Setiap pemilik kendaraan bermotor pasti menginginkan usia kendaraan yang panjang. Setidaknya tetap nyaman dan aman digunakan meskipun sudah bertahun- tahun. Meskipun sudah tua mesin juga tidak mengalami banyak penurunan.

Ya, semua itu dapat terwujud apabila motor mendapatkan perawatan yang rutin sejak awal. Seperti pada tulisan sebelumnya kita telah membahas mengenai perawatan motor matic. Maka kali ini kami akan membahas tips dan trik merawat motor injeksi.

Merawat motor injeksi sebenarnya mudah. Memang ada cara- cara tertentu yang harus dilakukan agar performa motor tetap prima. Misalnya, apabila motor telah digunakan dan telah menepuh jarak 2.000 km maka ada beberapa komponen yang perlu diganti agar tetap prima.

Seperti perawatan pada motor jenis lainnya, tujuan merawat motor injeksi juga bertujuan ntuk menjaga kinerja mesinnya tetap prima dan mencegah terjadinya kerusakan pada bagian Injektornya. Terjadi keliruan pada perawatannya memungkinkan motor anda akan rusak seperti motor anda sering mogok dijalan maupun tidak sempurna dalam melakukan pembakan pada mesin motor.

7 Cara Merawat Motor Injeksi

Berikut adalah cara mudah dalam merawat motor injeksi. Perawatan berikut ini adalah perawatan yang dapat Anda lakukan dalam keseharian. Tidak semuanya harus diservis di bengkel.

merawat motor injeksi
merawat motor injeksi (cartoq.com)

1. Gunakan Bahan Bakar Beroktan Tinggi

Perawatan yang pertama adalah dengan menggunakan bahan bakar beroktan tinggi. Gunakanlah bahan bakar beroktan 90 ketas untuk motor injeksi Anda. Cara ini merupakan perawatan paling mudah untuk motor injeksi. Kenapa disarankan untuk menggunakan bahan bakar beroktan tinggi?

Hal ini karena kinerja mesin juga akan berpengaruh, jika menggunakan bahan bakar berkualitas rendah dan akan meninggalkan kerak pada sistem injeksi serta akan mengakibatkan kerusakan pada komponen mesin. Selain itu bahan bakar yang berkualitas buruk ditambah dengan oktan booster serta spesfikasi yang tidak sesuai akan menyebabkan tersumbatnya lubang Injektor.

2. Periksa Bahan Bakar

Selain memastikan jenis bahan bakar yang digunakan, Anda juga perlu memastikan bahwa motor Anda tidak kehabisan bahan bakar. Pastikan bahwa motor Anda tidak dibawah batas minimal motor. Selain itu, jangan sampai bahan bakar motir habis. Jadi, pastikan sepedometer motor Anda berfungsi dengan baik. Sehingga, Anda dapat memastikan dengan benar bensin pada kendaraan motor yang Anda miliki.

Selain mengakibatkan motor tidak dapat berjalan, bahan bakar yang habis juga dapat menimbulkan kotoran pada tangki motor. Apabila kotoran ini terserap maka akan mempengaruhi kinerja mesin motor. Selain itu, motor yang sering kehabisan bahan bakar dapat merusak injektor kendaraan. Jadi, pastikan bahwa motor Anda memiliki cukup bahan bakar.

3. Lakukan Perawatan Aki

merawat motor injeksi
merawat motor injeksi (astramotor)

Aki merupakan bagian yang penting. Sehingga, perawatan pada bagian ini sangat penting. Apabila kondisi aki sudah tidak mumpuni atau sudah lama untuk digunakan, belikan sparepart yang sesuai standar dari motormu.

Apabila Aki sudah tidak menghasilkan arus listrik yang maksimal, di sarankan lebih baik Anda menggati Aki motor Injeksi, sebelum Aki benar-benar soak atau rusak yang akan berakibat pada kinerja motor. Jadi dalam perawatan motor Injeksi Aki sangat lah penting, karena aki merupakan sumber listrik untuk sistem penghidupan injeksi.

Selain itu, Anda perlu rajin melakukan cek terhadap air aki. Untuk itu bagi Anda yang memiliki motor dengan teknologi Injeksi harus sering-sering periksa kondisi Aki motornya agar Aki selalu tetap terjaga. Dan jika air Aki ini kurang, tambahkan dengan Aki air yang bayak berdar di pasaran.

4. Rawat Busi dengan baik

Perawatan selanjutnya pada busi. Perhatikan kondisi busi motor, sebab busi merupakan pematik api yang dibutuhkan saat proses pembakaran pada mesin. Apabila busi motor anda sudah tidak dapat menghasilkan api yang maksimal maka lebih baik Anda menggati busi motor.

Gantilah busi dengan yang baru agar pembakaran pada ruang pembakaran menjadi lebih sempurna. Untuk mengetahui apakah busi perlu diganti atau tidak, maka Anda perlu melakukan pengecekan secara rutin. Sebab efek yang ditimbulkan jika busi kotor adalah mesin menjadai kurang bertenaga bahkan bisa membuat motor tidak akan menyala.

5. Perawatan pada Oli

Selain aki yang tidak boleh kering, perawatan selanjutnya adalah pada oli. Jangan sampai tunggu oli menjadi hitam. Usahakan untuk ganti setiap dua bulan sekali. Jika tidak, ganti setelah menempuh jarak 1.000 km. Selain itu jangan sampai mesin motor anda kering karena kekuranga pelumas sehingga terganggunya kinerja mesin.

Apabila mesin motor anda sering kekurangan pelumas bisa-bisa mesin motor anda akan gancet dan cepat rusak karena sering tekor atau kekuranagan pelumas.

Jangan lupa untuk mengganti oil Gear setiap 5.000 km untuk memaksimalkan kinerja Gear motor injkesi anda. Kemudian jangan lupa ganti juga oil shockbeker untuk kenyamanan berkendara anda, khusus untuk motor matic gantilah oil shocbeker motor matic anda setiapa 10.000 km atau jika sudah terdengar suara mendecit.

6. Cek ECU

merawat motor injeksi
merawat motor injeksi (detik.net)

ECU menjadi komponen selanjutnya yang harus diperhatikan ketika merawat motor injeksi. Sebab ECU dapat mempengaruhi kinerja injektor. Sehingga, motor Anda kemungkinan dapat mengalami mogok.

Sehingga, Anda wajib melakukan pengecekan terhadap ECU apakah berjalan dengan ancar atau mengalami masalah. Jika dirasa ada ketidak nyamanan maka segera bawa ke montir untuk diservis. Lakukanlah cek secara berkala.

7. Lakukan Servis Berkala

Perawatan motor injeksi selanjutnya adalah servis secara berkala. Servis berkala ini meliputi ganti oli secara rutin, periksa kanvas rem, dan masih banyak lainnya. Saat Anda membeli motor, biasanya akan mendapatkan panduan mengenai servis rutin.

Apabila membeli kendaraan secara tunai, biasanya juga akan mendapatkan gratis servis dan garansi. Jadi, Anda dapat melihat buku servis yang telah diberikan saat membeli motor. Selain itu, dapat bertanya pada teknisi resmi dari kendaraan yang Anda miliki.

Namun, pada umumnya motor diservis setiap 3.000 km atau setiap 3 bulan sekali. Apabila motor anda sering digunakan lebih baik lakukan pengecekan motor Anda setiap 1 bulan sekali agar kondisi motor anda tetap prima dan bisa awet tahan lama.

Usahakan melakukan servis motor injeksi Anda ditempat resmi yang memiliki kualitas standar Indonesia. Sehingga setelah di servis kondisi motor anda bisa menjadi semakin baik dan lebih nyamanan saat digunakan tanpa harus kawatir motor anda mogok dijalanan.

Baca Juga: Perawatan Motor Listrik: Tips Mudah Agar Kendaraan Tetap Prima

Tujuh cara dan tips merawat motor injeksi di atas dapat Anda lakukan secara rutin untuk menjaga kwalitas motor ijeksi Anda. Hal terpenting adalah melakukan perawatan secara rutin dan dalam keseharian. Tidak harus melulu melakukan servis di dealer resmi yang berimbas pada mengeluarkan uang banyak. Perawatan secara rutin juga dapat memperkecil biaya yang dikeluarkan ketika motor rusak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *