Merawat Aki Mobil agar Tidak Cepat Soak

Aki merupakan komponen penting dalam mobil. Sehingga, sebagai pemilik kendaraan kita harus merawat aki dan selalu mengecek kondisi aki dengan rutin. Ini berlaku baik untuk aki mobil maupun aki motor. Sebab, akan banyak masalah jika aki monil Anda mengalami soak.

Fungsi utama dari aki adalah untuk menyuplai daya listrik bagi komponen-komponen sebuah kendaraan baik kendaraan roda dua, roda empat ataupun kendaraan yang memiliki roda lebih dari empat lainnya.

Saat aki mobil tidak berfungsi sebagaimana mestinya maka kenyamanan pengendara dan penumpang mobil pun menjadi terganggu.

Selain itu, semakin bertambahnya usia motor / mobil, maka akan berpengaruh pada kinerja aki. Dimana aki menjadi lemah. Apalagi jika aki tersebut tidak dirawat dengan baik, maka akan berpengaruh pada umur aki.

Jika, aki kendaraan Anda rusak, maka proses mengisi dayanya akan menjadi sia- sia. Sebab kemampuan aki untuk menyimpan daya listrik jadi hilang. Agar Anda tidak perlu merogoh kantong untuk membeli aki baru, lebih baik lakukan beberapa tips di bawah ini agar aki kendaraan Anda lebih tahan lama.

Berikut adalah tips dan trik untuk merawat aki agar tidak cepat soak.

Tips dan Trik Merawat Aki agar awet

Perawatan aki tidak melulu harus dibawa keahlinya atau bengkel. Anda juga dapat merawat aki dalam keseharian. Berikut adalah perawatan aki yang harus dilakukan dalam keseharian Anda. Sehingga, umur aki akan panjang.

Baca: Jenis aki mobil

1. Memanaskan Kendaraan

Hal sederhana ini ternyata dapat menjaga aki kendaraan Anda jika dilakukan secara rutin. Memanaskan kendaraan sebelum digunakan terutama di pagi hari, adalah cara merawat aki yang paling mudah. Namun, kebanyakan orang mengabaikan cara ini. Sebab memanaskan kendaraan memerlukan waktu.

Panaskan kendaraan baik saat akan digunakan untuk berpergian maupun tidak. Sebab, daya pada aki akan terisi ketika kendaraan dihidupkan atau tengah berjalan.

Ternyata, ketika kendaraan tidak digunakan, daya pada aki bukannya tersimpan malah akan berkurang. Alhasil, saat mendiamkannya selama berminggu-minggu, ada kendaraan yang tidak dapat ter-starter. Bisa jadi karena tenaganya kosong.

Panaskan kendaraan anda hanya membutuhkan waktu selama 15 menit – 20 menit setiap hari nya. Tetapi apabila kendaraan Anda di gunakan setiap hari, maka proses untuk memanaskan nya tidak sampai 20 menit, anda bisa memanaskan hanya dengan waktu 15 menit saja sebelum di gunakan.

2. Menghidupkan Mesin saat tidak ada beban

Untuk merawat aki kendaraan Anda, sebaiknya hindari melakukan kegiatan menghidupkan beban. Misalnya Anda menghidupkan AC, type musik, lampu ataupun hal lainnya di saat mesin mobil Anda mati.

Memang tidak semua mobil dapat melakukan hal ini, namun jika mobil Anda bisa sebaiknya jangan dilakukan. Apalagi dalam waktu lama dan sering. Sebab hal ini dapat merusak aki mobil Anda.

Apabila mesin dalam keadaan mati dan mesin mati dalam jangka yang lama maka kapasitas baterai akan terkuras dan lama – lama aki mobil anda akan tekor dan tidak akan mampu untuk melakukan stater. Maka periksalah pada sistem pengisiannya. Akibatnya mobil Anda tidak dapat dinyalakan.

3. Memeriksa Terminal Aki

Merawat aki untuk kendaraan jenis mobil yang selanjutnya adalah memeriksa terminal aki. Terminal atau klep penghubung kutub positif serta negatif pada aki juga tak kalah penting untuk diperhatikan.

Beberapa masalah yang sering timbul pada bagian ini ialah munculnya jamur, karat, hingga posisinya yang longgar. Hal ini ternyata dapat berpengaruh pada usia dari aki yang dimiliki.

Anda sebagai pemilik mobil bisa memeriksanya dengan cara visual yaitu pastikan terlebih dahulu bahwa terminal aki tidak berkarat, terminal aki tidak berjamur, dan terminal aki tidak mengalami kelonggaran.

Apabila aki mobil anda mengalami jamuran dan berkarat, maka anda bisa membersihkan aki mobil anda, jika anda ingin membersihkan nya maka cara nya sangat mudah yaitu dengan menggunakan air panas. Jamur akan lebih mudah hilang jika anda siram dengan air panas.

Selanjutnya bila terminal mulai kendor, lakukan pengencangan. Jika bagian tersebut sulit untuk dikencangkan, tandanya Anda harus menggantinya dengan yang baru.

Pola perawatan tersebut, juga perlu dilakukan untuk merawat aki motor. Terminal aki motor juga sebaiknya dijauhkan dari kotoran maupun korosi.

4. Memeriksa Air Aki

Perawatan selanjutnya adalah selalu memastikan air aki. Pastikan bahwa air aki tidak sampai kering. Sehingga, Anda perlu melakukan pemeriksaan. Jadi, periksa air aki secara rutin untuk menghindari kekeringan.

Pengecekan dapat dilakukan dalam dua tau tiga kali sehari. Jika melihat persediaan air pada aki berkurang, maka segera lakukan pengisian ulang.

Jika persediaan air pada aki berkurang dan tidak segera diisi ulang maka hal tersebut akan menyebabkan kerusakan pada aki, sehingga mengganggu perjalanan. Sebab, itulah persediaan air pada aki harus tetap dijaga dan jangan sampai kehabisan.

Baca Juga: Langkah Mengisi aki mobil yang tepat dan aman

Selain itu, isilah aki sesuai dengan batas yang telah ditentukan. Jangan sampai air aki juga berlebihan.

5. Melakukan Tune Up

Merawat aki ternyata butuh tune up. Selain dari yang sudah di jelaskan di atas, maka cara lain untuk merawat aki mobil adalah dengan melakukan secara rutin tune up.

Karena pada umum nya jika saat anda melakukan tune up, baterai atau aki mobil jumlah elektrolitnya akan diperiksa, kondisi terminal aki juga akan di periksa.

Aki adalah vital bagi kendaraan sehingga menmang diharuskan untuk di rawat agar bisa bertahan lama dan tidak mudah rusak.

6. Memeriksa Kualitas Aki

merawat aki

Dalam merawatan aki mobil, untuk mendapatkan hasil yang akan terbukti tentang kualitas aki mobil yang anda gunakan, maka anda bisa menggunakan alat yang namanya batteray load tester.

Apabila anda sudah menggunakan alat ini untuk mengetes aki anda, maka kualitas aki anda bisa terlihat apakah aki masih baik atau sudah tidak baik.

Apabila anda sudah melakukan hal yang sudah di jelas kan di atas untuk merawat aki mobil agar baterai aki mobil anda bisa awet dan tahan lama karena jika di gunakan dengan baik dan di rawat, aki mobil akan bertahan dalam waktu 3 – 5 tahun. Tetapi semuanya tergantung dengan pemakaian anda.

Setiap aki mobil memiliki waktu keawetan yang berbeda – beda karena dalam penggunaan mobil sendiri ada yang di pakai setiap hari dan ada juga yang di pakai seminggu sekali.

Agar anda tidak salah dalam membedakan terminal aki yang positif (+) dengan terminal aki yang negatif (-) anda bisa melihat secara fisik aki nya langsung yaitu dengan melihat terminal aki yag positif (+) memiliki ukuran yang lebih besar jika di bandingkan dengan terminal aki yang (-).

Baca Juga: Cara mengatasi aki mobil soak

Itulah beberapa tips dan triks untuk merawat aki mobil. Anda perlu melakukannya secara konsisten agar menunjukkan hasil. Umumnya aki mobil dapat bertahan 3 hingga 5 tahun pemakaian.

Untuk aki bawaan mobil, biasanya dealer resmi memberikan garansi selama 2 tahun atau 50.000 km, tergantung yang mana lebih dulu tercapai.

Jadi, periksa aki secara rutin. Jangan sampai aki mobil mengalami soak. Sebab, mobil Anda tidak dapat menyala jika aki Anda rusak.

Lia

Menulis pertama kali di orapada dimulai tangga 3 Juni 2020. Fokus penulisannya seputar informasi dunia otomotif. Khususnya Mobil, Motor dan life plus. Termasuk tips dan kiat aplikasi berkendara dalam kehidupan sehari-hari.

All Post | Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *