Saat ini eco driving mulai banyak diterapkan. Salah satunya dengan cara menghemat bahan bakar. Ya, memiliki kendaraan yang prima dan irit bensin merupakan impian semua orang. Sebab, hal ini akan berdampak pada pengeluaran keuangan. Menghemat bahan bakar bukan tidak menggunakan kendaraan sama sekali. Namun, maksudnya adalh bahan bakar tetap hemat meskipun kendaraan sering digunakan.

Lah, memang bisa? Ternyata, ada tips berkendara yang digunakan agar bahan bakar kendaraan tidak boros. Ada gaya dan kecakapan berkendara yang mempengaruhi tingkat efisiensi bahan bakar. Biasanya gaya dan kecakapan ini disebut dengan eco driving.

Apa itu Eco Driving?

Eco Driving merupakan cara mengemudi yang bertujuan untuk mengoptimalkan konsumsi bahan bakar secara efisien serta berperan mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya. Sehingga akan tercipta teknik mengemudi yang menghemat waktu dan biaya, aman, serta ramah lingkungan. Teknik ini dapat dilakukan untuk mobil bertransmisi otomatis maupun manual. Meski tekniknya sedikit berbeda, namun intinya adalah memulai pergerakan sehalus mungkin.

Tidak hanya para pengemudi yang mulai menerapkan sisitem ini, namun para produsen juga mulai menciptakan kendaraan yang mempu menunjangan eco driving. Sehingga, apabila kalian ada niatan untuk membeli kendaraan baru, maka sangat disarankan untuk memilih kendaraan yang menunjang penerapan teknik mengemudi Eco Driving, terutama pada bagian mesin. Namun, apabila kendaraan yang kalian miliki merupakan keluaran lama, maka jangan khawatir. Sebab, Anda tetap dapat menghemat bensin ketika berkendara, loh.

Teknik Eco Driving

Hal apa saja yang dapat kita lakukan untuk mencegah bensin menjadi boros? Eco Driving merupakan cara mengemudi yang bertujuan untuk mengoptimalkan konsumsi bahan bakar secara efisien serta berperan mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya. Ada beberapa tips berkendara yang dapat dilakukan untuk menghemat bahan bakar. Berikut adalah tips yang dapat Anda lakukan.

Kecepatan Kendaraan

Cara melakukan eco diving dalam menghemat bahan bakar yang pertama adalah menjaga kecepatan tetap stabil. Jadi, baik sepeda motor maupun mobil usahakn untuk melaju dengan kecepatn yang stabil. Jangan terlalu sering menginjak pedal akselerasi terlalu dalam lalu mengerem secara tiba-tiba. Usahakan untuk berada dikecepatan yang sama. Sebab, efisiensi BBM mobil akan menurun drastis seiring dengan penambahan kecepatan mobil.

Untuk itu, sangat direkomendasikan untuk selalu menjaga jarak antar kendaraan. Tahukah kamu, mengatur jarak mobil kamu dengan mobil yang ada di depan kamu bisa membuat irit BBM lho. Perilaku mengerem mendadak kemudian menekan gas lagi untuk mengembalikan kendaraan ke kecepatan semula akan membuat boros bahan bakar mobil. Jadi, usahakan memberi jarak antara mobil kamu dan mobil depan, selain irit bahan bakar juga bisa terhindar dari kecelakaan.

Intinya, hindari pengereman dan akselerasi yang tidak perlu. Apabila terjebak di tengah kemacetan, berkendaralah dengan tetap mejaga jarak. Injak pedal gas dan rem secara halus. Hindari berkendara dengan terburu-buru.

Biasanya, pengemudi bisa mempertahankan putaran mesin di bawah 2.000 RPM untuk mencapai konsumsi bahan bakar paling efisien. Perlu diingat, setiap mesin memiliki konsumsi bahan bakar yang berbeda. Mesin 1.000 cc akan berbeda dengan mesin 3.000 cc di kecepatan yang sama.

Baca Juga: Tips Aman Berkendara Saat Melewati Jalan Sepi Menggunakan Mobil

Perhatikan Penggunaan Gigi

Penerapan Eco Driving selanjutnya adalah jangan sembarangan menaikkan dan menurunkan gigi. Hal ini khusu untuk mobil atau sepeda motor manual. Ketika Anda mengemudikan mobil dengan gigi rendah secara terus-menerus atau dengan gigi tinggi saat melintasi daerah berbukit atau menanjak akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Selain itu, menunggu sampai mesin meraung saat memindahkan gigi ke posisi yang lebih tinggi. Maka sangat penting untuk mengatur gigi mobil diposisi yang benar.

Kecepatan Pada Tingkungan, Tanjakan Dan Turunan

Hal ini juga berhubungan dengan pengereman dan akselerasi. Intinya harus tetap menjaga kecepatan secara konstan. Ketika melewati tikungan cukup memanfaatkan tenaga sisa sebelum berbelok. Ketika sudah berbelok, baru diinjak pedal gas seperlunya.

Eco Driving
Eco Driving (Sumber Gambar: Google)

Sedangkan pada tanjakan atau turunan pengemudi dianjurkan untuk menjaga kecepatan putaran mesin tidak terlalu tinggi di kondisi jalanan menanjak dan turunan. Cara ini untuk menjaga kinerja mesin agar tidak bekerja terlalu keras saat menanjak ataupun turunan.

Baca Juga: Pengendara Motor Matik: Kesalahan Yang Sering Dilakukan

Berhenti Dengan Kondisi Mesin Menyala

Eco Driving selanjutnya adalah usahakan untuk menghindari kebiasaan berhenti dalam waktu yang lama dan mesin tetap menyala. Ketika Anda berhenti dalam waktu yang lama dan mesin masih menyala justru akan membuat bensin semakin boros. Hal ini berlaku, untuk kendaraan dengan mesin yang sudah canggih juga.

Untuk itu, beberapa kendaraan seperti sepeda motor, mulai melengkapi dengan mesin yang akn mati sendiri apabila berhenti terlalu lama. Misalnya ketika menunggu lampu lalu lintas menjadi hijau untuk melaju. Namun, apabila kendaraan Anda belum dilengkapi dengan teknologi yang satu ini, jangan lupa untuk mematikan mesin apabila ingin berhenti cukup lama.

Baca Juga: Standar Safety Riding: Wajib Untuk Dipatuhi Saat Berkendara!

Memperhatikan Kondisi Ban

Taukah kalian jika menjaga kondisi ban dapat membantu menghemat bensi kendaraan kalian? Ya, selalu pastikan tekanan angin pada ban kendaraan Anda. Sebab, ban yang diisi angin dengan tekanan yang sesuai akan memiliki kemampuan jelajah yang lebih jauh dengan jumlah bahan bakar yang sama. Jika tekanan angin pada ban kurang akan membuat kondisi ban sedikit kempis. Konsumsi bahan bakar pun akan boros.

Tetapi jangan terlalu berlebihan dalam mengisi tekanan angin pada ban mobil. Sebab dapat membahayakan ketika berkendara. Ikuti tekanan angin ban yang sesuai dengan rekomendasi pabrik. Jadi, periksalah ban kendaraan juga menjadi cara untuk menjaga tekanan sedikit lebih rendah dalam cuaca panas, dan sedikit lebih tinggi dalam cuaca dingin.

Lima tips berkendara hemat bahan bakar diatas dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari- hari. Selain tu, untuk menjaga bensin motor Anda hemat, jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan secara rutin. Hal ini juga dapat membantu menjaga bensin tetap awet. Jadi, terapkan eco riding dalam mengendarai kendaraan Anda. Selain membantu menghemat bensin, maka Anda juga membantu mejaga lingkungan.

Baca Juga: Safety Riding Motor Matik: Aman Berkendara Bagi Pemula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *