Fungsi lampu mobil sangatlah banyak. Salah satu kelengkapan yang mesti ada pada mobilmu adalah lampu. Dengan adanya lampu, kamu bisa lebih aman dalam berkendara. Bahkan di tengah malam dan hujan deras, lampu mobil sangat kita butuhkan. Ternyata setiap mobil tidak hanya dilengkapi dengan satu lampu. Hal ini dikarenakan selain sebagai penerangan, lampu juga berfungsi sebagai pemberi isyarat untuk menunjang keselamatan berekndara.

Setelah mengetahu tentang jenis lampu mobil pada artikel sebelumnya, kali ini kita akan membahas mengenai fungsi lampu mobil yang ternyata berbeda- beda. Fungsi lampu pada mobil yang utama tentu sudah jelas, yakni sebagai penerangan.

Namun, tahukah bahwa ternyata masih ada kegunaan lain dari lampu mobil? Beberapa fungsinya bahkan sangat vital pada saat mengemudi. Berikut adalah 10 fungsi lampu mobil selain sebagai penerangan saat berkendara. Selain dibedakan berdasarkan bahannya, lampu mobil juga dibedakan berdasarkan fungsinya. Pembagian jenis lampu mobil berdasarkan fungsinya, diantaranya adalah sebagai berikut.

Fungsi Lampu Mobil

Mobil memiliki banyak lampu dan dengan fungsi yang berbeda- beda. Selain itu, lampu-lampu mobil juga memiliki regulasi tersendiri. Artinya kita tidak bisa mengganti lampu seenaknya tanpa memperhatikan fungsi dari lampu tersebut. Berikut adalah 10 fungsi lampu mobil yang perlu kamu ketahui.

Lampu Senja (Lampu Kota)

Lampu senja adalah lampu yang membantu penglihatan pengemudi mobil terhadap benda yang ada di depannya saat cuaca begitu cerah. Jadi, lampu yang satu ini harus tetap dinyalakan saat kendaraan sedang berjalan, meskipun cuaca sedang terang dan siang hari. Hal ini bertujuan untuk membantu pengemudi lain didepannya mengetahui bahwa ada mobil yang melintas. Lampu ini akan menyala pertama kali saat anda menekan saklar lampu utama.

Fungsi Lampu Mobil
Fungsi Lampu Mobil (Sumber Gambar: Google)

Pada mobil modern, lampu senja sudah digantikan dengan perangkat DRL (daytime running light) yang umumnya menggunakan jenis lampu LED agar lebih futuristik dan hemat tenaga. Sedangkan letak lampu yang satu ini berada pada lampu kepala dan akan langsung menyala saat menekan saklar utama. Dengan pertimbangan lebih irit, lampu kota sering menggunakan lampu jenis LED.

Lampu Tail (Stop Lamp)

Selanjutnya adalah fungsi dari lampu tail atau biasa disebut stop lamp. Seperti namanya lampu ini berfungsi untuk memberi isyarat pada kendaraan yang ada di belakang, bahwa mobil akan berhenti. Warna dari lampu ini adalah merah tetapi agak redup (lebih redup dari lampu rem). Lampu ini terletak di bagian belakang mobil dan berada satu saklar dengan lampu senja.

Lampu ini akan menyala saat lampu senja menyala. Jadi, artinya lampu tail dan lampu senja memiliki satu saklar. Fungsinya juga untuk membantu pengemudi lain dibelakang untuk menyadari keberadaan mobil. Umumnya, lampu tail menggunakan bolam lampu dual filamen. Dimana satu filamen digunakan untuk lampu tail, dan filamen satunya dipakai untuk lampu rem. Namun pada mobil modern, baik lampu tail atau rem sudah menggunakan rangkaian LED yang disusun menjadi garis lampu tertentu. Sehingga nampak lebih mewah dan futuristik.

Lampu Dekat (Low Beam)

Fungsi selanjutnya adalah fungsi lampu dekat atau low beam. Lampu dekat adalah lampu penerangan utama mobil yang berperan untuk menerangi area jalan didepan mobil. Dinamakan lampu dekat karena jangkauan sinar lampu cukup dekat, kira-kira dibawah 5 M. Low beam biasa dinyalakan pada malam hari pada jalanan yang ramai serta terang atau cukup pencahayaannya.

Lampu Jauh (High Beam)

Lampu jauh mempunyai fungsi yang sama seperti lampu dekat.Yaitu, fungsinya sebagai penerangan utama mobil. Namun, yang membedakan adalah jagkauannya. Dimana lampau jauh tentu mempunyai jangkauan yang lebih jauh. Jarak jangkauan dari lampu ini sekitar 10 meter.

Lampu jauh akan sering dinyalakan ketika mobil melintasi jalan bebas hambatan, atau didaerah yang minim pencahayaan. Jenis high Bean yang digunakan biasanya dari halogen dual filamen dan berada satu saklar dengan lampu dekat. Jadi, bolam yang dipakai pada low beam dan high beam, umumnya satu bolam. Untuk memperjauh jangkauan, ada tambahan reflektor didalam kotak lampu kepala.

Lampu Kabut (Fog Lamp)

Lampu kabut digunakan pada saat perjalanan dalam suasana berkabut yang lumayan tebal. Fungsinya tentu untuk untuk menerangi area jalan yang berkabut. Terletak di bagian bawah bumper dengan warna lampu kuning terang. Pemasangan pada posisi ini dimaksudkan untuk memaksimalkan penerangan pada permukaan jalan.

Selain fog lamp depan, beberapa mobil juga dilengkapi dengan rear fog lamp dengan sinar merah terang. Fungsinya untuk memberi tanda ke pengemudi dibelakang terakait keberadaan mobilnya di area yang berkabut.

Baca Juga: AC Mobil Rusak: Hal Yang Dapat Menyebabkan AC Mobil Rusak

Lampu Rem (Brake Light)

Lampu rem atau brake light merupakanlampu untuk memberikan isyarat atau sinyal kepada pengemudi lain dibelakang mobil, bahwa mobil sedang mengerem. Sehingga meghindari terjadinya benturan dengan mobil yang ada dibelakangnya. Sehingga ketika lampu ini menyala, pengemudi dibelakang juga bersiap mengerem. Brake light mempunyai ciri khas, yaitu memiliki merah menyala.

Lampu ini terletak di bagian belakang yang bertujuan memberi tanda pada pengendara lain bahwa mobil Anda akan berhenti. Lampu ini akan menyala terang saat pedal rem diinjak. Seperti yang dikatakan diawal, lampu rem biasanya menggunakan bolam yang tergabung dengan lampu tail. Ada yang menggunakan dual filamen, namun ada juga yang menggunakan single filamen. Untuk bolam dual filamen penjelasannya ada diatas.

Baca Juga: Yuk, Kenali Jenis Ban Untuk Mobil Yang Sering Digunakan!

Lampu Sein (Turn Signal Lamp)

Lampu sein merupakan lampu isyarat pada kendaraan lain bahwa mobil akan belok ke salah satu arah baik itu ke arah kanan atau kiri. Lampu ini diharuskan berwarna kuning sebagai tanda kendaraan di belakang untuk pelan-pelan dan hati-hati serta warna kuning merupakan warna peringatan. Lampu sein, dapat kedap-kedip karena ada flasher sebagai komponen tambahan yang akan menimbulkan efek flip-flop pada tegangan yang masuk ke lampu.

Lampu Hazard

Lampu Harzard warnanya sama dengan lampu sein. Yaitu berwarna kuning yang berkedip. Namun, apabila lampu sein menyala sesuai dengan arah belok mobil. Lampu hadzard akan menyalakan sein kanan dan kiri secara bersamaan. Fungsi lampu hazard adalah sebagai tanda bahaya, atau menandakan bahwa mobil sedang berada pada kondisi darurat. Lampu ini sering dinyalakan saat sebuah mobil mengantarkan seorang dalam kondisi gawat darurat, atau beberapa kondisi darurat lain.

Lampu Mundur

Lampu mundur mempunyai fungsi sebagai penanda bahwa mobil akan bergerak mundur. Lampu ini terletak dibagian belakang mobil, dengan sinar kuning keputihan. Sehingga kendaraan yang ada di belakangnya bisa mengetahuinya. Lampu mundur, akan menyala secara otomatis saat kita memposisikan tuas transmisi ke posisi mundur.

Lampu Kabin

Lampu yang satu ini adalah satu- satunya lampu yang letaknya berada di dalam mobil. Fungsinya untuk menerangi kabin mobil saat malam hari. Namun sinar lampu kabin ini berwarna kuning dan justru redup. Ini disebabkan karena sinar lampu kabin yang terlalu terang dapat mengganggu pandangan pengemudi yang ada dibelakang mobil kita.

Baca Juga: Yuk, Kenali Jenis Ban Untuk Mobil Yang Sering Digunakan!

Itulah 10 fungsi lampu mobil yang berbeda – beda. Tanpa kita sadari bahwa lampu mobil mempunyai banyak fungsi. Tidak hanya sebagai penerangan namun juga sebagai isyarat untuk pengemudi lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *