Penggantian oli menjadi salah satu yang sangat penting untuk diperhatikan oleh para pemilik motor, termasuk jenis transmisiotomatis alias matic. Banyak pemilik motor matic lebih memilih oli khusus untuk motor mereka. Memang, oli motor manual juga dapat digunakan untuk motor matic. Namun, alangkah lebih baiknya menggunakan oli motor matic yang memang dibuat khusus.

Saat ini, banyak sekali merek oli yang bagus di pasaran untuk motor metik. Harganya pun beragam. Harga yang paling mahal sampai yang paling murah ada di pasaran. Untuk itu, para pemilik motor metic harus berhati – hati saat memilih oli untuk motor mereka. Harus teliti ketika memilih oli.

Selain memperhatikan jenis oli motor, hal penting lainnya adalah menggantinya secara berkala. Menganti oli secara berkala dapat menjaga kinerja mesin tetap optimal. Sehingga, waktu penggantian secara berkala perlu menjadi perhatian pemilik motor. Pada umumnya motor matic harus melakukan pergantian oli setiap menempuh jarak 3.000 – 4.000 km.

Mungkin banyak dari kita sadar akan pentingnya mengganti oli pada motor. Namun, disisi lain kita juga tidak paham mengenai oli yang harus digunakan. Terlebih bagai orang yang juga awam tentang mesin kendaraan. Jadi berikut informasi mengenai oli motor matic yang harus Anda ketahui.

Jenis-jenis Oli Motor Matic

Oli pada motor metic sedikit berbeda dari motor manual. Dalam motor metik ada dua jenis oli yang di bunakan. Yaitu oli mesin dan oli transmisi. Oli transmisi juga disebut oli gardan. Kedua oli ini mempunayi peranan masing – masing untuk mesin motor metik.

Oli mesin mempunyai tiga fungsi dalam menjaga mesin. Fungsi yang pertama adalah mengurangi gesekan antar komponen mesin. Motor matic terdiri dari ratusan part mesin dan oli yang menjadi pelumasnya. Sehingga, akan memebrikan efek panjang umur pada mesin motor.

Fungsi kedua adalah pendingin atau memindahkan panas dari dalam mesin motor ke luar. Sedangkan fungsi ketiga oli mesin adalah untuk mengendalikan kotoran. Jadi, hasil gesekan antar mesin akan menghasilkan sisa pembakaran. Sisa pembakaran ini akan dibawa oleh oli. Hal ini lah yang menyebabkan oli berwana hitam.

Itulah tiga fungsi mesin dalam motor metik. Selanjutnya adalah fungsi oli transmisi atau gardan. Pentingnya oli ini jarang disadari oleh pemilik motor metik. Padahal oli ini mempunayi fungis atau tugasnya sendiri. Oli transmisi sama pentingnya untuk selalu diganti secara berkala seperti oli mesin.

Fungsi oli transmisi adalah menghaluskan kinerja transmisi otomatis yang komponennya saling bergesekan. Komponen yang saling bergesekan akan menimbulkan bunyi jika tidak diolesi oli transmisi. Suara bisik akan berasal dari box CVT motor matik agan.

Memilih Oli Motor Matic yang Cocok

oli motor matic
Jenis Oli Motor Matic
(Sumber Gambar: Google)

Sebelum meilih oli untuk motor metik, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Walupun jika Anda menggantinya pada teknisi, biasanya teknisi akan merekomendasikan oli yang cocok untuk motor metik Anda. Namun, alangkah lebih baiknya jika Anda juga mengetahui tentang ciri – ciri oli yang bagus dan baik untuk motor Anda.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah pastikan oli yang dipilih memiliki standar American Petroleum Institute (API). Lembaga ini merupakan lembaga yang dipercaya menguji oli. Lembaga ini juga merupakan lembaga sah untuk menguji oli. Sehingga, oli motor yang memiliki standar API pasti merupakan oli yang berkualitas.

Selain memiliki standar API, oli yang bagus juga mempunyai standar Japanese Automotive Standard Association. Japanese Automotive Standard Association atau disebut JASO mempunyai fungsi yang sama dengan API. Jadi, lembaga ini merupakan lembaga penguji kualitas dan ketahanan oli. Jadi bagus atau tidanya kuliats serta ketahanan oli dari suatu merek di uji di sini.

JASO meniliki standar dalam pengujian oli pertama JASO MB. Standar ini diperuntukan untuk motor matic yang memakai sistem transmisi CVT. Dimana pada motor tipe itu memakai sistem kopling kering. Selanjutnya adalah standar JASO MA. Standar ini merupakan oli yang sudah di uji untuk motor yang memakai sistem kopling basah. Standar yang ketiga adalah standar JASO MA2. Dima oli dengan standar ini berarti oli tersebut sangat baik untuk motor, baik dari segi kualitas dan ketahanan.

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan ketika memilih oli adah kekentalan oli. Untuk kekentalan oli, Anda dapat mengetahuinya dari kode SAE. Kode ini dari badan internasional yang menetapkan menetapkan indeks kekentalan oli.

Oli motor matic terbaik haruslah oli yang mempunyai tingkat kekentalan yang seimbang. Jadi ketika anda membeli oli, cek terlebih dahulu tingkat kekentalan oli tersebut. Jika tingkat kekentalan oli seimbang, maka oli tersebut bagus untuk motor matik.

Selanjutnya adalah Jangan ragu memilih oli yang sudah ditetapkan pabrikan. Biasanya motor dai pabrik sudah direkomendasikan oli tertentu. Sehingga, Anda dapat memilih oli tersebut untuk montor Anda.

Baca Juga: Cara Membayar Pajak Motor Online dan Offline, Kini Semuanya Lebih Mudah!

Rekomendasi Merek Oli Motor Matic

oli motor matic
Ganti Oli Motor Matic
(Sumber Gambar: Google)

Saat ini, banyak sekali merk motor metik yang tersedia di pasaran. Harganyapun sangat bervariasi. Namun, harganya pun sangat bervariasi. Jika Anda mengganti oli pada diler motor, petugas diler suadh pasti akan menawarkan oli yang cocok untuk motor metik Anda. Sehingga Anda tidak perlu bingung memili oli.

Berikut adalah beberapa yang dapat menjadi pertimbangan. Merk oli tersebut antara lain AHM Oil, Repsol, Shell, Idemitsu, Pertamina Enduro, Yamalube, Motul, BM1, Evalube, Repsol, Federal, Castrol, Mobil, Top 1, Suzuki Genuine Oil.

Kapan Harus Ganti Oli Motor?

Waktu penggantian oli motor juga perlu diperhatikan. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, Oli berpengaruh terhadap mesin motor. Pengantian oli sendiri biasanya sudah di jelaskan pada buku petujuk motor. Biasanya oli motor harus diganti ketika sudah menempuh jarak 3.000 – 4.000 km. Selain itu, biasanya ganti oli dilakukan setiap dua bulan sekali.

Namun, bagi Anda yang sering terjebak macet dengan mesin motor tetap menyala, Anda perlu mempertimbangkan untuk menganti oli. Meskipun jarak tempuh belum mencapai jarak 3.000 – 4.000 km. Jadi, sebenarnya mengganti oli pada motor tidak melulu berpatokan pada jarak tempuh.

Gantilah oli motor sesuai dengan kondisi motor. Apabila tarikan sudah terasa berat maka sebaiknya Anda juga segera melakukan ganti oli. Selain itu, apabila motor digunakan secara keras. Seperti digunakan dengan kecepatan tinggi, atau di gas terlalu kencang seperti saat menaiki jalan yang menanjak maka oli juga harus diganti. Gantilah oli secara teratur agar kondisi mesin motor selalu prima.

Baca Juga: Balik Nama Motor, Begini Prosedur Mengurusnya!

Mengetahui jenis oli, ciri – ciri oli motor matic yang sesuai, serta waktu yang tepat untuk mengganti oli adalah hal dasar yang harus diketahui para pemilik motor metik. Hal senderhana ini dapat mempengaruhi kinerja mesin motor metik. Walaupun akan ada teknisi yang dapat memberikan sara, alangkah lebih baik jika kita mengetahui hal dasar ini.

2 thoughts on “Oli Motor Matic: Memilih Oli yang Tepat untuk Merawat Mesin”

    1. Wahh… Terimakasih sudah menambahkan informasi berdasarkan pengalaman pribadi. Semoga bisa mebambah referensi pembaca lainnya yaaa….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *