Perawatan Area Roda Mobil: Apa Saja Yang Harus Dilakukan?

Area roda memiliki peranan penting dalam mobil. Ya, mengingat area rodalah yang akan membuat mobil berjalan. Area roda bukan hanya ban, namun banyak yang lainnya. Untuk itu perawatan yang harus dilakukan tidak hanya pada bagian roda.

Namun, perawatan area roda mobil yang lain juga penting. Sebab, jika perawatan area roda terabaikan maka akan mengganggu kenyamanan dan kemanan saat berkendara. Nah, itulah pentingnya, melakukan perawatan rutin pada area rida mobil.

Area roda mobil tersusun atas komponen yang saling bekerja sama untuk menciptakan nyaman dan aman dalam berkendara. Dikarenakan fungsinya yang penting dan banyak, maka wajib hukumnya untuk selalu memperhatikan area ban.

Sama seperti komponen mesin, area ban mobil perawatannyapun tidak harus di bengkel. Yups, Anda dapat mulai perawatan dari keseharian. Jadi, tidak harus ke bengkel kok untuk melakukan perawatan area roda mobil.

Perawatan Area Roda Mobil

Lalu apa saja sih perawatan yang dapat dilakukan dalam keseharain dan yang perlu di bawa kebengkel? Wah, berikut telah kami ulas mengenai apa saja perawatan yang harus dilakukan pada area roda mobil.

Apakah perawatannya sulit? Yuk, langsung saja disimak mengenai perawatan area roda mobil yang nggak boleh dilewatkan.

Baca Juga: Alarm Mobil Tidak Bunyi Saat Dikunci? Ini Penyebabnya

Melakukan Cek Udara

Yups, perawatan area roda mobil yang paling dasar, namun jangan sampai terlupakan adalah melakukan cek udara. Ya, ini adalah perawatan paling basic untuk roda. Hal ini juga dapat Anda pastikan sendiri dan melakukan pengisian di area terdekat.

Perlu diperhatikan juga untuk mengisi tekanan angin secara tepat. Ini sangat penting karena dapat mempengaruhi usia pakai ban. Rekomendasi tekanan angin dapat dilihat di bawah pintu supir. Tiap mobil ukurannya berbeda karena disesuaikan dengan bobot dan jenis kendaraan.

Bila tekanan ban tidak sesuai rekomendasi, bukan tidak mungkin masalah terjadi. Tekanan yang terlalu tinggi membuat area tengah tapak ban cepat aus, sedangkan kekurangan angin menimbulkan keausan di sisi pinggir tapak.

Perawatan Area Roda Mobil
Perawatan Area Roda Mobil (Sumber Gambar: Google)

Ada baiknya isi angin pakai nitrogen karena molekulnya lebih padat sehingga tekanan bisa terjaga di kondisi cuaca beragam. Selain demi keamanan dan kenyamanan, tekanan udara yang sesuai dengan spesifikasi akan membuat usia ban lebih panjang dan juga hemat bahan bakar.

Jika tekanan udara pada ban kurang, maka resiko untuk mengalami pecah ban lebih besar. Karena dinding samping ban akan dipaksa selalu bersentuhan dengan jalan dan pada akhirnya menjadi aus/ tipis sehingga tidak akan kuat menahan bobot mobil.

Mencuci Area Ban Mobil

Perawatan area roda mobil adalah dengan melakukan penyucian secara rutin. Apalagi jika mobil habis melewati genangan banjir atau bahkan saat cuaca sering hujan. Cucilah bagian komponen seputar roda baik cakram, kaliper, ataupun pelek mobil.

Mencuci rem cakram dan pelek cukup mudah. Yups, Anda dapat melakukannya layaknya ritual mencuci mobil. Sebab kotor di pelek karena debu itu mudah dibersihkan jika sering dicuci. Apalagi kebanyakan pelek saat ini memiliki finishing dengan lapisan cat.

Finishing pelek dengan chrome, cara merawatnya tinggal pakai cairan khusus pembersih chrome. Umumnya cairan ini membersihkan bekas gemuk yang menempel membandel dan sulit dibersihkan dengan air.

Untuk pelek yang memiliki motif jari atau juga memiliki banyak palang, biasanya lebih sulit untuk dibersihkan. Cobalah menggunakan sikat halus untuk membersihkan celah-celah sempit di antara palang.

Jika membandel, maka ulangi terus proses membersihkan dan hindari penggunaan minyak tanah atau bensin karena dapat membuat cat menjadi kusam.

Jika memungkinkan, sesekali lepaskan pelek agar proses pencucian lebih detail. Tidak perlu melakukanya terlalu sering,. Mungkin Anda dapat mlakukannya setiap tiga bulan sekali. Yups, ini adalah waktu yang tepat.

Perawatan area roda mobil sebaiknya dilakukan secara rutin, terutama jika kendaraan yang digunakan sering melalui genangan air. Pastikan cakram dan pelek bebas dari debu dan terutama kotoran yang biasa terakumulasi akibat sisa gesekan antar kampas rem. Ingat juga jangan mencuci komponen tersebut saat mobil masih pnas. Lakukanlah ketika mobil sudah normal, ya.

Perawatan Area Roda Mobil
Perawatan Area Roda Mobil (Sumber Gambar: Google)

Melakukan Rotasi Ban

Perawatan area ban mobil yang selanjutnya adalah melakukan rotasi ban. Jadi, masing- masing roda pada mobil, harus dirotasi secara rutin. Tujuannya adalah agar usia keausannya merata. Ada banyak cara melakukan rotasi ban, disesuaikan dengan jenis ban yang digunakan.

Rotasi ban ini direkomendasikan untuk dapat dilakukan tiap kelipatan 10.000km. Cara merotasinya, untuk mobil berpenggerak roda depan, ban depan dipindah silang ke belakang (depan kanan ke belakang kiri, depan kiri ke belakang kanan).

Sementara ban belakang dipindah ke depan sesuai posisi sebelumnya (Belakang kanan ke depan kanan, belakang kiri ke depan kiri). Kalau mobil berpenggerak roda belakang lakukan kebalikannya. Ban belakang dipindah silang ke depan, namun roda depan pindah ke belakang sesuai posisi. Kemudian khusus ban directional, posisi ban tidak boleh rotasi silang.

Contoh, bila tadinya di kanan depan dapat dipindah ke belakang selama masih di kanan. Jika disilang, kemungkinan besar cengkeraman ban tidak maksimal terutama ketika melewati jalan basah.

Perawatan Area Roda Mobil
Perawatan Area Roda Mobil (Sumber Gambar: Google)

Mengecek Permukaan Ban

Perawatan yang minimal Anda lakukan untuk area ban mobil adalah memastikan bahwa permukaan ban mobil masih layak digunakan. Hal ini dapat Anda lakukan sembari mengecek tekanan angin pada roda.

Tentu saja, permukaan mobil dapat dilihat secara jelas. Tidak hanya permukaan ban yang sudah halus atau tidak, tapi juga pastikan jika Tidak kekurangan angin, bocor, retak, benjol dan lain-lain. Bila tidak ada masalah maka Sahabat boleh melanjutkan perjalanan.

Baca Juga: Rekomendasi Seat Cushion Mobil Terbaik

Hanya saja jika ternyata ditemukan kejanggalan, sebaiknya segera tangani. Kalau kurang angin, berarti isi anginnya sesuai rekomendasi. Jika bocor boleh ditambal, tapi disarankan mengganti ban bila bocor berulang kali di area yang berdekatan. Kondisi karet retak dan benjol juga tidak bisa dibiarkan, harus ganti dengan ban baru.

Itulah perawatan area ban yang perlu Anda lakukan. Ingat mulailah dari perawatn sehari hari agar usia area ban Anda tidak cepat aus dan memiliki usia panjang.

Lia

Menulis pertama kali di orapada dimulai tangga 3 Juni 2020. Fokus penulisannya seputar informasi dunia otomotif. Khususnya Mobil, Motor dan life plus. Termasuk tips dan kiat aplikasi berkendara dalam kehidupan sehari-hari.

All Post | Website

Leave a Reply

Your email address will not be published.