Tips Menghilangkan Bau Apek pada Kabin Mobil

Tidak hanya debu yang menjadi perhatian, namun bau apek pada kabin mobil juga perlu menjadi perhatian tersendiri untuk pemilik mobil. Bau apek yang muncul dari kabin pasti akan menimbulkan ketidak nyamanan saat berkendara.

Biasanya pemilik kendaraan akan membuka jendela atau menambahkan pengharum mobil untuk menghilangkan bau pada kabin. Namun, apakah hal itu sudah tepat?

Pada dasarnya, bau apek pada kabin bisa terjadi kapan saja, baik mobil yang sering dipakai ataupun mobil yang jarang dipakai. Ada banyak penyebab kabin berbau apek. Bisa jadi disebabkan oleh kebersihan mobil, kelembaban dan sebagainya.

Tetapi, ada juga mobil yang kabinnya bersih namun tetap bau apek. Tenang, Anda tidak perlu pusing ketika tercium bau apek.

Ada beberapa perawatan sederhana yang dapat Anda lakukan secara mandiri untuk mencegah bau apek pada kabin mobil. Berikut adalah ulasan untuk mencegah kabin mobil mengeluarkan bau apek.

Menghilangkan Bau Apek pada Kabin Mobil

Pada umumnya bau apek pada kabin mobil biasanya disebabkan 3 hal. Pertama yaitu karena kotornya filter AC. Selanjutnya karena kotornya kursi mobil, dan terakhir karena kotornya karpet mobil atau basah karena terkena hujan.

Baca Juga: Merawat AC Mobil Agar Tetap Menghasilkan Suhu Dingin Maksimal

kabin mobil

Untuk penangan bau pada mobil bisa dimulai dengan cara periksa terlebih dahulu sumber bau atau mengeluarkan semua karpet di dalam mobil dan mejemurnya. Setelah memeriksa sumber bau, baru bisa mulai dibersihkan dengan cara.

Berikut adalah hal- hal yang dapat Anda lakukan secara mandiri untuk mencegah bau apek mobil muncul dan menimbulkan ketidak nyamanan saat berkendara.

Mengecek Kebersihannya

Kebersihan mobil harus selalu dijaga. Hal ini termasuk jok dan karpet mobil. Selain itu, kebersihan kabin tidak hanya mengenai debu dan sampah namun juga mengenai jamur dan lumut. Ya, jamur dan lumut ternya juga dapat muncul di kabin mobil. Hal ini disebabkan oleh kondisi mobil yang mengalami kelembaban.

Biasanya, hal ini terjadi pada mobil yang jarang dipakai dan terparkir di luar ruangan, sehingga perubahan suhu dari siang ke malam serta saat panas ke hujan terjadi secara drastis.

Jadi, pastikan Anda untuk memanaskan mobil apabila jarang digunakan. Selain itu, bukalah jendela atau pintu mobil sesekali agar sirkulasi udara di dalam kabin tetap terjaga.

Apabila Anda memiliki dana lebih, bau apek pada mobil yang jarang digunakan dapat menggunakan air purifier. Alat ini akan sangat efektif untuk menghilangkan bau apek utuk mobil yang jarang digunakan.

Air purifier dapat menyerap debu dan bau apek yang ada di dalam kabin lalu menyaringnya, dan kemudian mengeluarkan udara yang segar. Alat ini juga dapat membunuh bakteri dan jamur di kabin mobil.

Lumut atau jamur yang tumbuh dapat disebabkan oleh sisa makanan yang membusuk, tumpahan minuman atau air yang menetes dari sepatu atau benda – benda lain yang basah dan ditinggalkan di mobil.

Hal tersebut dapat menimbulkan bau tidak sedap oleh pertumbuhan lumut,dan sebaiknya segera di semprotkan oleh produk pembersih seperti lysol. Setelah itu dikeringkan segera dengan lap kering.

Baca Juga: perawatan harian mobil

Selain itu, perhatikan kebersihan karpet mobil. Bersihkan debu yang menempel pada karpet secara rutin. Keluarkan kapet dari mobil untuk dibersihkan. Anda dapat mencucinya atupun mengangin- anginkan karpet dan menjemurnya di bawah sinar matahari.

Bersihkan debu yang melekat pada bagian jok dan karpet di mobil Anda dengan vaccum cleaner. Sebaiknya sebelum karpet atau plafon di vaccum, taburkan bedak karpet atau foam carpet. Dengan demikian kotoran dapat menyerap secara maksimal, serta menimbulkan efek bau segar setelah itu.

Apabila kantong kotoran pada vacum sudah penuh, ganti dengan yang baru, agar kotoran dapat tersedot secara optimal. Setelah itu lengkapi di dalam mobil dengan tempat sampah.

Untuk mencegah timbulnya bau tidak sedap pada bagian karpet, sebaiknya lapisi bagian tersebut dengan karpet tebal. Fungsi dari karpet tebal dapat mencegah air atau tanah melekat pada bagian ini.

Mengecek kabin juga berfungsi untuk mengetahui apakah ada kebocoran pada mobil. Sebab kebocoran di dalam mobil dapat menimbulkan jamur dan lumut. Hal ini disebabkan oleh air yang masuk dari dalam mobil.

Gunakan Bahan Alami Untuk Menghilangkan Bau Apek

kabin mobil

Apabila bau apek terlanjur tercium dari kabin mobil, maka hindarilah menggunakan pewangi mobil untuk menghilangkan bau tersebut. Banyak pemilik mobil yang mengambil jalan pintas untuk menghilangkan bau apek pada kabin dengan menyemprotkan pengharum ruangan.

Hal ini bisa dibilang salah, karena kandungan pengharum ruangan dan pengharum khusus untuk mobil berbeda. Ada pula bahaya yang ditimbulkan penggunaan pengharum ruangan pada kabin mobil.

Butir air pada pengharum ruangan yang masuk ke evaporator bisa mengakibatkan terbentuknya embun. Lalu, muncul alga dan jamur yang melepaskan spora.

Apabila sudah dibersihkan tapi kabin masih bau apek, Anda dapat menggunakan bahan- bahan alami yang dapat digunakan untuk menghilangkan bau apek pada mobil. Misalnya, Anda dapat menggunakan kopi bubuk murni untuk menetralisirnya.

Caranya adalah dengan menempatkan semangkuk kecil kopi bubuk di dalam kabin mobil selama satu malam. Tidak hanya bau apek, aroma kopi dapat menetralisir bau asap rokok dan bau sisa makanan.

Selanjutnya, kamu juga bisa gunakan cuka apel. Caranya sama, diamkan segelas cuka apel di kabin mobil selama satu malam. Bau apek pun jadi netral kembali.

Selain itu, bubuk kayu manis, cuka, dan baking soda juga dapat digunakan untuk menghilangkan bau apek pada kabin mobil. Mudah ditemukan bukan bahan bahan alami tersebut?

Mengecek Filter AC

Selain mengecek kebersihan kabin seperti karpet dan jok mobil, Anda juga perlu memperhatikan AC mobil Anda. Sebab, filter AC yang kotor juga dapat menimbulkan bau apek pada mobil.

Filter ac merupakan sumber utama bau di dalam mobil karena masuknya udara dari luar yang lewat lubang ac. Untuk membersihkanya cukup dengan mencuci filter.

Baca Juga: Penyebab AC mobil bau tidak sedap

Bersiahkan filter AC secara rutin. Hal ini tidak hanya dapat mencegah bau apek muncul, namun juga menjaga agar kinerja AC tetap maksimal. Sehingga, AC anda akan tetap terasa dingin. Hal ini akan sangat berpengaruh pada kenyamanan saat Anda berkendara.

Itulah tiga hal yang harus diperhatikan agar bau apek tidak muncul pada kabin mobil. Hal tersebut dapat Anda lakukan secara mandiri. Jadi, jangan malas untuk mebersihkannya. Selain itu, jangan malas untuk menjaga kebersihan mobil Anda. Sebab hal ini dapat mempengaruhi kenyamanan saat berkendara.

Editted by UN.

Menulis pertama kali di orapada dimulai tangga 3 Juni 2020. Fokus penulisannya seputar informasi dunia otomotif. Khususnya Mobil, Motor dan life plus. Termasuk tips dan kiat aplikasi berkendara dalam kehidupan sehari-hari.