Yuk Cek Perawatan Mobil Setelah Banjir Agar Harga Mobil Tidak Anjlok!

Perawatan mobil setelah banjir tidak boleh dilewatkan. Setelah memastikan komponen- komponen penting, pastikan juga Anda tidak melewatkan perawatan mobil setlah banjir. Sehingga, ketika mobil akan dijual tidak akan berdampak pada harga.

Selain itu, perawatan mobil setelah banjir juga diharapkan akan membuat mobil tetap nyaman ketika dikendarai. Perawatan mobil setelah banjir juga dilakukan dnegan tujuan mencegah kerusakan yang lebih parah.

Ya, banjir memang musibah dari alam. Saat hanya merendam rumah saja sudah bikil kesal, apalagi jika ditambah kendaraan kita termasuk mobil ikut terendam. Meskipun hanya itungan jam terendam, tetap saja mobil mau tidak mau dibawa kebengkel.

Apalgi jika mobil terendam banjir dengan voume air yang sampai menyentuh atap. Wah, siap- siap merogoh kantung dalam- dalm untuk biaya perawatan mobil. Jika, Anda memiliki asunransi mungkin dapat dicoba untuk melakukan klaim.

Ya, hitung- hitung akan meringankan beban perbaikan mobil akibat banjir.

Perawatan Mobil Setelah Banjir

Sebelum Anda membawa kebengkel. Ada bebrapa perawatan mobil setelah banjir yang dapat Anda lakukan secara mandiri. Ya, hal ini tentu dilakukan sebagai langkah pertolongan pertama. Sehingga, mencegah kerusakan yang lebih parah.

Perawatan mobil setelah banjir secara mandiri ini mudah kok untuk dilakukan. Jadi, tidak harus ahli dalam otomotif, hanya saja perlu kemauan untuk melakukannya. Berikut adalah perawatan mobil setelah banjir baik yang dapat Anda atasi sendiri maupun harus dengan bantuan profesional.

Selamat membaca!

Jangan Menyalakan Mobil

Hal yang harus Anda hindari sebagai bentuk perawatan mobil setelah banjir adalah jangan mencoba menyalakan mobil. Menyalakan mobil setelah mobil terkena banjir adalah sebuah pantangan.

Baca Juga: Modifikasi Jok Mobil: Hal- Hal Yang Harus Diperhatikan Untuk!

Menghidupkan mesin mobil adalah kesalahan terbesar. Sebab, mesin yang dinyalakan saat mobil masih terendam di air dapat menimbulkan korsleting listrik pada mobil, sehingga air yang masuk ke daerah mesin mobil justru akan lebih memperparah kerusakan.

Lalu bagaimana jika harus memindahkan mobil? Jangan menyalakan mesin, cukup dorong saja mobilnya untuk memindahkannya.

Perawatan Mobil Setelah Banjir
Perawatan Mobil Setelah Banjir (Sumber Gambar: Google)

Lepaskan Kabel Aki Mobil

Perawatan mobil setelah banjir yang selanjutnya adalah melepaskan kabel aki mobil. Hal itu dapat membantu menghindari korsleting lain pada mesin sehingga komponen elektronik pada mobil tidak rusak ataupun jika rusak akan diminimalisir.

Jadi, kabel aki memiliki hubungan yang erat dengan komponen listrik atau elektronik yang ada di dalam mobil tersebut. Nah, hal ini dapat memicu korsleting pada mobil jika kabel aki dibiarkan dan tidak dicabut. Terlebih, jika mobil Anda adalah mobil keluaran paling baru. Mobil keluaran terbaru memiliki sistem otomatis yang lebih mengandalkan transmisi jaringan listrik.

Menguras Bersih Tangki Bensin

Perwatan mobil setelah banjir yang selanjutnya adalah menguras tangki bensin. Apalagi, jika mobil Anda terendam banjir cukup banjir dan merendam tangki bensin. Sebab, saat mobil terendam banjir, bensin sangat rentan tercampur dengan air.

Oleh karena itu, tangki bensin perlu dikuras untuk menghindari karat pada bagian tangki bensin. Air banjir yang masuk ke tangki bensin, dapat menyebabkan karat. Tangki bensin yang berkarat sudah dipastikan dapat mengganggu kinerja mesin pengapian dan dalam jangka panjang, tangki akan mengalami kebocoran.

Perawatan Mobil Setelah Banjir
Perawatan Mobil Setelah Banjir (Sumber Gambar: Google)

Periksa Interior Mobil

Perawatan mobil setelah banjir yang selanjutnya adalah memriksa interior mobil. Mobil kebanjiran memang perlu diperiksa secara menyeluruh untuk menghindari kerusakan yang mungkin tidak terdeteksi hanya dengan pengelihatan. interior mobil juga harus diperiksa dan dibersihkan supaya tetap aman.

Lebih baik, pindahkan mobil ke tempat yang bisa terkena sinar matahari secara langsung sehingga membantu mengeringkan bagian-bagian interior yang basah. Anda perlu melakukan pemeriksaan mulai dari bagian karpet, kursi, pintu, kendali, dan bagian-bagian lainnya.

Periksa dan pastikan tidak ada jamur ataupun karat yang menempel pada interior mobil. Untuk mempermudah Anda dapat membuka pintu, kap mesin, jendela, hingga bagasi mobil supaya interior di dalamnya bisa kering dengan cepat.

Karpet di bagian dek mobil sebaiknya dilepas juga. Jika sudah kering, lakukan pembersihan selanjutnya karena air banjir pasti membawa lumpur dan membuat interior terlihat berantakan.

Menonaktifkan Rem Tangan

Menonaktifkan minyak rem merupakan perawatan mobil setelah banjir. Jadi, hal ini dilakukan untuk menghindari rem kanvas agar tidak lengket. Jika mobil Sahabat adalah jenis manual, putar gigi mesin ke gigi satu supaya mobil tetap aman dan tidak terbawa arus jika intensitas banjir begitu deras. Untuk jenis mobil otomatis, pindah persneling ke kondisi berhenti.

Mengganti Minyak Rem

Mengganti minyak rem juga merupakan salah satu perawatan mobil setelah banjir. Bahkan untuk yang satu ini tidak hanya ketika mobil terndam banjir, namun juga harus diganti ketika mobil menerjang banjir. Hal ini disebabkan, minyak rem memiliki sifat hydrophobic yaitu menyerap kelembaban dan bersenyawa dengan air.

Minyak rem yang terkontaminasi dengan air sulit untuk diketahui. Padahal, jika sampai terkontaminasi ini sangat berbahaya karena menyebabkan titik didih minyak rem turun secara drastis dan tidak tahan panas oleh gesekan sistem rem. Ini dapat menyebabkan minyak rem lebih mudah mendidih dan menyebabkan rem blong.

Perawatan Mobil Setelah Banjir
Perawatan Mobil Setelah Banjir (Sumber Gambar: Google)

Mengeringkan Komponen Pengapian

Bentuk perawatan mobil setelah banjiir yang selanjutnya adalah mengeringkan komponen pengapian. Busi, karburator, koil, saringan udara, delco kabel, hingga alternator harus dikeringkan karena mereka berpotensi rusak ketika dibiarkan terlalu lama usai terkena air banjir.

Teliti dengan baik apakah komponen tersebut masih berfungsi dengan baik atau tidak. Jika luput, komponen-komponen tersebut bisa mengalami kerusakan dan membuat mobil gampang mogok di jalan. Lepas semua kabel kelistrikan.

Semprot dengan angin menggunakan kompresor angin. Jika tidak ada kompresor, Anda dapat menggunakan hair dryer. Komponen yang harus dibersihkan dan dikeringkan adalah saluran angin, busi, coil, karburator, saringan angin, dinamo starter, alternator, delco, Vbent, dan kabel-kabel.

Baca Juga: Perawatan Area Roda Mobil: Apa Saja Yang Harus Dilakukan?

Memastikan Filter Udara Normal

Terakhir untuk perawatan mobil seteah banjir adalah memastikan filter udara dalam kondisi normal. Pengecekan ini menjadi salah satu hal yang wajib untuk perawatan mobil setelah kena banjir secara mandiri. Jadi buka kotak filter udara dan cek kondisinya basah atau tidak. Jika basah, filter udara harus lekas diganti yang baru.

Itulah perawatan mobil setelah banjir yang perlu Anda lakukan. Sehingga, nantinya mobil dapat digunakan dengan nyaman tanpa gangguan.

Lia

Menulis pertama kali di orapada dimulai tangga 3 Juni 2020. Fokus penulisannya seputar informasi dunia otomotif. Khususnya Mobil, Motor dan life plus. Termasuk tips dan kiat aplikasi berkendara dalam kehidupan sehari-hari.

All Post | Website

Leave a Reply

Your email address will not be published.