Busi motor bermasalah pasti akan sangat merepotkan. Busi motor meruapakan komponen yang penting. Sebab, Busi merupakan komponen pertama yang bekerja ketika motor dihidupkan untuk menciptakan pembakaran. Fungsi Busi ini tidak main-main. Maka dari itu, penting bagi kita sebagai pemilik motor untuk melakukan ganti busi jika memang sudah tidak layak pakai.

Sebaiknya dilakukan pengecekan pada busi setiap 4000 km. Selain itu, busi standar masih bisa berfungsi dengan baik lebih dari 8 ribu km. Namun, semua itu tergantung dari situasi kondisi. Biasanya, jika busi mudah kotor disebabkan karena banyak hal. Salah satunya karena bahan bakar atu BBM yang terlalu boros, sehingga peluang busi cepat mati sangatlah besar. Namun, jika baik-baik saja, masih sanggup melebihi 8 ribu kilo. Dengan kata lain, busi standar masih bisa bertahan lebih dari 8 ribu kilometer bahkan hingga 20.000 kilo meter.

Untuk mejaga busi tetap prima ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu membersihkan dari kotoran dan juga pengecekan jarak elektroda sesuai dengan spesifikasi motor. Lau apa ciri – ciri busi motor bermasalah dan perlu diganti? Berikut adalah ulasan lengkapnya untuk Anda.

Ciri – Ciri Busi Motor Bermasalah

Sebenarnya ciri busi motor bermasalah sudah harus diganti dapat diketahui melalui dua cara. Pertama dari kondisi sepeda motor dan dari bentuk busi itu sendiri. Jadi, Anda tidak perlu repot – repot untuk langsung membongkar motor untuk mengetahui ada masalah pada busi motor Anda. Sebab dari kondisi motor yang kurang prima juga dapat kita ketahui. Berikut adalah ciri- ciri busi bermasalah dilihat dari kondisi sepeda motor.

Busi Motor Bermasalah
Busi Motor Bermasalah (Sumber Gambar: Google)

Sepeda Motor Sulit Untuk Dihidupkan

Ciri pertama apabila busi sepeda motor sudah harus diganti adalah susahnya sepeda motor dinyalakan. Sebenarnya hal ini tidak hanya terjadi pada pada sepeda motor. Mobil juga akan mengalaminya jika busi bermasalah. Biasanya sepeda motor akan sulit dihidupkan untuk pertama kalinya saat pagi hari. Hal ini tentu menjadi sesuatu yang menyebalkan untuk mengawali hari bukan?

Busi yang sudah mulai rusak karena usia pakai atau penyebab lainnya, tidak bisa memberikan percikan api yang optimal untuk pembakaran. Karena itu, proses pembakaran di dalam mesin terkendala sehingga sulit dihidupkan. Kerusakan busi dapat dilihat dari kondisi fisiknya. Tanda umum kerusakan, yaitu ujung busi berwarna hitam pekat dan celah busi sudah longgar. Jika kondisinya sudah seperti itu, busi harus segera diganti. Sebab, malfungsi busi selain membuat mesin sulit dihidupkan, juga dapat menyebabkan masalah terhadap komponen kelistrikan seperti koil dan kiprok.

Baca Juga: AC Mobil : 5 Komponen AC Yang Memerlukan Servis Rutin

Susah Langsam

Ciri selanjutnya dari busi sepeda motor harus segera diganti adalah susah langsam atau saat motor stasioner. Hal ini disebakan karena langsam mesin yang tidak stabil. Langsam tidak stabil diakibatkan oleh percikan api enggak maksimal akibat ground dan elektroda sudah tertutup kotoran. Bahkan, kalau sudah parah bentuk elektrodanya bisa rusak.

Akselerasi Motor Menurun

Akselerasi motor juga menjadi salah sau ciri bahwa busi sepeda motor harus diganti. Akselerasi sepeda motor menurun disebbakan adanya perubahan gap busi. Perlu diketahui bahwa busi yang sudah lama tidak diganti biasanya akan mengalami perubahan celah atau gap. Celah yang dimaksud adalah celah antara elektroda dan groudnya. Hal ini akan mengakibatkan busi tidak akan mengalirkan listrik diantara dua elektroda. Yang ada aliran listrik akan mengalir ke samping atau biasa disebut dengan Missfire.

Akibat dari busi yang mempercikan listrik atau api tidak stabil atau missfire maka menyebabkan pembakaran motor jadi tidak sempurna.
Untuk itu busi sepeda motor perlu segera diganti. Segera datanglah ke bekel resmi untuk menganti busi. Selain itu, perhatikan pula ukuran busi. Sebab jenis kendaraan baik mobil atau motor punya ukuran busi yang spesifik.

Motor yang dilengkapi dengan busi yang tidak sesuai tentu akan menyebabkan respon gas atau akselerasi yang lambat. Masalah ini juga bisa memicu kerusakan lain, misalnya kerusakan mesin dan komponen lain. Untuk memperbaiki busi motor yang tidak sesuai adalah dengan mengikuti petunjuk manual motor. Kamu juga bisa ke bengkel terdekat untuk segera mengganti busi yang sesuai melalui database bengkel.

Baca Juga: AC Mobil Rusak: Hal Yang Dapat Menyebabkan AC Mobil Rusak

Boros Bahan Bakar

Ciri terakhir yang dapat menjadi eptunjuk bahwa busi sepeda motor Anda perlu digantti adalah bahan bakar menjadi sangat boros. Gejala missfire yang ditimbulkan akibat busi mau mati mempengaruhi konsumsi bahan bakar motor kamu. Perlu dipahami bahwa sistem pengapian sendiri memiliki pengaruh kuat pada proses pembakaran atau pengaktifan pada busi.

Bila api yang dihasilkan busi kecil karena pengapian bermasalah maka pembakaran akan ikut terganggu. Ini akan menyebabkan mesin kurang bertenaga. Ujung-ujungnya agar motor bisa melaju dengan kecepatan tinggi maka Anda harus menarik gas lebih dalam lagi. Bila ini terjadi secara terus menerus maka secara tak langsung akan berpengaruh pada konsumsi BBM menjadi lebih boros.

Ciri – Ciri Fisik Busi Motor Bermasalah

Busi Motor Bermasalah
Busi Motor Bermasalah (Sumber Gambar: Google)

Saat busi sudah tidak layak digunakan, maka busi akan mengalami perubahan baik secara warna maupun secara fisik. Jadi, apabila saat diperiksa masih bisa memercikkan listrik dan dalam kondisi tidak ‘gosong’ busi masih bisa dikatakan aman digunakan.

Namun, apabila sudah menimbulkan masalah yang disebutkan sebelumnya seperti bahan bakar menjadi boros, sepeda moto sudah dihiduppkan dan lainnya, maka ada baiknya Anda menganti busi sepeda motor Anda. Berikut adalah perubahan warna dan fisik pada busi motor yang sudah tidak layak.

Warna Coklat

Ciri busi motor bermasalah dapat diketahui melalui warnanya. Pertama adalah busi menjadi berwarna usang atau coklat. Ini merupakan pertanda bahwa busi mobil mendekati masa pensiunnya, sehingga Anda harus segera menggantinya.

Kemerah- Merahan Atau Kekuningan

Ketika busi berwarna kemerah- merahan atau kekuning- kuningan juga dapat menjadi tanda bahwa busi sudah harus diganti. Berwarna kemerahan-merahan atau kekuning-kuningan disebabkan oleh hawa panas. Ini berarti ada hawa panas yang melanda mesin secara berlebihan. Biasanya, masalah ini timbul karena pendingin mesin bermasalah juga.

Warna Gosong

Terakhir busi berwarna gosong. Warna gosong juga dapat mengakibatkan kerak timbul. Ciri yang satu ini mengindikasikan adanya kesalahan yang terjadi pada bagian pengaturan bahan bakar. Karena itu, cek piranti kelistrikan dan aliran bensin.

Itulah ciri busi motor bermasalah dan harus segera diganti. Bawalah ke ahlinya agar busi motor diganti dengan yang tepat. Ayo, cek busimu sekarang! Apakah masih bagus atau busi motor bermasalah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *