

Baca Juga: Tips & Trik: Berkendara Dengan Sepeda Motor Yang Aman dan Nyaman

Komponen Yang Di Cek Saat Servis Berkala Motor

Meskipun bengkel sudah mengetahui apa yang harus dilakukan ketika melakukan servis berkala, namun ada baiknya jika Anda juga mengetahui apa yang akan dilakukan pada motor kesayangan Anda.

Nyatanya pengetahuan dasar mengenai kerusakan motor harus dimiliki oleh setiap pemilik untuk mencegah aadnya penipuan yang dilakukan oleh bengkel-bengkel tidak bertanggung jawab. Berikut adalah komponen yang di cek saat servis berkala motor.

Mengganti Oli

Mengganti oli adalah hal pertama yang akan dilakukan saat Anda melakukan servis berkala motor. Sebba, oli sangat berpengaruh terhadap kondisi motor yang prima. Oli berfungsi melumasi bagian logam motor dan melindunginya agar tidak mudah berkarat. Untuk jenis oli yang digunakan sebaiknya sesuaikan dengan standar pabrikan motor.

Namun umumnya biaya ganti oli berkisar antara Rp 45 ribu hingga Rp 150 ribu per liter bergantu merek oli yang dipilih dan tipe motor.

Servis Berkala Motor
Servis Berkala Motor (Sumber Gambar: Google)

Ban

Komponen yang akan di cek saat melakukan servis berkala motor selanjutnya adalah kondisi ban. Pengecekean ban meliputi apakah tekanan ban masih ideal atau tidak dan apakah ban masih layak untuk digunakan atau tidak. Jika ban sudah tidak layak, maka mekanik anakn menyarakan untuk diganti.

Namun, ada baiknya Anda juga mengetahui ciri- ciri dari ban motor yang harus diganti. Sehingga, Anda dapat mempertimbangkan saran dari mekanik. Apabila permukaan ban lengkung maka saatnya untuk menggantinya dengan yang baru.

Servis Berkala Motor
Servis Berkala Motor (Sumber Gambar: Google)

Namun, untuk penggunaan sepeda motor biasa, ini biasanya terjadi hanya setelah beberapa ribu kilometer. Tanda lain dari keausan ban adalah scalping atau cupping pada ban depan, yang muncul karena keausan yang tidak merata yang disebabkan oleh loncatan roda yang tidak teratur yang disebabkan oleh pengaturan suspensi yang buruk.

Busi Motor

Komponen yang akan di cek saat melakukan servis berkala motor selanjutnya yaitu busi motor. Ya, sama seperti ban, busi motor juga mungkin akan rusak dalam waktu yang cukup lama. Namun, saat melakukan servis berkala kondisi busi harus tetap di cek. Ada beberapa hal yang dapat Anda gunakan untuk mengidentifikasi apakah busi motor masih layak atau tidak.

Ciri- ciri tersebut seperti bengkok, segel yang sudah aus dan gasket, atau lebih buruk lagi, perlunya perbaikan mesin. Jika busi masih layak untuk digunakan, mungkin mekanik hanya akan membersihkannya.

Rem Motor

Komponen yang akan di cek saat melakukan servis berkala motor selanjutnya yaitu adalah rem motor. Rem juga merupakan komponen keselamatan ketika berkendara dengan motor. Sehingga, komponen yang satu ini tidak dapat dilewatkan ketika melakukan servis berkala.

Servis Berkala Motor
Servis Berkala Motor (Sumber Gambar: Google)

Biasanya saat service motor dilakukan mekanik akan bertanya soal kenyaman rem dan cara penggunaan yang Anda terapkan. Kadang-kadang Anda bisa merasakan bahwa bantalan rem Anda rusak. Jika rem membutuhkan waktu lebih lama untuk mengaktifkan atau menyebabkan sepeda bergetar, ini bisa menjadi tanda bahwa bantalan atau rotor harus segera diservis.

Baca Juga: Jenis Servis Mobil Berkala Yang Perlu Kamu Lakukan!

Jika ketika mengerem Anda mendengar bunyi derit saat peal rem diinjak ini tidak berarti bantalan rem harus diganti. Bantalan atau rotor mungkin basah atau kotor. Namun jika bunyinya berlangsung konsisten bisa menjadi tanda adanya masalah yang lebih serius.

Itulah beberapa komponen yang akan diperiksa ketika Anda melakukan servis berkala motor. Untuk servis berkala motor Anda juga dapat melihat panduannya pada buku yang Anda dapatkan ketika membeli motor.

Jadi, jangan sampai melewatkan waktu servis berkala motor. Sebab, dengan melakukan servis berkala secara rutin, performa motor akan tetap terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *