Kenapa Mobil Bergetar Saat Kecepatan Tinggi? Yuk Cek Mobil!

Apakah kalian pernah merasakan mobil bergetar saat kecepatan tinggi? Wah, mungkin ada beberapa bagian yang harus Anda periksa untuk memastikannya. Mungkin, keadaan ini tidak akan terlalu mengganggu. Namun apabila ini terjadi terus- menerus tentu hal ini akan mengganggu.

Apalagi jika Anda sering melewati jalan tol, mobil bergetar saat kecepatan tinggi akan sangat terasa. Apabila Anda merasakan mobil bergetar saat kecepatan tinggi, maka tidak ada salahnya untuk mengecek beberapa bagian di mobil.

Mobil yang bergetar biasanya ditimbulkan dari kondisi mobil yang jelek atau berada dalam keadaan buruk. Untuk para pengemudi berpengalaman, tentu mobil bergetar sangatlah mudah untuk dianalisa dan ditemukan penyebabnya, namun untuk pemula akan terasa menyulitkan terutama saat berkendara pada kecepatan tinggi.

Mobil Bergetar Saat Kecepatan Tinggi

Artikel kali ini akan membahas mengenai bagian- bagian mobil yang dapat menyebabakn bergetar saat kecepatan tinggi. Sehingga, untuk Anda pengendara pemula akan memililiki pengetahuan ketika suatu saat mengalami mobil bergetar saat kecepatan tinggi.

Apa saja bagian mobil yang dapat menyebabakn getaran ketika dijalankan dengan kecepatan tinggi? Berikut adalah ulasan lengkapnya untuk Anda.

Ban

Bagian yang dapat membuat mobil bergetar saat kecepatan tinggi yang paling sering adalah ban. Ban merupakan salah satu komponen yang mempunyai fungsi sangat penting untunk laju mobil. Maka apabila ban mengalami maslaah, dampaknya akan begitu terasa dan akan sangat mengganggu.

Masalah yang dialami misalnya adalah ban gundul, ataupun ban tidak seimbang karena ukuran ban yang digunakan tidak seimbang, selain itu tekanan udara ban mobil yang berbeda juga akan membuat kerja dari shockbreaker menjadi lebih berat dan apabila dibiarkan dalam waktu yang lama, maka kerusakan akan menyebar ke bagian kemudi.

Mobil Bergetar
Mobil Bergetar (Sumber Gambar: Google)

Selain itu, Anda juga dapat memeriksa apakah bagian velg bentuknya simetris atau tidak. Karena velg yang peyang atau asimetris akan mengganggu laju mobil sehingga bisa mengakibatkan getaran saat berkendara di kecepatan yang tinggi.

Maka untuk mencegah hal ini tidak ada salahnya untuk melakukan balancing pada ban di bengkel setiap mobil mencapai jarak tempuh hingga 10.000 km atau per 6 bulan sekali.

Baca Juga: Mobil Canggih: Keuntungan Membeli Mobil Canggih Baru

Mesin

Mesin juga dapat menjadi akibat mobil bergetar saat kecepatan tinggi. Apabila bagian mesin mobil tidak mendapatkan asupan bahan bakar yang memadai dan dibiarkan begitu saja, maka akan menimbulkan kerusakan atau masalah pada bagian kelistrikan.

Nah untuk menghindarinya, maka Anda dapat mengecek pada bagian busi dan juga filter. Pastikan jika busi harus selalu diperiksa dan dipastikan jika kondisinya baik dan juga bersih. Sebab, kotoran yang menyumbat pada busi akan menganggu kinerja mesin dan mengakibatkan mobil bergetar saat kecepatan tinggi.

Selain itu busi yang rusak juga dapat berdampak pada hal yang sama. Selain itu cek di bagian penyuplaian bahan bakar atau Anda bisa memeriksa bagian filter bensinnya. Apabila ditemukan filter bensin yang juga kotor, maka segeralah membersihkannya.

Filter bensin yang kotor juga dapat menyumbat, sehingga kinerja mesin menjadi tidak optimal. Bagusnya Anda melakukan perawatan rutin dan melakukan penggantian komponen mesin secara rutin sesuai dengan anjuran dari pihak pabrik.

Mobil Bergetar
Mobil Bergetar (Sumber Gambar: Google)

Shockbreaker

Bagian mobil yang dapat menyebabkan mobil bergetar saat kecepatan tinggi yang selanjutnya adalah shockbreaker. Shockbreaker berguna untuk mengurangi dan meredam getaran yang timbul saat mobil melaju, sehingga shockbreaker sangat berpotensi menjadi penyebab mobil bergetar.

Sehingga kerusakan pada shockbreaker tentu akan menganggu pada kestabilan mobil saat menghadapi goncangan, dan berakibat pada mobil bergetar saat kecepatan tinggi. Sehingga demi kenyamananmu selama berkendara, segera ganti shockbreaker mobilmu saat ada kerusakan di bagian ini.

As Roda

Bagian lainnya yang dapat menyebabkan mobil bergetar adalah masih bagian kaki- kaki mobil. Bagian yang dimaksud adalah as roda. Getaran mobil saat sedang melaju juga bisa ditimbulkan dari as roda yang kondisinya buruk atau rusak. Salah satu penyebab as roda bisa cepat rusak adalah mengalami kecelakaan, apalagi kecelakaannya tergolong parah.

Selain karena kecelakaan, Anda juga dapat mengecek bagian di as roda. Jadi, di bagian dalam as roda, terdapat juga bagian penting yang perlu diperiksa yakni Inner CV joint (Constant Velocity Joint).

Inner CV joint yang mulai rusak juga dapat menyebabkan getaran pada mobil saat melaju, hal ini disebabkan jika ada bagian yang robek dan mengakibatkan pelumas pada Inner CV joint menjadi kering, sehingga berdampak pada getaran saat mobil melaju.

Jika hal itu terjadi, segera datangi bengkel terpercaya untuk mengganti as roda dan CV joint pada bagian mobilmu. Karena jika dibiarkan terus menerus, akan berdampak pada kerusakan yang lebih parah lagi.

Jangan sampai as roda mengalmi kerusakan, sebab As roda merupakan salah satu komponen yang penting dalam sebuah mobil, karena posisi as roda berada di bagian bawah mobil. Jika as roda mengalami kerusakan, maka akan sangat berpengaruh terhadap kestabilan mobil.

Mobil Bergetar
Mobil Bergetar (Sumber Gambar: Google)

Kopling

Bagian lainnya yang dapat menyebabkan mobil bergetar adalah kopling. Hal ini karena permukaan flywheel yang tidak rata sehingga kampas kopling pun juga tidak rata dan kinerjanya terganggu.
Kurang kencangnya baut clutch over juga dapat mengakibatkan getaran pada mobil.

Karena mengakibatkan permukaan clutch over menjadi tak rata dan kampas koplin tidak menapak dengan sempurna. Apabila Anda mengalami hal ini maka segera bawa ke bengkel untuk diatasi.

Engine Mounting

Bagian yang dapat menyebabkan mobil bergetar saat kecepatan tinggi adalah engine Mounting. Pada dasarnya komponen yang satu ini juga memiliki peranan penting dalam menahan getaran dari mesin.

Engine mounting yang rusak tidak akan mampu meredam getaran mesin saat melakukan proses pembakaran campuran bahan bakar dan udara, sehingga getaran ini menyalur pada bagian rangka dan masuk ke dalam kabin, sehingga mobil bergetar saat kecepatan tinggi.

Baca Juga: Aplikasi Traveling: Yuk, Instal Untuk Mempermudah Saat Liburan!

Segera ganti engine mounting mobilmu jika hal ini mulai terjadi. Beberapa pakar juga menyarankan untuk mengganti engine mounting setelah jarak tempuh 10.000 km agar kinerja engine mounting tetap prima.

Itulah bagian yang dapat menyebabkan mobil bergetar saat kecepatan tinggi. Lakukan perawatan secara rutin agar terhindar dari hal tersebut. Jika Anda merasakan getaran saat mobil berekcepatan tinggi, segeralah cek ke bengkel agar tidak semakin parah kerusakannya.

Lia

Menulis pertama kali di orapada dimulai tangga 3 Juni 2020. Fokus penulisannya seputar informasi dunia otomotif. Khususnya Mobil, Motor dan life plus. Termasuk tips dan kiat aplikasi berkendara dalam kehidupan sehari-hari.

All Post | Website

Leave a Reply

Your email address will not be published.