Mobil yang jarang digunakan dapat menimbulkan banyak masalah. Salah satunya adalah masalah pada aki mobil. Untuk itu kita harus selalu merawat aki pada mobil yang jarang digunakan. Sebab, aki pada mobil yang jarang digunakan dapat menurun performanya. Selain itu, aki yang bermasalah, dikhawatirkan rusaknya akan menjalar pada komponen lain di mobil yang membutuhkan daya aki.

Mengapa mobil yang jarang digunakan dapat merusak aki? Sebab saat mobil hanya terparkir lama di garasi tidak ada siklus pengisian ulang yang biasa terjadi saat mesin hidup atau ketika mobil berjalan.

Aki yang bermasalah dapat menyebabkan mesin kendaraan tidak dapat dinyalakan begitu pula dengan komponen kendaraan lain yang membutuhkan listrik untuk menyala. Anda tentunya tidak ingin mengalami hal ini, bukan?
Anda mungkin saja berpikir untuk menggantinya saja. Akan tetapi, bagaimana jika kerusakannya meluas pada komponen lain? Kalau begitu, tidak lagi hanya biaya ganti aki yang harus Anda tanggung. Sehingga merawat aki pada mobil yang jarang digunakan tidak boleh dilewatkan.

Tips Merawat Aki Pada Mobil Yang Jarang Digunakan

Merawat aki pada mobil yang jarang digunakan tidaklah sulit. Seperti merawat mobil harian, Anda hanya perlu meluangkan waktu untuk mengurusanya. Sehingga, performa aki akan tetap terjaga dan tidak menimbulkan masalah lainnya.

Memanasakan Mobil

Merawat Aki Pada Mobil Yang Jarang Digunakan
Merawat Aki Pada Mobil Yang Jarang Digunakan (Sumber Gambar: Google)

Tips merawat aki pada mobil yang digunakan yang paling simple ada tidak lupa untuk memnaskan mobil meskipun tidak akan digunakan. Panaskanlah mobil secara rutin dan teratur. Anda dapat melakukannya tiga kali sehari misalnya.
Cukup panaskan beberapa menit saja.Hal ini dapat menjaga performa aki agar tetap optimal. Sebab rutinitas ini akan membuat arus tegangan pada aki untuk bergerak memasok daya pada komponen kelistrikan di mobil. Selain itu, proses memanaskan kendaraan juga akan memberi pasokan tegangan ke aki sehingga mencegah terjadinya kurang daya.

Keuntungan lainnya adalah mencegah kerusakan pada komponen kelistrikan pada mobil karena lama tak dialiri tegangan. Hal ini lah yang pada akhirnya dapat mencegah kerusakan pada komponen-komponen kendaraan tersebut.

Baca Juga: Tips & Trik: Cara Menghilangkan Baret Pada Mobil

Memeriksa Ketinggian Aki

Tips merawat aki pada mobil yang selanjutnya adalah memeriksa ketinggian air aki. Tips ini di peruntukan untuk pengguna aki basah bukan aki kering. Ketika aki dengan ketinggian air yang di bawah standar pastinya tidak akan mampu menyimpan daya dengan maksimal.

Merawat Aki Pada Mobil Yang Jarang Digunakan
Merawat Aki Pada Mobil Yang Jarang Digunakan (Sumber Gambar: Google)

Kondisi air aki yang kurang ini juga dapat menyebabkan arus daya pada aki menurun. Dengan begitu, kemungkinan komponen kelistrikan lainnya yang ada pada mobil terganggu pun semakin besar dan bisa semakin parah.

Cek Kabel Terminal Aki

Tips merawat aki pada mobil yang jarang digunakan selanjutnya adalah mengani bagian aki mobil yang lain, yaitu kabel. Ya, sebab jika aki mengalami kerusakan maka dapat menimbulkan kerusakan yang lain juga. Selain memastikan air aki cukup, kita juga harus memastikan kabel terminal aki.

Cek kabel terminal aki sebab ditakutkan sambungan terminal aki kendor malah akan membuat pengisian menjadi tidak optimal. Selain itu sambungan yang kendor juga bisa membuat komponen kelistrikan pada mobil menjadi tidak stabil. Jadi, pastikan sambungan terminal aki sudah terpasang dengan kuat.

Mengecek bagian ini dapat dilakukan sebelum memanaskan kendaraan. Ya, tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk terlebih dahulu memeriksa kondisi aki. Terutama pada bagian terminal aki karena bagian ini sangat penting sebagai penghubung arus kelistrikan dengan komponen pada mobil.

Melakukan Cek Korosi

Tips merawat aki pada mobil yang jarang digunakan selanjutnya adalah mengecek korosi. Biasanya korosi akan muncul pada bagian kutub aki. Ini juga termasuk salah satu efek buruk karena mobil lama di diamkan. Apa efeknya jika muncul korosi pada kutub aki? Munculnya korosi pada kutub atau sambungan aki bisa membuat arus daya terganggu. Umumnya korosi pada aki kerap muncul pada kutub positif.

Merawat Aki Pada Mobil Yang Jarang Digunakan
Merawat Aki Pada Mobil Yang Jarang Digunakan (Sumber Gambar: Google)

Jadi sebelum mengganggu performa aki, bersihkan korosi yang muncul pada kutub aki. Caranya mudah karena hanya dengan disiram air panas, kemudian disikat menggunakan sikat gigi sampai korosinya hilang.

Membawa Mobil Berkeliling

Tips merawat aki pada mobil yang selanjutnya adalah membawa mobil berkeliling. Ya, pastinya hal ini akan sangat membuat Anda malas. Sebab, Anda memang sedang tidak menggunakan mobil. Namun, tidak ada salahnya untuk sedikit memaksakan untuk membawa mobil berkeliling sebentar.

Sama dengan memanaskan mobil, Anda dapat melakukannya tiga kali sehari dengan waktu sekitar 5 – 30 menit. Karena perlu diketahui, meski mampu mencegah kerusakan pada komponen elektronik pada mobil, proses memanaskan mobil nyatanya tak optimal melakukan pengisian daya pada aki. Sebab komponen pengisi daya pada mobil baru akan memasok daya ke aki pada putaran mesin sekitar 2.000 rpm.

Agar maksimal, mau tidak mau Anda harus sedikit menekan pedal gas agar tekanan RPM bisa naik dan proses pengisian berjalan sempurna. Bisa saja dinyalakan di garasi, tapi akan menimbulkan polusi.

Karenanya proses memanaskan mobil juga disarankan untuk sesekali dikendarai selama beberapa menit. Dengan begitu pengisian daya jadi lebih optimal, sehingga aki mobil tidak kekurangan daya.

Usahakan waktu berkendara dilakukan lebih dari 5 menit, karena ada proses recovery oleh komponen pengisian daya dan aki selama waktu tersebut sebelum pengisian daya benar-benar dilakukan. Adapun idealnya mobil dikendarai selama 30 menit.

Baca Juga: Persiapan Mobil Sebelum Perjalanan Jauh: 11 Hal Yang Harus Dicek!

Lakukanlah tips merawat aki pada mobil yang jarang digunakan secara rutin. Ada yang perlu Anda lakuakn setiap hari. Namun ada yang perlu Anda lakukan beberapa hari sekali dengan waktu yang rutin.

Ternyata mendiamkan mobil, tidak menambah mobil tersebut semakin awet. Namun justru sebaliknya. Terutama pada bagian aki mobil. Apalagi jika perawatan tidak dilakukan. Ya, walaupun mobil di diamkan ternyata butuh juga untuk menadapatkan perawatan.

Namun jangan terlalu khawatur, sebab performa aki mobil yang jarang digunakan bisa dicegah. Apalagi aki merupakan salah satu komponen penting di mobil untuk menghidupkan mesin kendaraan dan komponen kelistrikan lainnya.
Lakukanlah perawatan ati secara rutin dan teratur. Sehingga, mencegah kerusakan lain yang mungkin lebih parah. Jadi, jangan lewatkan untuk merawat aki pada mobil yang jarang digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *