Ternyata ada 4 jenis filter dalam mobil yang perlu Anda ketahui, loh. Ya filter dalam mobil ternyata bukan hanya filter oli. Namun, masih ada beberapa bagian mobil yang ternyata memiliki filter.

Hal ini berarti, bukan hanya filter oli yang memerlukan perawatan berupa servis berkala. Nmaun, juga filter lain yang terdapat dalam mobil juga harus mendapatkan perawatans ervis berkala.

Artikel kali ini akan membahas mengenai jenis filetr dalm mobil yang perlu Anda ketahui. Sehingga, tidak ada filter dalam mobil yang luput dari perawatan. aSehingga, setiap filter dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Ya, Karena pada dasarnya, filter berfungsi menyaring udara atau cairan yang melaluinya dari kotoran seperti debu yang dapat menghambat kinerjanya. Sehingga, semua jenis filter dalam mobil tidak boleh diabaikan.

Berikut adalah jenis filter dalam mobil yang perlu Anda ketahui.

Jenis Filter Dalam Mobil: Filter Oli

Pasti filter oli merupakan jenis filter dalam mobil yang paling sering Anda dengar. Ya, selain paling banyak diketahui, filter oli juga mempunyai tugas paling berat dan krusial. Hal ini karena filter oli kerjanya langsung berkaitan dengan kerja mesin.

Jenis Filter Dalam Mobil
Jenis Filter Dalam Mobil (Sumber Gambar: Google)

Filter oli mempunyai tugas untuk memastikan oli mesin selalu dalam kondisi bersih, dari segala bentuk kontaminasi. Baik dari jelaga, serbuk metal, air, maupun kotoran lain. Jika filter oli tidak bersih, proses pelumasan mesin takkan berjalan lancar, bahkan dapat merusak komponen bergerak yang terdapat pada mesin.

Filter oli yang tersumbat oleh kotoran membuat kinerjanya semakin menurun dan membahayakan sirkulasi oli. Untuk itu filter oli wajib diganti mengikuti jadwal servis berkala yakni setiap 10.000 km atau 6 bulan, mana yang tercapai lebih dahulu, untuk memastikan filter oli dapat menjalankan tugasnya melindungi mesin dengan baik.

Baca Juga: Baterai Laptop Cepat Bocor? Berikut 5 Tips Merawatnya Agar Awet

Jenis Filter Dalam Mobil: Filter Udara

Jenis filter dalam mobil yang selanjutnya dapat berpengaruh pada kondisi kabin mobil Anda, yups yaitu filter udara. Filter udara mempunyai tugas menyaring partikel asing seperti debu dan lainnya, agar tidak masuk ke dalam sistem injeksi dan ruang bakar mesin.

Pastikan juga kondisi filter udara dalam keadaan bersih dan tidak terdapat kotoran yang menurutp sistem injeksi dan ruang bakar. Bila filter udara kotor, dampaknya bisa menyebabkan tenaga mesin menurun dan bahan bakar menjadi boros. Jangka panjangnya, bisa merusak komponen dan menurunkan usia pakai mesin.

Untuk mobil mesin bensin, dianjurkan mengganti filter udara setiap 40.000 km atau 2 tahun. Sedangkan buat mobil bermesin diesel, wajib dilakukan penggantian setiap 30.000 km atau 1,5 tahun, mana yang tercapai lebih dulu, atau sesuai buku pedoman servis berkala.

Jenis Filter Dalam Mobil
Jenis Filter Dalam Mobil (Sumber Gambar: Google)

Memang, ada beberapa mobil, seperti yang sering digunakan di area proyek, memerlukan penggantian filter udara yang lebih cepat. Tetapi pastikan juga ke buku panduan atau bengkel resmi , karena ada beberapa mobil yang membutuhkan penggantian filter udara lebih cepat, salah satunya mobil operasional di area proyek.

Fungsi filter udara mobil di zaman seperti ini tentunya sangat penting sekali. Fungsinya sebagai filterisasi hingga sirkulasi udara dalam mobil menjadi snagat sangat penting, terutama untuk menangkal udara-udara kotor masuk ke mobil. Supaya kesehatan paru-paru Anda yang sering sekali menggunakan mobil sehari-harinya tetap terjamin aman.

Tidak dapat dimungkiri, kondisi jalanan sudah pasti kotor dan berdebu. Mungkin Anda tidak akan menyadari hal tersebut karena berada di dalam mobil. Tapi bagaimana dengan kebersihan mesin? Inilah mengapa filter udara harus berada dalam kondisi terbaik. Udara yang kotor akan disaring dengan maksimal agar tidak masuk ke dalam sistem injeksi.

Jenis Filter Dalam Mobil: Filter Bahan Bakar

Filter bahan bakar menyaring kotoran pada bahan bakar agar tidak ikut terbawa ke saluran bahan bakar. Dikarenakanhal ini dapat menyumbat komponen di dalamnya. Apabila terjadi sumbatan, maka ketika mobil digunakan pada kecepatan tinggi akan tersendat-sendat.

Hal ini karena aliran bahan bakar tidak lancar. Efek untuk jangka panjang adalah dapat merusak komponen mesin seperti injektor yang sangat halus dan presisi.

Jenis Filter Dalam Mobil
Jenis Filter Dalam Mobil (Sumber Gambar: Google)

Selain itu, yang tidak kalah penting adalah filter bahan bakar juga menyaring air yang terkandung dalam bahan bakar sebab berpotensi menimbulkan karat di komponen mesin. Untuk penggantianya, sebaiknya filter bahan bakar diganti setiap 80.000 km atau 4 tahun, mana yang tercapai lebih dahulu.

Apabila tidak ada proses penyaringan, tentu akan menimbulkan berbagai permasalahan pada mobil. Pastikan Anda membersihkan saringan kotoran secara rutin, agar kebersihan saringan terjaga dengan baik. Proses ini bisa dilakukan di rumah, karena sangat simpel. Namun jika kotoran yang menempel terlalu banyak, maka Anda bisa membawa mobil ke bengkel.

Jenis Filter Dalam Mobil: Filter AC

Jenis filter dalm mobil yang selanjutnya berhubungan dnegan AC. Ya, Ac juga mempunyai filter. Demi memastikan kualitas kenyamanan dan kesehatan penghuni kabin saat berkendara, Anda pun wajib memastikan kondisi filter AC Apabila filter AC rusak maka dampaknya kabin mobil tidak sejuk atau terasa pengap.

Jenis Filter Dalam Mobil
Jenis Filter Dalam Mobil (Sumber Gambar: Google)

Hal ini adalah tanda bahwa filter AC kotor. Karena apabila filter AC kotor, otomatis udara yang diembuskan ke dalam kabin juga tidak bagus dan pasti tidak sehat. Hal tersebut dikarenakan AC menganut sistem sirkulasi tertutup dimana udara yang diembuskan berasal dari udara sebelumnya yang telah diembuskan, begitu terus selama AC dinyalakan.

Pastikan saluran dan filter AC tidak terdapat debu, jamur, dan kotoran lain yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan kesehatan Anda di dalam kabin. Ditambah, kotoran tersebut akan menempel pada evaporator sehingga menghambat proses pendinginan udara dan dapat menyebabkan bau yang tidak sedap.

Baca Juga: Rekomendasi Aplikasi Belajar Bahasa Korea Yang Mudah & Menyenangkan!

Sebaiknya filter AC diganti setiap 10.000 km atau 6 bulan ketika servis berkala atau sesuai buku pedoman servis berkala. Jika tidak, maka Anda dapat menyesuaikan dengan buku panduan.
Itulah 4 jenis filter dalam mobil yang memiliki peranan penting untuk performa mobil.

Pastikan filter dalam kondisi bersih agar tidak menimbulkan masalah. Jadi, ayo segera cek bagian filter tersebut dan lihat kondisinya. Btw, kapan terakhir kalian membersihkan 4 jenis filter dalam mobil?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *