Melakukan servis secara rutin dan merawat motor Anda dalam keseharian akan memberikan dampak untuk usia motor. Selain itu, performa kendaraan Anda akan tetap terjaga.

Namun taukah Anda bahwa ada beberapa komponen motor yang mudah rusak?. Komponen pada motor yang mudah rusak tentu membutuhkan perawatan yang lebih sering dan teliti. Shingga, tidak akan mengganggu kenyamanan saat berkendara atau bahkan sampai merusak komponen yang lain dai motor.

Oleh karena itu, kenali komponen-komponen motor yang mudah rusak. Tidak kenal maka Anda tak akan dapat merawat motor dengan baik. Beberapa komponen harus lebih Anda perhatikan dan beberapa bagian motor lainnya perlu dirawat atau diganti secara teratur sesuai anjuran pabrik.

Berikut adalah komponen motor yang sering rusak, jadi pastikan Anda mengetahuinya dan melakukan perawatn terhadap komponen tersebut.

Berbagai Jenis Komponen Motor yang Harus Anda Ketahui

Ada beberapa komponen yang mudah rusak. Bukan karena kwalitas yang jelek ataupun lainnya. Namun, karena komponen ini sering digunakan saat motor melaju. Sehingga, perawatannya perlu diperhatikan.

Kampas Rem

Komponen pertama yang perlu diwaspadai akan kerusakannya adalah kampas rem. Rem merupakan komponen motor yang paling sering digunakan. Maka tidak heran jika komponenyang satu ini juga mempunyai usia yang singkat. Selain itu, letaknya yang posisinya rendah dan dekat sekali dengan ban, komponen motor ini terbilang paling sering dihinggapi air hujan yang mengandung lumpur atau pasir. Hal ini juga dapat merusak rem itu sendiri.

Jadi, kita harus merawat bagian rem agar mempunyai usia yang panjang. Selalu perhatikan setelan rem. , jangan terlalu kencang atau terlalu kendur. Anda perlu pintar memilih kampas rem yang berkualitas supaya usianya lebih panjang dan tidak cepat rusak. Pilihlah yang orisinal supaya Anda tidak terlalu cepat menggantinya karena produk yang tidak asli bisa lebih cepat rusak.

Baca Juga: Kredit Motor: 5 Kesalahan Ketika Melakukan Kredit Motor

Apabila terkena hujan atupun kotor maka segera bersihkan. Sebab, Jika tidak langsung dibersihkan setelahnya, maka akan muncul suara berdecit saat roda berputar dan ketika kamu melakukan pengereman.

Hal dikarenakan lumpur atau kotoran pasir yang menempel pada kampas rem bergesekan dengan piringan cakram. Apabila kondisi ini dibiarkan, maka piringan cakram akan mengalami masalah. Bunyi berdecit sendiri umumnya lebih sering muncul di rem bertipe tromol. Pasalnya saat kampas rem tergerus dengan lapisan tromol, kotoran akan terperangkap dan tidak bisa keluar.

Busi

komponen motor
komponen motor via aftermarketnews

Selanjutnya komponen motor yang sering mengalami kerusakan adalah busi pada motor. Komponen yang satu ini mempunyai fungsi yang sangat vital untuk sepeda motor. Namun, disisi lain komponen yang satu ini juga menjadi komponen yang sering mengalami kerusakan.

Hal yang membuat rusaknya busi ialah faktor usia atau jangka waktu pakai yang telah melewati batas pemakaian. Selain itu, busi bisa mati dan rusak ketika terkena cairan, walaupun hanya berupa air biasa. Cairan yang masuk pada bagian busi biasanya masuk ke dalam rongga busi. Cairan itu pun dapat berasal dari oli mesin, yang mana oli mesin itu naik ke ruang pembakaran, sehingga busi menjadi basah dan tidak mampu lagi memercikkan bunga api.

Jika saat permasalahan motor Anda terletak pada busi, maka hendaknya menggantinya dengan segera. Hendaknya ketika menggantinya dengan busi yang direkomendasikan oleh pabrikan motor itu sendiri. Sungguh dapat memicu bahaya apabila Anda menggantinya dengan busi yang tidak sesuai standar produk. Hal ini akan memperpendek umur busi, karena tidak sesuai dengan kondisi mesin, bahan bakar, dan pengapian.

Demi menghidari kerusakan busi, maka hendaknya Anda menghindari untuk menerjang banjir yang cukup tinggi, karena bisa membuat busi basah. Dengan begitu, akan membuat motor Anda mogok, dan busi pun akan menjadi pendek umurnya.

Bagi yang tidak ingin businya cepet mati dan rusak, gunakanlah tipe busi yang sesuai dengan rekomendasi pabrik, atau sesuai dengan kondisi mesin anda. Selain itu, selalu cek busi secara rutin, terutama setelah menerjang banjir.

Bohlam

Komponen selanjutnya yang mudah rusak adalah bohlam. Seperti yang kita ketahui bahwa bohlam merupakan penghasil cahaya yang membuat motor dapat terus dikendarai ketika minim cahaya. Namun, bohlam juga merupakan komponen yang sering rusak. Hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh kualitas bohlam yang agak kurang bagus. Penyebab lainnya adalah karena sistem kelistrikan motor Anda yang sedang bermasalah.

Bohlam sendiri terletak pada Bohlam lampu utama, sen, rem, dan spedometer. Dimana mudah sekali putus. Sehingga, Anda dituntunt untuk rutin mengecek kondisi keduanya secara berkala demi hasil optimal. Jika mengalami putus maka segera perbaiki dengan menggantinya. Anda bisa mengganti bohlam wolfram standar dengan bohlam LED yang lebih panjang umur.

Gearset dan Rantai

Rantai menjadi komponen selanjutnya yang mudah rusak. Seperti yang kita ketahui, bahwa rantai sendiri dapat bertahan samapi tahunan. Namun terkadang part ini juga cepat rusak dan berubah setelannnya. Ya, rantai sangat mudah cepat aus dan mudah kendor. Hal ini terjadi karena pengaturan setelan yang terlalu kencang dan beban kerja motor yang terlalu berat. Sehingga, bebrapa dari kita pasti pernah mengalami copot rantai saat mengendarai kendaraan.

Untuk itu kita perlu peka apabila merasa rantai mulai kendor. Biasanya akan ada bunyi ketika motor sedang dijalankan. Cepatlah atasi sebelum mengalami copot rantai. Selain itu, usahakan gunakkan gearset berkualitas, yang bahannya terbuat dari baja supaya lebih tahan lama. Perhatikan juga setelan ketegangan rantai, jangan terlalu kencang.

Beban motor juga harus diperhatikan, apabila motor terlalu sering kelebihan beban, maka kerja rantai dan gearset akan menjadi sangat berat. Atau bisa juga menggunakan penahan rantai, atau istilahnya chain tensioner untuk mencegah rantai menjadi cepat kendor.

Aki Motor

Rupanya aki juga merupakan salah satu komponen yang mudah rusak. Hal ini bisa dipengaruhi oleh kelebihan beban listrik, atau bisa juga aki basah yang tidak pernah dicek ketinggian airnya. Dengan begitu, hendaknya Anda mengurangi beban kelistrikan agar aki tidak terkuras cepat.

Anda juga bisa memilih cara yang lebih mahal, tetapi aki awet, yaitu mengubah sistem kelistrikan motor menjadi sistem fullwave sehingga pengisian ke aki menjadi lebih besar dan aki pun tidak cepat rusak.

Baca Juga: Membeli Mobil Matic Bekas: 7 Tips Membeli Mobil Matic Bekas Yang Berkwalitas

Apabila Anda tidak paham sistem ini, Anda bisa bertanya kepada bengkel motor kepercayaan Anda. Atau Anda bisa beralih ke aki kering supaya tak repot memeriksa air aki lagi. Mengubah sistem kelistrikan motor menjadi sistem fullwave supaya pengisian ke aki menjadi lebih besar dan tidak cepat habis.

Komponen diatas merupakan komponen motor yang sering mengalami kerusakan. Selain itu masih ada komponen pada bagian ban yang juga lumayan sering mengalami kerusakan. Sehingga perawatan adalah kunci agar komponen tersebut bertahan lama. Selain itu perhatikan pula pemakaian, jangan sampai melebihi beban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *