Mengatasi PC Lemot Tanpa Instal Ulang, Berikut 7 Tipsnya!!

Personal Computer (PC) sekarang bukan menjadi kebutuhan utama. Di era teknologi saat ini, sudah banyak pilihan perangkat teknologi. Seperti laptop hingga smartphone.

Walaupun demikian, tutorial dan cara mengatasi pc lemot tetap masih banyak yang membutuhkan. Terbukti banyaknya pencarian tentang bagaimana cara mengatasi Laptop/PC lemot.

Mengatasi PC Lemot
PC Lemot Bikin Emosi

Mengatasi PC Lemot Dengan Mudah

Terkadang kita dibikin emosi gara-gara pc yang lemot. Jelas, dihadapkan dengan performa PC yang sangat lemot sudah barang tentu akan menghambat produktivitas kita. Semakin pc kita lemot, semakin menggunung pula pekerjaan yang tertunda.

Mungkin beberapa dari kita, akan menganggap kalau masalah tersebut terjadi karena faktor usia PC yang memang sudah lama atau karena PC tersebut jarang dibersihkan.

Nyatanya faktor penyebab laptop/pc lemot bukan hanya karena faktor usia lapto/pc saja. Nah untuk itu, simak uraian saya mengenai cara mengatasi PC lemot berikut ini.

Penyebab dan Cara Mengatasi PC Lemot

Mungkin kedua fakta di atas ada benarnya. Namun perlu diketahui bahwa selain faktor usia, terdapat beberapa penyebab lain yang dapat menyebabkan PC Anda menjadi sangat lambat.

1. Hard Disk

Faktor pertama yang menyebabkan suatu PC menjadi sangat lambat adalah karena faktor hard disk Anda yang terdefragmentasi. Sehingga bisa menyebabkan proses pembacaan data pada partisi hard disk Anda menjadi lambat.

Hardisk merupakan komponen yang sering menyebabkan PC menjadi lambat. Hardisk berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan juga aplikasi, sehingga kecepatan dari proses baca-tulis hardisk ini akan menentukan kecepatan atau kinerja PC secara umum.

Pada saat proses pembacaan dan pencarian data, sistem PC akan mencari data yang tersimpan pada hard disk. Ini menggunakan sistem indeks, sehingga jika Anda tidak pernah melakukan defragmentasi hard disk, maka data yang tersimpan di hard disk akan berhamburan. Dengan begitu, ketika diakses, membutuhkan proses yang lebih lama.

Beberapa penyebab PC lemot yang disebabkan oleh hardisk diantaranya:

Hardisk yang hampir penuh

Hardisk yang jarang di defragmentasi

Hardisk dengan usia yang sudah lama, sehingga kecepatan putaran / rpm-nya menurun

Hardisk mengalami error / bad sector

Masih menggunakan hardisk teknologi lama (cakram)

Cara mengatasi PC lemot karena masalah pada hardisk adalah:

Upgrade kapasitas hardisk dengan menambah atau ganti hardisk

Lakukan defragmenter pada hardisk secara berkala

Hindarkan hardisk dari debu, goncangan dan panas berlebih.

Cek dan segera atasi kerusakan pada hardisk dengan tool checkdisk.

Ganti hardisk lama ke tipe yang lebih baik misal SSD (Solid State Drive)

Dengan menggunakan hardisk tipe SSD akan mengatasi PC lemot secara signifikan, karena kecepatan baca-tulis SSD lebih cepat sekitar 5x dibanding Hardisk biasa.

Mengenai harddisk dengan teknologi SSD, sekarang sudah muncul yang terbaru disebut dengan SSD NVME (Non-Volatile Memory Express) yang kecepatannya sekitar 5x SSD SATA biasa, yang artinya sekitar 25x kecepatan Hardisk.

2. Faktor Browser Yang Terlalu Berat

Faktor lain yang juga dapat menyebabkan PC Anda lambat adalah faktor browser. Ketika Anda membuka browser, tentunya Anda cenderung membuka banyak sekali tab pada browser tersebut untuk mengakses beberapa situs sekaligus.

Hal tersebut memang mempermudah Anda mendapatkan banyak informasi sekaligus, namun hal tersebut juga akan memberikan beban yang lebih besar pada RAM PC anda.

Bayangkan saja jika Anda membuka 10 tab sekaligus secara bersamaan, tentunya beban kerja pada RAM PC anda juga akan menjadi sangat banyak.

Untuk mengatasi PC Lemot dengan permasalahan tersebut, usahakan Anda jangan terlalu banyak membuka tab. Ketika sedang menggunakan browser, saya sarankan jangan menggunakan browser Google Chrome jika RAM Anda hanya berkisar 1-2 GB saja.

3. Terlalu Banyak Temporary Files

Sebenarnya keberadaan temporary files sangat berguna untuk mempercepat akses Anda ke data yang akan Anda buka kembali. Namun ibarat pisau bermata dua, temporary files juga dapat menyebabkan PC Anda menjadi lambat.

Misalnya, jika hard disk Anda sudah hampir penuh, keberadaan temporary files ini akan memakan ruang hard disk. Yang harusnya tersisa untuk digunakan sebagai page file, sehingga dapat membantu RAM menjalankan berbagai software yang terinstall.

Untuk mengatasi PC lemot dengan masalah tersebut, Anda bisa menggunakan aplikasi khusus untuk membersihkan temporary files pada PC anda misalnya CCleaner.

4. Terlalu Banyak Aplikasi Start-Up

Ketika Anda merasa kalau start-up PC Anda sangatlah lambat. Terkadang memakan waktu hingga 2-3 menit ditambah dengan masalah loading time yang begitu lama ketika membuka aplikasi sesaat setelah start-up pada PC Anda.

Bisa pastikan penyebab utama dari masalah tersebut adalah banyaknya aplikasi yang berjalan saat proses start-up.

Dengan banyaknya aplikasi yang berjalan saat start-up, RAM PC Anda akan bekerja ekstra keras untuk mengalokasikan seluruh ruang yang dimilikinya pada aplikasi yang berjalan saat start-up tersebut sehingga tentu saja hal tersebut akan membuat RAM sangat terbebani.

Jika akan mengatasi PC lemot dengan masalah tersebut, Anda perlu mematikan sejumlah start-up program yang berjalan secara default pada PC Anda dengan mengetikkan msconfig pada kolom search di start menu kemudian pilih tab start-up selanjutnya non aktifkan beberapa program start-up yang memakan banyak RAM seperti Tune-Up Utilities jika ada.

5. Infeksi Malware

Jika setelah mengecek 4 faktor di atas dan Anda telah melakukan tindakan penyelesaian seperti yang saya jelaskan di atas namun PC Anda masih tetap lambat,

Maka bisa disimpulkan kalau PC Anda telah terinfeksi malware yang berjalan di background sistem PC anda sehingga mengganggu kinerja dari PC Anda.

Untuk mengatasi masalah malware seperti ini, Anda bisa menggunakan pilih salah satu anti-virus dengan reputasi bagus seperti Kaspersky, Avast, Nod32 dan masih banyak lagi.

6. Karena Terlalu Banyak Software yang Terinstal

Pada beberapa kasus sering ditemukan PC terutama milik pribadi yang di-install terlalu banyak software didalamnya, padahal software tersebut jarang atau bahkan tidak pernah digunakan sama sekali.

Meskipun tidak digunakan, beberapa software tersebut masih aktif di background process sehingga tetap akan memakan resource PC yang tersedia.

Periksalah software apa saja yang terinstall di PC dengan cara klik Add/Remove Program di Control Panel dan un-install program-program yang tidak dipergunakan tersebut.

Anda juga bisa menggunakan aplikasi seperti Revo Uninstaller untuk meng-uninstall software tersebut secara tuntas.

7. Karena Masalah Hardware Overheat.

Hardware overheat baik itu terjadi pada hardisk, vga card, processor atau cpu secara umum bisa menyebabkan menurunnya kinerja PC yang pada akhirnya PC menjadi hang, lambat atau bahkan sering restart.

Untuk mengatasi PC lemot pastikan juga sirkulasi udara pada CPU berjalan dengan baik begitu juga kondisi fan (kipas angin) harus bersih dari debu dan dapat berputar dengan lancar.

“Baca Juga: A Closer Look to Zigbee Technology Applications

Pastikan Anda selalu menjaga kesehatan PC anda dengan melakukan defragmentasi dan scanning menggunakan anti-virus secara rutin dan pastikan rutin membersihkan temporary files pada PC anda untuk menghindari masalah PC lambat.

Demikian 7 cara mengatasi PC lemot dan faktor penyebabnya, semoga bermanfaat dan selamat mencoba. (br)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.