Oil Seal aadalah komponen onderdil penting di dalam mesin kendaraan roda empat dan roda dua dimana komponen ini memiliki bentuk yang kecil.

Penting untuk memahami apakah fungsi dari seal agar kita juga tahu jika sewaktu-waktu komponen tersebut terjadi masalah rembes, bocor atau kerusakan, kita dapat bisa segera mengatasinya ataupun membawanya ke bengkel service kendaraan terdekat.

Seal adalah suatu komponen yang berfungsi untuk mencegah masuk dan keluarnya oli dari suatu celah. Pemakaian seal dari bahan tertentu disesuaikan tipe perapatannya.

Banyak macam seal diantaranya yaitu seal klep, kaca, mesin, oli, busi, persneling, kopling, gardan, as kruk dari harga murah maupun mahal tergantung kualitas serta merknya. Oil Seal sendiri memiliki dua jenis apabila dilihat dari bentuknya atau perapat.

Jenis tersebut adalah dynamic seal dan static seal. Apa perbedaan dari kedua jenis ini? Dynamic seal atau seal dinamis merupakan perapat yang digunakan pada komponen yang bergerak. Sedangkan static seal atau perapat statis merupakan seal yang digunakan pada mesin atau komponen yang tidak bergerak.

Static seal digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih komponen, di mana salah satu komponen yang dihubungkan tidak bergerak atau statis. Penggunaan static seal bisa disesuaikan dengan komponen yang akan disambungkan.

Fungsi Oil Seal

Sama seperti komponen mobil lainnya, oil seal juga mempunyai fungsi yang tidak kalah penting. Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa oil seal berfungsi untuk mencegah masuk dan keluarnya oli dari suatu celah. Sebagai perapat dua atau lebih komponen, radial lip seal berguna untuk menjaga sembungan agar tidak terjadi kebocoran.

Oil Seal
Oil Seal (Sumber Gambar: Google)

Selain itu, fungsi oil seal untuk menjaga kotoran, cairan, udara atau material lain agar tidak masuk ke dalam sistem atau mesin. Dibuat dari bahan khusus yang elastis, radial lip seal mampu melapisi permukaan tidak rata.

Baca Juga: 5 Jenis Suspensi Mobil Yang Perlu Anda Ketahui

Karena perannya tersebut, fungsi oil seal dapat menjaga mesin dari kerusakan dan membuat komponen menjadi lebih awet. Secara ringkas, fungsi oil seal adalah Menjaga kebocoran pelumas (lubrikasi), menjaga kotoran dan material lain masuk ke sistem, memberikan batasan cairan supaya tidak tercampur, melapisi permukaan yang tidak rata dan menjaga agar komponen tidak cepat rusak.

Jenis-Jenis Oil Seal

Selain memiliki banyak fungsi, oil seal juga mempunyai banyak jenis. Diman penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan dan part yang akan dihubungkan. Jangan, sampai salah dalam memilih atau menentukan jenis komponen ini, sebab salah memilih tidak akan melindungi mesin sehingga tidak akan awet.

Apa saja jenis- jenis oli seal? Berikut adalah ulasanya untuk Anda.

O-Ring

Jenis pertama yang akan kta bahas adalah jenis O-ring. Ya, sesuai dengan namanya jenis yang satu ini tentu memiliki bentu seperti cincin. Bentuk dari jenis ini juga sangat lunak, sebab O-ring terbuat dari dari karet sintetis atau plastik dan bahan alami.

Seal jenis ini digunakan untuk melapisi sambungan antar komponen seperti pipa atau mesin yang biasanya digunakan sebagai seal statis. Dalam pemakaianya O-ring biasanya dikompres antara dua permukaan sebagai seal. Selain itu, O-ring sering digunakan sebagai static seal yang fungsinya sama dengan gasket.

Oil Seal
Oil Seal (Sumber Gambar: Google)

Duo Cone Seal

Jenis selanjutnya adalah Duo Cone Seal. Fungsi dari jenis ini adalah menjaga kotoran tidak masuk ke dalam sistem dan menjaga kebocoran cairan pelumas pada area yang luas dalam machine.

Karena digunakan untuk menjaga dari kebocoran dan kotoran, seal ini harus mampu menahan karat, kebengkokan, beban tiba-tiba, dan end play dengan tidak terlalu banyak perawatan. Duo cone seal terdiri dari dua ring yaitu groove metal retaining ring dan terbuat dari bahan karet.

Rubber rings bekerja sama dengan metal rings berfungsi sebagai seal. Rubber ring juga sebagai bantalan untuk metal rings dan menjaga kerataan permukaan pada saat shaft berputar selama machine beroperasi. Kehalusan permukaan metal rings bersama-sama dengan kekentalan oli melapisi shaft.

Lip Seal

Jenis olil seal selanjutnya adalah Lip Seal. Lip seal adalah jenis dynamic seal yang banyak digunakan pada kontruksi alat berat. Penggunaan lip seal sangat diperlukan karena dapat melindungi mesin dari panas akibat gesekan.

Selain itu, lip seal juga dapat mencegah bercampurnya antara cairan dan pelumas. Dimana, Lipseal memikul semua jenis kondisi pengoperasian dan mencegah tidak beroperasinya machine karena panas yang diakibatkan gesekan atau juga mencegah bercampurnya pelumas atau cairan.

Lip seal diklasifikasikan lagi menjadi beberapa jenis berdasarkan bentuknya, yaitu single lip seal, single lip spring loaded, dual lip dan double lip.

Oil Seal
Oil Seal (Sumber Gambar: Google)

Gasket

Jenis terakhir dari oil seal adalah Gasket. Gasket berfungsi sebagai lapisan yang digunakan untuk berfungsi untuk melapisi sambungan antar flange pada pengerjaanpipa ataupun pada peralatan-peralatan yang berkaitan dengan mesin.

Pada umumnya gasket dgunakan untuk mencegah kebocoran dari sambungan dibawah kondisi bertekanan. Saat gasket dipasang, ia akan berubah bentuk sesuai dengan keelastisannya. Perubahaan tersebut dapat mengisi ruang dan membuat sambungan menjadi lebih rapat.

Jenis-jenis material gasket yang digunakan dalam industri kimia berbedabeda, disesuaikan dengan kondisi operasi (tekanan, temperatur) dan karakteristik bahan kimia yang kontak dengan gasket. Sehingga bahan dasar gasket akan disesuaikan dengan tingkat kebutuhannya.

Baca Juga: Cara Membersihkan Filter Udara Motor dengan Benar

Namun biasanya gasket terbuat dari bahan non-metal, setengah metal, dan metal. Gasket non-metal biasanya terbuat dari karet, rami, gabus, kertas, asbes dan bahan lainnya, Sementara gasket metal dibuat dari bahan kuningan, alumunium, dan tembaga. Bahan pembuat gasket secara lebih rinci disebut dengan Rubber Gaskets.

Itulah pengertian, fungsi dan jenis oil seal yang perlu Anda ketahui. Biasanya ketika oil selan mengalami kerusakan efeknya adalah oli yang berkurang. Sehingga, ketika oli berkurang secara berlebihan, maka Anda dapat melakukan cek pada komponen yang satu ini.

Sehingga, Anda dapat langsung menggantinya dan mencegah kerusakan yang lain. Oh ya, oil seal juga mempunyai istilah lain yaitu radial lip seal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *