Membuat SIM Internasional biasanya dilakukan oleh orang yang suka traveling ke berbagai penjuru dunia. Biasanya orang yang membuat SIM Internasional lebih suka berpetualang dengan menyetir sendiri mejelajah tempat-tempat baru diluar negeri. Sehingga, SIM Internasional menjadi salah satu dokumen yang dibutuhkan ketika akan menyewa kendaraan diluar negeri.

SIM Internasional adalah dokumen legal yang wajib dimiliki Warga Negara Indonesia maupun wisatawan mancanegara yang hendak mengemudi di luar negeri. SIM yang berlaku saat ini diatur berdasarkan Annexe 6 untuk SIM Domestik dan Annexe 7 untuk SIM Internasional Konvensi Vienna.

Penerbitan SIM Internasional berawal dari kesepakatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam Vienna Convention on Road Traffic tahun 1968. Perjanjian internasional tersebut merupakan penyempurnaan dari Geneva Convention on Road Traffic tahun 1949 dan sebelumnya Paris Convention on Motor Traffic tahun 1926.

Di Indoneisa, SIM Internasional diterbitkan oleh Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas Polri). Hal ini sesuai dengan Peraturan Kepala Polisi No. 9 Tahun 2012, pada pasal 51 ayat 1, disebutkan penerbitan SIM Internasional bisa diajukan ke Satpas Korlantas atau Polda.

Sementara yang menangani permohonan pengajuan membuat SIM Internasional ini adalah Korlantas Polri Bidang Registrasi dan Identifikasi (Regident) Subbid Pengemudi bagian SIM. Jadi, tempat pembuatan SIM Internasional berbeda dengan tempat pembuatan SIM umum.

Pembuatan SIM Internasional dapat dilakukan melalui pendaftaran online sebelum Anda datang ke gedung NTCM Polri. Penerbitan SIM Internasional oleh Polri ini sudah berlaku sejak Desember 2010.

Perlu diketahui bahwa untuk beberapa negara di ASEAN dan Uni Eropa, SIM domestik yang Anda miliki saat ini bisa digunakan. Namun, dengan masa berlaku yang ditentukan oleh masing-masing negara. Namun, bagi Anda yang menyukai traveling ke banyak negara lainnya di mana SIM domestik dari Indonesia tidak berlaku, maka Anda harus tetap membuat SIM internasional.

Membuat SIM Internasional: Golongan SIM Internasional

SIM Internasional sendiri memeiliki beberapa golongan. Hal ini seperti SIM domestik. Jadi, pastikan golongan SIM Internasional yang ingin Anda miliki sebelum memutuskan membuat. Sehingga jatuhnya akan sesuai fungsinya.

Pertama adalah SIM Internasional golongan A. SIM ini untuk kendaraan sepeda motor dengan atau tanpa gandengan, kendaraan khusus untuk orang cacat, dan kendaraan bermotor roda tiga dengan berat kosong tidak lebih dari 400 kg atau 900 lbs.

Selanjutnya adalah SIM Internasional golongan B. SIM ini diperuntukan untuk mobil penumpang yang dapat mengangkut paling banyak 8 penumpang, termasuk pengemudi, atau mobil pengangkut barang dengan berat maksimum tidak melebihi 3.500 kg atau 7.700 lbs. Kendaraan ini boleh menarik gandengan (trailer) ringan.

Ketiga adalah SIM Internsional golongan C. Golongan C adalah SIM untuk kendaraan bermotor yang digunakan untuk mengangkut barang dengan berat maksimum yang diizinkan lebih dari 3.500 kg atau 7.700 lbs. Kendaraan jenis ini boleh menarik trailer ringan.

SIM internasional selanjutnya adalah SIM golongan D. SIM golongan ini untuk kendaraan bermotor yang digunakan untuk mengangkut penumpang dengan jumlah termasuk pengemudi lebih dari 8 orang. Kendaraan ini boleh menarik trailer ringan.

Yang terakhir dari golongan SIM Internasional adalah SIM E. SIM ini dgunakan untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang termasuk dalam golongan B, C, dan D dan diperbolehkan menarik gandengan (trailer) yang tidak ringan.

Jadi, pastikan kendaraan jenias apa yang akan dikemudikan ketika Anda diluar negeri. Sehingga, SIM yang dibuat sesuai dengan jenis kendaraannya.

Syarat Membuat SIM Internasional

Setelah mengetahui golongan SIM Internasional yang akan dibuat, maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan syarat dokumen yang diperlukan. Syarat dokumen yang diperlukan tidak banyak. Jadi, jangan khawatir mengenai syarat dokumen pembuatan SIM Internasional.

Membuat SIM Internasional
Membuat SIM Internasional
(Sumber Gambar: Google)

Sebelum membahas syarat, saat pembuatan SIM Internasional akan ada biaya yang harus Anda keluarkan. Jadi, siapakan uang untuk membayar biaya pembuatan SIM Internasional. Untuk SIM Internasional baru, biaya yang dibebankan adalah 250,000 IDR, sementara untuk perpanjangan adalah 225,000 IDR.

Syarat yang pertama adalah KTP asli dan fotokopi sebanyak satu lembar. Jika Anda merupakan Warga Negara Asing (WNA) yang menetap di Indonesia maka, dapat diganti menggunakan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP). Sama dengan KTP, Anda harus membawa KITAP asli dan fotokopi sebanyak satu lembar.

Syarat selanjutnya adalah SIM Nasional asli yang masih berlaku dan fotokopi sebanyak satu lembar. Lalu, syarat selanjutnya adalah pas foto berwarna terbaru ukuran 4×6, dengan warna latar belakang foto biru sebanyak 4 lembar. Foto harus formal dan berpakain rapih. Dimana untuk laki- laki menggunakan dasi dan bagi perempuan menggunakan blazer.

Syarat selanjutnya adalah satu lembar materai Rp6.000. Perlu diketahui, bagi WNA staf kedutaan wajib disertakan KITAP atau KTP atau ID Korps Diplomatik seta melampirkan surat rekomendasi dari kedutaan.

Prosedur Membuat SIM Internasional

Prosedur membuat SIM Internasional sangatlah mudah. Pembuatan SIM Internasional dapat dilakukan dengan online ataupun offline. Walaupun untuk sistem online, pemohon pembuatan SIM Internasional harus tetap datang ke Korlantas. Jadi, hanya pendaftaran dan pembayarannya yang dilakukan online.

Pendaftaran online dapat dilakukan melalui website resmi Korlantas Polri, http://sim.korlantas.polri.go.id/sim-internasional. Pendaftaran dapat diakses melalui smartphone, laptop, dan komputer.

Pemohon melakukan registasi secara online lalu membayar via transfer online. Jika sudah melakukan pendaftaran online, kemudian datang ke gedung SIM Internasional online di NTMC Polri untuk melengkapi administrasi. Proses pembuatan SIM internasional hanya 3 menit.

Jika kesulitan melakukan pendaftaran online, maka pemohon dapat melakukannya secara offline. Setelah mengetahui syarat yang harus dilengkapi dan dibawa, bisa datang langsung ke Satpas Polda masing-masing daerah dan mengajukan permohonan SIM Internasional.

Sesampainya Anda harus mengambil antrian dan menunggu giliran dipanggil. Setelahnya, Anda bisa menyerahkan semua dokumen yang dibutuhkan untuk mendapatkan formulir permohonan membuat SIM Internasional.

Formulir berisi identitas dan data diri, sekaligus permohonan golongan SIM Internasional yang kamu butuhkan. Setelah mengisi formulir pendaftaran, Anda harus membubuhkan tanda tangan, foto dan sidik jari untuk database Polri. Karena alasan ini pemohon SIM Internasional harus datang sendiri dan tidak bisa diwakilkan oleh pihak lain.

Proses selanjutnya adalah membayar biaya pembuatan SIM Internasional di loket yang sudah tersedia. Setelahnya, Anda akan mendapatkan bukti pembayaran untuk diserahkan ke loket pendataan dan produksi. Pada proses ini, pastikan semua data yang ditulis di formulir sudah sesuai. Sehingga menghindari kesalahan sebelum SIM Internasional dicetak.

Setelah semua terverifikasi, petugas akan melakukan legalisasi dan proses membuat SIM Internasional bisa dinyatakan selesai. Jika semua syarat dan langkah dilalui tanpa kendala, SIM Internasional sudah bisa kamu dapatkan dalam tempo kurang lebih 15 menit.

Baca Juga: Memodifikasi Motor, Ketahui Batasannya Agar Tidak Melanggar Hukum!

Itulah prosedur dalam pembuatan SIM Internasional. Baik online maupun offlines udah tersedia dalam layanan. Selain itu, saat membuat SIM Internasional pemohon akan mendapatkan “Regulasi Berkendara” setebal 62 halaman dan lampiran “Convention of Road Traffic 1968” setebal 173 halaman. Bacalah buku tersebut untuk semakin membantu Anda memahami berkendara di luar negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *