Sebelum Beli Mobil Baru Kredit Anda Wajib Tahu 5 Hal Berikut

Beli Mobil Baru Kredit

Kebutuhan moda tranportasi pribadi yang semakin tinggi dan harga bahan pokok yang terus naik tidak ada salahnya jika anda beli mobil baru kredit.

Namun, sebelum anda melakukan hal tersebut sebaiknya pahami dulu cara kerjanya agar finansial tidak berantakan di kemudian hari.

Jika Anda berencana membeli mobil baru secara kredit, berikut ulasan dari mulai cara kerja, pengertian & simulasinya serta apa saja kah yang harus anda persiapkan.

Pengertian Tentang Beli Mobil Baru Kredit

Kredit mobil baru termasuk dalam Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) yang merupakan salah satu alternatif pembiayaan untuk membeli kendaraan roda empat atau dua baik baru atau pun bekas dengan sistem mengangsur.

KKB termasuk perjanjian yang menyangkut dua belah pihak, dimana pihak pemberi pinjaman (kreditur) menyetujui pemberian pinjaman kepada penerima pinjaman (debitur) untuk membeli kendaraan bermotor.

Dalam Perjanjian tersebut pihak kreditur akan menerima kembali uangnya disertai keuntungan tertentu sebagai ganti dari jasa pinjaman yang biasanya berupa bunga.

Kredit tersebut dapat anda ajukan kepada bank atau lembaga keuangan lainnya yang menyediakan produk pinjaman tersebut.

Umumnya, jaminan yang digunakan dalam KKB tersebut adalah kendaraan itu sendiri, sehingga jika Anda gagal bayar, kendaraan tersebut akan disita.

Untuk menghindari mobil atau motor impian Anda kena sita, sebaiknya anda pahami dahulu cara kerja KKB tersebut.

Berikut beberapa cara kerja dan pertanyaan yang sering muncul pada kredit mobil.

Elemen Penting Dalam Beli Mobil Baru Kredit

Kredit Mobil Baru

Kredit mobil atau KKB memiliki beberapa elemen utama seperti DP (Down Payment), bunga, dan lain-lain.

Agar anda lebih paham dari setiap elemennya, simak beberapa ulasan berikut ini:

1. Down Payment/DP KKB

DP singkatan dari Down Paymet adalah uang yang dibayarkan di muka sebagai tanda jadi. Umumnya jumlah minimalnya sudah ditentukan oleh pihak bank atau leasing.

Bank Indonesia menentukan bahwa minimal uang muka kendaraan bermotor adalah sebesar 30%.

Contoh:

Harga mobil baru = Rp200 juta

Besar DP = 30%

Maka, jumlah DP yang harus dibayarkan = 30% x Rp300 juta = Rp60.000.000

2. Plafon Kredit Mobil Baru

Merupakan sisa kredit yang harus anda bayarkan, yaitu harga mobil yang dipilih dikurangi dengan uang muka.

Contoh dengan kasus yang serupa:

Pokok kredit = Harga mobil – DP

Pokok kredit = Rp200.000.000 – Rp60.000.000 = Rp140.000.000

3. Suku Bunga KKB

Suku bunga adalah besarnya persentase bunga yang dikenakan kepada pihak debitur.

Besarnya suku bunga bergantung pada masa tenor pinjaman, dimana semakin lama jangka waktunya, bunganya juga semakin tinggi.

Terdapat perbedaan suku bunga KKB pada setiap bank dan leasing, namun per 2017 besarnya berkisar antara 6% – 8% per tahun.

Untuk menghitungnya, besarnya suku bunga yang telah disepakati dikalikan dengan pokok kredit kemudian disesuaikan dengan masa tenor kredit.

Contoh dengan kasus yang serupa:

Suku bunga = 8%

Masa tenor = 3 tahun

Bunga = Pokok kredit x suku bunga x masa tenor

Bunga = Rp140.000.000 x 8% x 3 tahun = Rp33.600.000

4. Besaran Angsuran KKB

Cicilan atau angsuran kredit mobil (KKB) umumnya terdiri dari dua elemen, yaitu pokok cicilan dan bunga.

Untuk perhitungannya, pokok kredit ditambah dengan bunga yang harus dibayar dan dibagi sesuai dengan masa tenor kredit.

Contoh dengan kasus yang serupa:

Angsuran bulanan = (Pokok kredit + bunga) : masa tenor dalam bulan

Angsuran bulanan = (Rp 140.000.000 + Rp 33.600.000) : 36 = Rp 4.822.222

5. Syarat dan Ketentuan

Karena menyangkut perjanjian antara dua belah pihak, yakni pihak debitur dan pihak kreditur.

Maka dibutuhkan syarat dan ketentuan yang berlaku sah di mata hukum untuk menjamin seluruh proses kredit yang berlangsung.

Syarat dan ketentuan ini akan mencakup seluruh hak dan kewajiban kedua belah pihak termasuk ketentuan yang berlaku pada kredit tersebut.

Contohnya adalah masa tenor, suku bunga yang digunakan, ketentuan untuk menjual kembali kendaraan bermotor, asuransi, dan sebagainya.

Syarat dan ketentuan ini sangatlah detail dan tentunya tidak sedikit, ada baiknya anda baca semua dengan teliti sebelum anda menyatakan sepakat untuk menyetujuinya.

Jangan sampai anda terburu buru layaknya membeli kucing dalam karung, tanpa tahu apakah yang Anda dapatkan sepadan dengan apa yang dibayar.

Di samping elemen – elemen tersebut, masih banyak elemen pelengkap yang dapat muncul pada transaksi beli mobil baru kredit, seperti biaya asuransi mobil, biaya administrasi, dan lain-lain.

Oleh karena itu, sebaiknya anda tanyakan dengan jelas apa saja biaya yang perlu anda persiapkan agar tidak kesulitan membayar nantinya.

Memang jika anda membandingkan harus dengan membeli secara tunai, cara kredit jauh lebih fleksibel.

Karena dengan anda bertransaksi beli mobil baru kredit ini, anda dapat mengalokasikan uang ke lain hal tentunya dengan harapan uang anda tidak habis untuk membayar secara tunai.

Transaksi Beli Mobil Baru Kredit Agar Cepat Disetujui
Kredit Mobil Baru

Ada beberapa hal bagi anda yang ingin mengajukan kredit mobil cepat disetujui oleh pihak kreditur, simak ulasannya dibawah ini.

1. Datang ke Dealer Mobil Terdekat

Kalau anda punya teman atau saudara yang bekerja di dealer mobil, jangan segan untuk mencari informasi darinya.

Atau mungkin Anda sering mendapatkan broadcast di telepon genggam berkaitan dengan promo-promo yang diberikan oleh sebuah perusahaan leasing, jangan ragu untuk bertanya.

Tanyakan apakah ada promo-promo yang bagus diberikan oleh leasing mobil kepada anda jika membayar dengan sistem kredit?

Selain itu pertimbangkan dengan baik harga maupun spesifikasinya yang mereka tawarkan. Jangan lupa tanyakan butuh waktu berapa lama proses pengajuan kredit mobil anda sampai di setujui.

2. Harga Terjangkau

Pada saat Anda sudah mantap untuk membeli mobil, sebaiknya pilihlah mobil yang sesuai dengan budget finansial keluarga anda.

Memang saat ini banyak sekali varian harga yang ditawarkan oleh produsen mobil.

Ada banyak pilihan, mulai dari mobil yang bervariasi hingga bentuk dan model yang dapat disesuaikan dengan pilihan Anda.

Sebaiknya pilih mobil baru yang sesuai dengan finansial anda baik itu harga, model dan tipenya.

Jika anda memaksakan kemampuan yang di luar finansial anda sendiri, maka yang terjadi anda sendiri yang akan kerepotan dalam hal mengatur pembayaran angsuran di setiap bulannya.

3. Selektif Dalam Memilih Leasing Mobil

Pada saat Anda sudah memilih type dan kelebihan mobil pilihan anda sebaiknya segera cari tahu perusahaan leasing mana yang akan anda pilih.

Biasanya perusahaan leasing telah menyiapkan banyak penawaran. Berhati-hatilah dan selektif lah dalam memilih perusahaan leasing mobil.

Pilihlah perusahaan leasing mobil yang memberikan harga uang muka yang bersaing, dengan bunga ringan, jangka waktu yang cukup fleksible serta memiliki realitas harga bersaing.

4. Konsultasikan Skema Angsurannya

Jika Anda telah memilih sumber pembiayaan, ada baiknya jika Anda melakukan konsultasi berkaitan dengan rencana kredit yang harus disesuaikan dengan kemampuan Anda.

Pilihlah masa kredit yang tidak melebihi dari batas ekonomis dari mobil Anda. Hal ini dikarenakan jika lebih dari empat atau lima tahun, maka semakin banyak pengeluaran ekstra yang akan dikeluarkan untuk perbaikan.

Padahal Anda masih memiliki tanggungan untuk membayar cicilan mobil. Dengan demikian maka ini akan mengancam pengeluaran Anda menjadi dua kali lebih banyak.

Sekarang ke suku bunga, secara teknis ada dua jenis suku bunga, yaitu bunga tetap (flat rate) dan suku bunga mengambang atau mengikuti bunga pasar (floating rate).

Perlu diketahui bahwa di beberapa bank dan lembaga pembiayaan telah memberlakukan suku bunga tetap namun hanya di tahun awal dari masa kredit

Setelah mantap memilih leasing mana yang akan Anda pilih, masih ada beberapa hal agar pengajuan kredit mobil Anda disetujui.

Hal tersebut seperti: memenuhi persyaratan administrasi yang lengkap disertai dengan dokumen yang asli.

Biasanya di beberapa wilayah jika memiliki KTP setempat proses pemberian kredit akan dipermudah. Hal ini dikarenakan orang dengan KTP domisili yang bersangkutan akan bisa dipercaya keberadaannya.

Selain KTP ada dokumen lainnya yang dibutuhkan seperti Kartu Keluarga, SIM, Laporan Gaji Bulanan (untuk Karyawan) atau Laporan Keuangan untuk pemilik perusahaan.

Pada umumnya leasing mobil tidak mempermasalahkan hal-hal kecil seperti bank. Karena jika sewaktu-waktu terjadi kredit macet, ada jaminan BPKB dari mobil Anda.

5. Buat Rekening Pribadi

Sebelum memutuskan untuk mengambil kredit apapaun, sebaiknya anda buatlah rekening pribadi yang sehat.

Karena biasanya pihak leasing akan mempercayai semua laporan rekening pribadi yang Anda miliki.

Sehat dalam hal ini adalah rekening Anda baik itu pemasukan atau pengeluaran harus berimbang dan harus surplus aktif.

Surplus aktif dalam hal ini diartikan bahwa rekening pribadi Anda walaupun pemasukannya tidak banyak namun secara nominal pemasukannya dapat terus berkembang.

Dalam hal ini bisa diartikan masih dapat disimpan, ataupun dapat dipergunakan untuk menutupi pengeluaran pribadi yang tidak terduga.

Walaupun sedikit, namun di rekening pribadi Anda aktif di setiap bulannya baik itu debet ataupun kredit.

Pertimbangkan dengan baik, apakah Anda benar-benar membutuhkan mobil saat ini atau tidak.

Baca Juga : “9 Tips Manjur Beli Mobil Baru Murah

Jangan sampai hanya karena ingin melakukan transaksi beli mobil baru kredit tapi yang terjadi selanjutnya anda terlilit hutang yang akhirnya membuat finansial anda berantakan.

Demikian tadi beberapa ulasan tentang hal yang wajib anda ketahui sebelum anda melakukan transaksi beli mobil baru kredit, semoga beberapa tips tersebut bisa berguna bagi anda. (br)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.