Yuk Ketahui Perbedaan Merawat Mobil Transmisi Matic dan Manual!

Seiring berkembangnya dunia otomotif, maka fitur mobil juga semakin canggih. Nah, salah fitur mobil yang mengalami perkmbangan adalah bagian transmisi. Ya, saat ini tentu kalian sudah tahu jika ada mobil transmisi matic dan manual.

Saat ini tentu banyak yang lebih memilih menggunakan mobil dengan transmisi matic jika dibandingkan menggunakan yang manul dikarenakan lebih mudah dalam mengoperasikannya. Eitz, namun sebaiknya kalian juga harus tahu cara perawatannya, loh.

Sebab ada perbedaan merawat mobil transmisi matic dan manual. Nah, dimana perbedaan merawat mobil transmisi matic dan manual akan berpengaruh pada biaya yang akan dikeluarkan.

Yuk, simak artikel ini sampai selesai ya, kita akan kupas mengenai perbedaan merawat mobil transmisi matic dan manual secara lengkap.

Merawat Mobil Transmisi Matic

Banyak yang mengatakan bahwa perwatan mobil transmisi manual lebih ribet jika dibandingkan dengan transmisi matic. Namun, perlu diketahui juga bahwa perawatan mobil matic lebih mahal jika dibandingkan dengan mobil manual.

Baca Juga: 7 Fungsi Dari Kaliper Pada Rem Cakram!

Mari kita bahas secara lengkap mengenai perbedaan merawat mobil transmisi matic dan manual secara lengkap. Yuk, kita bahas mengenai cara merawat mobil transmisi matic terlebih dahulu.

Selamat membaca!

Ganti Oli Transmisi

Dalam merawat mobil transmisi matic yang pertama adalah mengganti oli transmisi. Jadi, perlu dingat bahwa sistem perawatan mobil matic vs manual mempunyai kesamaan, yaitu harus sering mengganti oli.

Hal ini karena oli bisa melindungi kondisi mesin agar performa selalu maksimal. Dimana penggantian oli transmisi sangat penting, agar melumasi persneling. Setiap mobil mempunyai ketentuan penggantian oli yang berbeda-beda, pada mobil matic, setidaknya lakukan penggantian oli sekitar 25.000 hingga 50.000 km.

Namun untuk mobil manual rata-rata penggantian bis anda lakukan saat mencapai 3.000 hingga 5.000 km. Selain itu, gunakan oli transmisi yang memang sudah disarankan oleh pabrikan mobil.

Perbedaan Merawat Mobil Transmisi Matic
Perbedaan Merawat Mobil Transmisi Matic (Sumber Gambar: Google)

Cek Valve

Merawat mobil transmisi matic yang selanjutnya adalah dengan melakukan cek valve. Jadi, untuk bagian ini perlu dilakukan pengecekan secara rutin juga. Sebab, jika pemindahan tuas yang terlalu keras ataupun karena adanya hentakan gas, maka masalah yang akan timbul pada bagian valve.

Rajin Memanaskan Mobil

Merawat mobil transmisi matic yang selanjutnya adalah dengan memanaskan mobil sebelum digunakan. Memanaskan mobil perlu dilakukan untuk melumasi komponen-komponen yang perlu dilumasi seperti bagian mesin.

Memanaskan mobil perlu dilakukan setidaknya sekali dalam sehari. Tapi jangan lupa, posisi tuas transmisi di huruf N. Namun jika sering melupakan memanaskan mobil maka bukan tidak mungkin suatu saat akan terjadi masalah.

Selain itu, Anda juga dapat mengecek suara mesin mobil dan getarannya apakah terjadi kejanggalan atau tidak. Ini berlaku pula untuk kamu yang punya mobil namun jarang dipakai. Dampak mobil yang jarang dipanaskan yakni mesin mobil cepat aus sehingga mobil mengeluarkan bunyi bresik.

Perbedaan Merawat Mobil Transmisi Matic
Perbedaan Merawat Mobil Transmisi Matic (Sumber Gambar: Google)

Pindahkan Ke Posisi N Saat Berhenti

Merawat mobil transmisi matic yang selanjutnya adalah dengan memastikan telah memindahkan transmisi ke posisi N saat mobil berneti. Misalnya, ketika berhenti di lampu merah atau macet cukup lama, ada baiknya posisi tuas transmisi pada posisi netral (N).

Sebaliknya, jika posisi tuas transmisi di posisi Drive (D) hal ini memicu kanvas kopling mobil terus bergesekan. Jangan memindahkan tuas transmisi ke posisi Parking (P) ketika lampu merah atau berhenti sesaat, karena itu hanya memakan banyak gesekan ketika menuju posisi D.

Perhatikan Cara Memindahkan Tuas Trnasmisi

Cara merawat mobil transmis matic yang selanjutnya adalah memindahkan tuas transmisi dengan benar. Meski sepele, namun cara ini sangat ampuh merawat transmisi matik. Pada mobil matic, merawat transmisi bisa anda lakukan dengan menempatkan tuas transmisi posisi D ataupun R lalu melepas rem mobil.

Ketika terdengar suara aneh saat melakukan perpindahan transmisi maka tandanya ada masalah. Apabila mobil akan mulai bergerak, usahan jangan langsung menginjak pedal gas secara dalam, karena berpotensi mengganggu kualitas katup solenoid. Sebaliknya lakukan secara perlahan agar menghasilkan tekanan dari oli ke konverter torsi.

Merawat Mobil Transmisi Manual

Nah, setelah mengetahui cara merawat mobil transmisi matic, mari kita bahas mengenai cara merawat mobil transmisi manual. Berikut adalah ulasan lengkapnya mengenai cara merawat mobil transmisi manual.

Rajin Setel Kopling

Merawat mobil kopling manual adalah salah satunya dengan rajin setel kopling. Setel kopling efektif untuk membuat transmisi manual tetap awet. Setel kopling cara mujarab untuk membuat transmisi manual tetap awet.

Ada baiknya jarak pedal kopling tidak terlalu tinggi karena akan menyebabkan perpindahan gigi menjadi kasar. Sebaliknya jika terlalu rendah, membuat mudah terjadi hentakan. Karena itu, sesuaikan pedal kopling dengan kebutuhan agar tetap nyaman ketika berkendara.

Jadi, berilah jarak pada pedal kopling sangat perlu agar tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah.

Perbedaan Merawat Mobil Transmisi Matic
Perbedaan Merawat Mobil Transmisi Matic (Sumber Gambar: Google)

Menggunakan Suku Cadang Asli

Cara merawat mobil kopling manual yang selanjutnya adalah memastikan menggunakan suku cadang asli. Dikarenakan perawatan transmisi manual lebih murah, maka ada baiknya hal itu ditunjang dengan penggunaan suku cadang asli, agar perpindahan transmisi menjadi halus. Sebaliknya, jika suku cadang non asli, maka perpindahan gigi kurang halus serta suaranya kasar.

Penggunaan Tuas Transmisi Yang Benar

Cara merawat mobil kopling manual yang selanjutnya adalah penggunaan tuas transmisi yang benar. Misalanya adalah kebiasaan dalam memasukan tuas gigi pada saat parkir. Hal ini nyatanya tidak Safety dan dapat merusak komponen transmisi.

Selain itu, penting untuk tidak mendorong mobil saat mengalami mogok. Sebab, kebiasaan menghidupkan mesin dengan didorong dapat merusak komponen. Jadi, gunakan kabel jumper untuk menghidupkan.

Baca Juga: Mobil Jarang Digunakan? Berikut 5 Tips Merawat Aki Agar Tetap Awet

Hindari Kaki Menempel Dipedal Kopling

Cara merawat mobil kopling manual yang selanjutnya adalah menghindari kaki menempel dipedal kopling. Jadi, salah satu kopling cepat haus karena kaki kiri menempel pedal kopling. Kebiasaan ini akan mengakibatkan terjadinya friksi antara kopling serta transmisi dan mempercepat usia pemakaian komponen pada mesin.

Itulah, perbedaan merawat mobil transmisi matic dan manual yang perlu Anda ketahui. Yang terpenting jangan sampai melewatkan perawatan sehingga perfomra mobil akan terjaga.

Tinggalkan komentar