Merawat mobil matic adalah hal yang harus dilakukan oleh pemilik. Namun, sebagian pemilik yang belum mengetahui cara merawat mobil matic yang benar. Bahkan, sebagian pemilik mobil juga baru melakukan perawatan setelah merasa mobil maticnya mengalami masalah. Padahal seharusnya perawatan mobil matic dilakukan secara teratur.

Akan ada banyak keuntungan ketika kita merawat mobil kita secara konsisten. Apalagi jika mobil selau digunakan berjam – jam setiap harinya. Belum lagi mesin mobil yang harus tetap menyala ketika terjadi kemacetan. Hal tersebut akan mengurangi performa mobil apabila tidak dirawat.

Mungkin sebagian dari pemilik mobil matic akan membawanya ke bengkel untuk melakukan servis. Namun, alangkah lebih baik pemilik mobil juga mengetahui bagian yang mesin yang perlu mendapatkan perawatan secara rutin. Sehingga, dapat membuat estimasi biaya yang harus dilakukan untuk merawat mobil sebelum memutuskan membeli mobil.

Selain perawatan mesin, pemilik juga harus merawatnya dalam pemakain sehari – hari. Perawatan ini kadang diabaikan oleh pemilik. Selain tidak mengeluarkan biaya, perawatan ini juga merupakan hal yang sederhana namun dapat berpengaruh pada performa mobil dalam jangka panjang.

Berikut adalah tips dan cara merawat mobil matic yang perlu Anda lakukan setiap harinya.

Cara Merawat Mobil Matic

Berikut adalah hal sederhana yang dapat mempengaruhi performa mobil. Hal pertama adalah selalu panaskan mesin mobil setiap akan menggunakan mobil. Labih tepatnya, ketika mesin mobil sudah dingin.

Memanaskan mobil adalah hal yang sering ditinggalkan oleh pemilik.
Fungsi dari memanaskan mobil adalah untuk menyesuaikan suhu udara mesin dan memberikan sirkulasi oli secara merata ke seluruh komponen mesin mobil. Panaskan sampai kinerja mesin mobil stabil. Pansakan mesin mobil sebentar saja. Sehingga tidak membuang bahan bakar.

cara merawat mobil matic
cara merawat mobil matic

Lakukan dengan cara yang benar saat memanaskan mobil. Seperti, pastikan tuas transmisi mobil matic sedang berada di posisi ‘N’ (Netral) untuk menghindari mobil melaju tanpa disadari. Selain itu, tidak perlu menginjak gas terlalu dalam. Selanjutnya, tidak perlu menyalakan AC mobil sebelum mobil digunakan untuk perjalanan.

Pastikan menggunakan persneling dengan benar. Mungkin tidak banyak orang tahu, bahwa penggunaan persneling yang benar dapat berdampak pada kinerja mobil. Jagan menggunakan parsneling “P” (Parking) ketika mobil dalam keadaan belum benar – benar berhenti. Dalam keadaan macet, mungkin sebagian orang melakukan hal ini.

Tipsnya adalah pindahkan parsneling ke “N” (Neutral) dan mengangkat rem tangan. Selain itu, jangan mematikan kendaraan Anda secara paksa ketika parsneling belum diposisikan dengan benar. Pindahkan parsneling ke “P” (Parking) saat Anda ingin mematikan mesin mobil.

Ketika berada di tempat yang datar, letakkan transmisi pada posisi D atau R lalu lepaskan rem. Mobil matic yang berfungsi normal akan bergerak dengan sendiri pada posisi transmisi tersebut. Bila mobil matic Anda tidak bergerak tanpa injakan gas, berarti ada kerusakan yang terjadi pada sistem transmisinya.

Pastika bahwa ketika Anda memindahkan parsneling tidak ada suara bising yang terdengar. Selain itu tidak ada guncangan yang Anda rasakan ketika memindahkan parsneling. Jika terjadi dua hal tersebut kemungkinan mobil mengalami masalah pada transmisi. Sehingga harus dibawa ke bengkel.

Selain bagian prasneling yang Anda harus perhatikan, Anda juga harus dapat memahami kinerja mobil. Seperti dapat menyadari ketika mobil mulai mengalami kerusakan. Misalnya bunyi mesin yang kasar dan mobil terasa tidak seimbang ketika dikendarai dengan kecepatan tinggi.
Sehingga dengan cepat mobil dapat diperbaiki di bengkel sebelum terjadinya kerusakan yang lebi parah.

Servis Rutin Mobil Matic

Setelah melakukan hal – hal sederhana di atas, cara merawat mobil matic selanjutnya adalah berusaha menjaga performanya dengan melakukan servis rutin. Ada beberapa komponen mobil yang perlu mendapatkan servis secara rutin. Jika dilakukan hal ini dapat mempertahankan kinerja mobil matic.

Jadwal servis berkala biasanya tertera pada buku panduan mobil yang Anda beli. Servis berkala ini akan bermanfaat untuk melihat kinerja mesin serta memastikan bahwa mesin mobil Anda tidak ada masalah.

cara merawat mobil matic
cara merawat mobil matic

Biasanya hal yang perlu mendapatkan servis rutin adalah ganti oli transmisi. Mengganti oli transmisi sangat penting untuk menjaga kwalitas mesin mobil. Oli transmisi berguna sebagai pelumas komponen mesin untuk mengurangi gesekan antar komponen.

Oli transmisi juga berguna sebagai pembersih kotoran yang ada di mesin yang kemudian disaring dengan saringan oli mesin. Oli transmisi juga berguna sebagai pendingin mesin dan pencegah karat. Jangan sampai Oli transmisi mobil berubah menjadi hitam pekat dan baru Anda ganti.

Penggantian oli transmisi harus dilakukan apabila mobil mencapai jarak tempuh 25.000 hingga 50.000 km. Usahakan untuk menggunakan merek oli yang direkomendasikan secara resmi oleh produsen mobil. Supaya penggantian oli transmisi tidak menimbulkan gangguan pada mesin mobil.

Jangan lupa untuk segera mengganti oli transmisi apabila mobil matic terendam banjir. Jangan sampai air yang masuk ke gear box malah mengacaukan sistem transmisi mobil Anda.

Selain oli transmisi, saat servis juga lakukan pengecekan terhadap filter oli. Filter oli juga berhubungan langsung dengan sistem transmisi mobil matic. Itulah sebabnya Anda wajib mengganti filter oli transmisi setiap mobil mencapai jarak tempuh 25.000 km. Jangan sampai sistem transmisi mobil mengalami gangguan serius akibat filter oli yang tidak berfungsi maksimal.

Saat melakukan servis rutin, Anda juga perlu mengecek komponen valve atau gasket emisi. Mobil matic sering mengalami kerusakan pada komponen valve Hentakan gas atau pemindahan tuas yang dilakukan secara keras memang rentan menyebabkan kebocoran valve. Sebaiknya Anda mengecek komponen valve secara teratur agar bisa segera menanganinya jika terjadi kerusakan.

Baca Juga: Motor CRF Bekas: Periksa Mesin Sebelum Membeli

Biaya untuk Merawat Mobil Matic

Pada dasarnya perawatan yang dikeluarkan untuk mobil matic tidak jauh berbeda dengan mobil yang lain. Jika Anda merawatnya secara teratur, hal ini dapat mencegah biaya servis membengkak.

Mengganti oli transmisi mobil matic membutuhkan biaya yang lebih mahal. Hal ini karena mobil motic membutuhkan dua kali lipat oli yang dibutuhkan mobil manual. Oli transmisi juga harus khusus mobil matic.

Selain itu, biaya akan lebih banyak apabila mengalami kebocoran pada transmisi otomatis. Transmisi otomatis juga terdiri dari ratusan komponen elektrik hingga hidraulik yang membantu transmisi bekerja secara otomatis agar bisa lebih halus saat pergantian gigi. Sehingga, ketika ada kerusakan pada mobil matic maka teknisi harus membongkar semua komponen.

Biaya yang harus Anda keluarkan ketika terjadi kebocoran pada transmisi sekitar 27 juta sampai 55 juta. Biaya ini juga lebih mahal jika dibandingkan mobil manual.

Baca Juga: Mobil Listrik Tesla: Harga Selangit dan 4 Keunggulannya

Karena biaya perawatan yang cenderung lebih mahal maka perawatan sederhana akan sangat membantu mengurangi kerusakan. Jadi, hati – hati dalam memperlakukan mobil matic Anda karena hal ini dapat berdampak pada permorma mobil.

Tidak melulu ketika bicara tentang cara merawat mobil matic maka berbicara juga tentang uang yang harus Anda keluarkan. Merawat mobil juga termasuk cara bagaimana cara Anda menggunakan mobil tersebut dalam keseharian. Hal – hal tersebut sama sekali tidak mengeluarkan uang, namun berdampak pada permorma mobil dalam waktu jangka panjang. Sehingga, gunakanlah mobil matic sebaik mungkin. Sehingga performanya tidak menurun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *