Sebagai salah satu motor dengan teknologi mesin paling baru, motor injeksi dapat menjadi salah satu jenis motor yang mendapatkan tempat di hati masyarakat. Injeksi adalah suatu metode pencampuran bahan bakar dan udara dalam proses pembakaran yang membutuhkan komponen bernama injektor yang bertugas mensuplay campuran antaran bahan bakar dan udara.

Teknologi injeksi merupakan bentuk pembaruan yang diciptakan untuk memperbaiki kekurangan yang dimiliki oleh karburator dan menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna. Namun, meskipun begitu, motor ini tetaplah memiliki sisi kekurangannya. Dimana, kerusakan yang sering terjadi pada motor injeksi tetap ada di beberapa komponen.

Sehingga, hal ini menjadi perhatian khusus bagi pemilik kendaraan dengan teknologi yang satu ini. Selain itu, karena yang digunakan pada motor ini merupakan jenis baru, maka pada beberapa kasus masih banyak pengguna yang belum paham bagaimana cara merawat sistem tersebut. Sehingga, dapat memicu muncculnya kerusakan pada motor.

Kerusakan Yang Sering Terjadi Pada Motor Injeksi

Salah satu keunggulan dari motor jenis injeksi adalah penawaran hemat bahan bakar. Teknologi injeksi ini lebih hemat bahan bakar disebabkan dari adanya proses pembakarannya dalam bentuk kabut volume sesuai permintaan mesin.

Namun, tetap saja karena motor injeksi merupakan buat manusia, jadi wajar saja jika motor ini tetap memiliki kekurangan di lain sisi. Kerusakan yang sering terjadi pada motor injeksi menjadi hal yang harus Anda ketahui dan pertimbangkan sebelum memilih motor ini sebagai kendaraan.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kerusakan yang sering terjadi pada motor injeksi, berikut adalah ulasan yang dapat Anda simak. Berikut adalah 5 kerusakan yang sering terjadi pada motor injeksi.

Baca Juga: 5 Kerusakan Yang Sering Terjadi Pada Motor Matik Dan Cara Mengatasinya

Tarikan Gas Kurang Stabil

Kerusakan yang sering terjadi pada motor injeksi yang akan kita bahas pertama adalah mengenai tarikan gas dari motor jenis ini. Dimana masalah yang sering terjadi tarikan gas pada motor injeksi kurang stabil. Diman tarikan gas yang tiba- tiba kurang stabil, tentu akan berdampak pada kenyamanan saat berkendara. Lalu, apa penyebab dai tarikan gas yang kurang stabil?

Kerusakan Yang Sering Terjadi Pada Motor Injeksi
Kerusakan Yang Sering Terjadi Pada Motor Injeksi (Sumber Gambar: Google)

Tarikan gas pada motor injeksi yang sering tiba- tiba tidak stabil biasanya disebabkan oleh filter udara yang rusak. Dimana, filter udara yang rusak tidak dapat berkerja secara optimal yang menjadikan proses pembakaran menjadi terganggu akibat adanya kotor pada udara yang masuk ke dalam mesin menjadikan motor kurang tenaga. Dengan demikian maka secara tidak langsung akan membuat pembakaran motor injeksi tidak berjalan dengan sempurna.

Penyebab lain tarikan gas yang tidak stabil adalah setinggan jarak renggan busi yang tidak diukur dengan tepat juga dapat menjadi penyebab tarikan gas tidak stabil pada motor injeksi. Maka, para pengguna jangan melewatkan perwatan filter udara dan mengeck busi. Sehingga, kerusakan tidak parah atau lebih baik jika dapat dicegah.

Mesin Motor Injeksi Tidak Dapat Dihidupkan

Kerusakan yang sering terjadi pada motor injeksi yang selanjutnya terdapat pada mesin motor. Dimana mesin motor injeksi tidak dapat dihidupkan. Dimana hal ini berhunungan langsung dengan sistem kerja dari ijektor itu sendiri. Kondisi motor yang tidak bisa dihidupkan pada jenis motor injeksi adalah karena adanya permasalahan pada sistem kelistrikan terutama pada aki yang sudah soak.

Apa penyebabnya? Ya, banyak penyebab mengapa mesin injektor mati. Misalnya disebabkan oleh bahan bakar yang tercampur kotoran, adanya kebocoran pada intake atau saluran pemasukan, dan kerusakan beberapa komponen mesin terutama yang berkaitan dengan pembakaran sehingga proses pembakaran mulai dari supply bahan bakar sampai dengan pembakaran itu sendiri tidak berlangsung optimal.

Selain bahan bakar yang kotor, bahan bakar yang digunakan dengan oktan rendah juga dapat menjadi pemicu kerusakan. Perlu diketahui jika kandungan oktan yang tinggi dapat membantu sistem pembakaran pada injeksinya lebih ringan dalam menjalankan sistemnya.

Pada saat ada kerusakan pada injektor ini maka sudah barang tentu membuatnya sulit menyalurkan dan mencampur bahan bakar dengan udara. Dengan demikian akan berdampak pada proses pembakaran yang terjadi.

Baca Juga: Kerusakan Yang Sering Terjadi Pada Motor Vespa: Waspadai Kerusakannya!

Motor Injeksi Mati Mendadak

Kondisi motor yang mati mendadak dapat disebabkan oleh berbagai masalah teknis pada komponen motor. Biasnaya penyebab dari kerusakan yang satu ini biasanya memiliki kaitan dengan adanya kompresi yang mengalami kebocoran.
Namun, biasanya juga kondisi overheating yang membuat mesin terlalu panas sehingga tiba-tiba mati mendadak. Sebenarnya, solusi seperti ini bisa diatasi dengan rutin memeriksa cairan coolant sebagai pendingin atau penstabil suhu di dalam mesin.

Kompresi Mengalami Kebocoran

Kerusakan yang sering terjadi pada motor injeksi selanjutnya adalah kompresi yang mengalami kebocoran. Dimana, kompresi yang mengalami bocor merupakan salah satu kondisi yang dapat menyebabkan motor injeksi mati mendadak karena kotoran dari udara dapat masuk ke dalam mesin sehingga menimbulkan penyumbatan dinding piston dan dinding silinder.

Biasanya, kebocoran di bagian kompresi seperti ini akan terindikasi dari mesin yang tiba-tiba mogok atau mati total. Apabila dibiarkan maka akan terjadi adanya kondisi penyumbatan di bagian dinding silinder maupun pada dinding piston.

5 Kerusakan Yang Sering Terjadi Pada Motor Injeksi 1

Mesin Motor Mengalami Overheat

Kerusakan yang sering terjadi pada motor injeksi yang terakhir adalah motor mengalami overheat. Dimana kondisi ini masih berhubungan dengan motor injektor yang tiba- tiba mati. Kondisi motor yang mengalami overheat merupakan salah satu penyebab motor menjadi mati mendadak. Jadi, jangan anggap remeh ketika mesin overheat.

Sebab jika kondisi ini sering terjadi dapat berdampak pada mesin injeksi yang sering mengalami mogok atau bahkan mati total. Apabila kondisi seperti ini terjadi maka sebaiknya Anda mengstirahatkan mesin motor injeksi terlebih dahulu sampai pada titik tertentu sampai benar-benar kondisi suhu mesin sudah stabil kembali.

Itulah hal- hal yang perlu menjadi perhatian terhadap motor injeksi. Dimana kerusakan yang sering terjadi pada motor injeksi akan memiliki dampak yang lebih jika dibandingkan dengan jenis motor yang lain.

Mengingat injeksi merupakan teknologi baru. Alngkah baiknya Anda memhami cara kerja teknologi ini sebelum meutuskan mebeli. Jangan hanya tergiur dengan bahan bakar yang digunakan lebih hemat jika dibandingkan dengan motor lain. Sebab, jika terjadi kerusakan akan mengeluarkan biaya yang lumayan menguras kantong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *