9 Langkah Mengisi Air Aki Mobil Dengan Tepat & Aman!

Aki yang tekor, penyebabnya banyak hal salah satunya karena volume air aki yang kurang dari batas minimum.

Resikonya, mesin mobil akan sulit dinyalakan karena hanya sedikit listrik yang menyuplai ke sistem starter. Sehingga, anda kerepotan untuk menyalakan mobil.

Jika sudah begini, apa perlu mengganti aki satu unit? Ternyata, ada keistimewaan pada aki basah.

mengisi air aki mobil

Mengisi Air Aki Mobil Dengan Tepat

Jika terjadi aki drop, anda tidak perlu mengganti aki tersebut. Cukup mengganti air akinya saja lalu charge aki maka aki bisa kembali digunakan.

Lalu bagaimana cara mengisi air aki? tenang saja, disini kita akan membahas tentang prosedur mengisi air aki mobil secara tepat dan aman.

Namun sebelumnya, perlu anda ketahui terlebih dahulu. Di pasaran terdapat dua jenis air aki yang dijual, yakni kemasan MERAH dan kemasan BIRU. Lalu apa bedanya?

Pada air aki kemasan MERAH, berisi air zuur atau H2SO4 yang dipakai untuk mengisi aki yang benar-benar kosong. Untuk jenis aki ini bisa anda pilih saat akan mengganti air aki kendaraan.

Sedangkan air aki kemasan BIRU, berisi mineral yang dipakai hanya untuk menambahkan air aki yang kurang volumenya. Jadi, kalau air aki mobil dibawah normal anda harus mengisi air aki mobil dengan kemasan BIRU dan bukan yang kemasan MERAH.

Lalu apa efeknya kalau air kemasan MERAH dipakai untuk menambahkan air aki? Efek yang terjadi kandungan asam sulfur pada aki menjadi lebih besar dan ini cukup berbahaya pada aki itu sendiri.

Resiko air aki terkena tangan

Sebelum itu ada hal penting yang perlu anda ingat, Air aki mengandung zat asam (H2SO4)/tergolong air keras yang dapat menimbulkan iritasi apabila terkena kulit.

Kulit anda akan terasa terbakar saat terkena tetesan air aki ini, bahkan pada beberapa kasus kulit bisa melepuh apabila tersiram air aki.

Oleh sebab itu, kehati-hatian sangat diperlukan dalam proses ini. Namun apabila anda terkena tetesan air aki, segera basuh dengan air sabun untuk menetralisir zat asam yang ada pada kulit.

Selain pada kulit, air aki ini juga dapat menimbulkan efek terbakar pada permukaan komponen mobil. Khususnya yang berbahan plastik dan pada body mobil.

Oleh sebab itu, kami menyarankan letakkan kain lap untuk mengindari ceceran air aki, atau cara lainnya anda bisa mengisi air aki mobil dalam kondisi aki terlepas dari kendaraan. Kalau sudah paham, yuk mari kita bahas tata cara mengisi air aki mobil.

1. Siapkan obeng untuk membuka penutup sel aki

Gunakan obeng (-) ukuran besar untuk membuka penutup sel aki. Jika tidak ada, anda bisa menggunakan benda pipih lain seperti pisau atau gunting.

2. Cek volume air aki untuk memastikan pada tiap sel nya

Sebelum membuka penutup aki, sebaiknya anda mengecek volume air aki terlebih dahulu. Agar kita bisa memperkirakan berapa kebutuhan air aki yang perlu diisi kedalam aki. Sehingga saat membeli air aki jumlahnya tidak kurang.

3. Siapkan air aki

Siapkan air aki yang bisa anda peroleh di bengkel-bengkel umum dengan harga 5 sampai 10 ribu per botol.

Kalau kekurangan air aki hanya sedikit dibawah garis lower level, anda hanya butuh satu botol air aki. Tapi jika air aki kosong, anda memerlukan sekitar tiga botol air aki.

4. Agar aman, lepas terminal negatif baterai

Saat semua alat dan bahan sudah disiapkan, anda bisa langsung mengisi air aki mobil kedalam aki.

Namun agar lebih aman, nonaktifkan terlebih dahulu kelistrikan mobil anda dengan melepas terminal negatif aki.

Untuk melepas terminal negatif aki, anda perlu kunci 10 untuk mengendorkan mur terminalnya.

5. Taruh kain lap disekitar aki

Agar lebih aman lagi, anda bisa menyiapkan beberapa kain yang tidak digunakan sebagai pelindung komponen lain didalam mesin.

Kenapa begitu? karena air aki bersifat asam, dan apabila terkena komponen mesin yang lain bisa mengelupas atau setidaknya membekas.

Untuk keselamatan anda, anda juga bisa menggunakan sarung tangan, tapi itu kalau ada. Kalau tidak ada asal anda berhati-hati, tanpa sarung tangan juga tidak apa-apa.

6. Buka 6 penutup sel aki

Buka penutup aki menggunakan obeng, penutup aki ini bagian atasnya mirip kepala sekrup yang terdapat coakan bergaris. Pada coakan ini anda sisipkan obeng atau benda pipih untuk memutar penutup aki.

7. Isi air aki sampai batas yang dianjurkan

Lalu tuangkan air aki dari botol kedalam aki secara hati-hati. Biasanya, ada corong khusus yang disediakan dari botol aki untuk mempermudah mengisi air aki mobil ini.

Namun jika tidak ada, anda perlu menuangkannya kedalam aki agar air aki tidak tercecer dimana-mana.

Ingat air aki bersifat korosif, sehingga bisa membuat tangan anda melepuh dan membakar material plastik.

Yang perlu anda ingat, pastikan saat mengisi air aki tidak sampai melebihi batas yang ditentukan. Dikarenakan over elektrolit juga dapat menimbulkan masalah pada aki mobil anda.

8. Setelah selesai, tutup semua air sel aki

Setelah air aki didalam aki sudah mencapai level full, jangan lupa memasang keenam tutup aki. Tapi sebelum anda menutup aki kembali, sebaiknya bersihkan dulu penutup aki tersebut.

Ini dikarenakan pada tutup aki terdapat ventilasi yang dijadikan pintu penguapan saat reaksi kimia berlangsung. Kalau ventilasi ini mampet, aki bisa menggelembung yang berpotensi membuat aki lemah dan meledak.

9. Hidupkan mesin

Jika pada saat menghidupkan mesin, beberapa kali tapi mesin belum ada respon, berarti setrum/tegangan aki masih drop. Segera lakukan charge aki, atau menghidupkan mesin secara manual untuk mengisi setrum aki.

Baca Juga: Simak 6 Tips Merawat Aki Mobil Yang Sering Dianggap Sepele

Pada dasarnya, air aki memiliki kandungan asam yang tinggi sehingga bisa langsung terjadi reaksi tanpa perlu proses charging. Namun jika konndisi aki masih lemah saat anda start mesin, anda bisa mengisi daya aki terlebih dahulu.

Demikian 9 cara mengisi air aki mobil yang baik dan benar. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi anda dalam hal merawat mobil anda. Sekian dan Terimakasih. (br)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.