Alasan Kenapa Anak- Anak Dilarang Duduk Di Jok Depan Mobil

Hampir semua orang dewasa tahu bahwa anak- anak dilarang duduk di jok depan mobil. Yups, benar sekali! Sebab hal ini akan sangat membahayakan anak. Meskipun sudah tahu bahwa hal ini berbahaya, masih saja ada orang tua yang mendudukan anak pada jok depan mobil.

Hal ini sering terjadi apabila menyetir hanya berduaan dengan anak. Alasanya kasihan jika anak duduk sendirian di jok belakang. Nah, justru ini keliru. Sebab akan lebih kasihan jika anak duduk di jok depan mobil. Duduk di jok depan akan membahayakan.

Tapikan mobil sudah ada air bag-nya. Jadi, bukankah hal ini akan menolong jika terjadi sesuatu? Justru air bag ini akan membahayakan anak- anak loh Mom. Nah, agar lebih jelasnya maka artikel kali ini akan membahas lima alasan kenapa anak- anak dilarang duduk di jok depan mobil. Baca sampai selesai, ya mom.

Anak- Anak Dilarang Duduk Di Jok Depan Mobil

Ketika membawa anak- anak berkendara dengan mobil, maka wajib menggunakan carseat dan meletakannya di jok belakang. Sehingga keamanan buah hati akan lebih. Hindari juga memangkunya meskipun di jok belakang.

Selain peraturan untuk menggunakan carseat pada anak, para orang tua juga harus tahu mengenai bahayanya anak- anak duduk sendiri maupun di pangku di jok depan mobil. Berikut adalah alasan kenapa anak- anak dilarang duduk di jok depan mobil secara lengkap.

1. Risiko Besar Ktika Terjadi Kecelakaan

Alasan pertama kenapa anak- anak dilarang duduk di jok depan mobil adalah risikonya yang lebih besar apabila terjadi kecelakaan. Dimana cedera yang akan dialami dapat lebih parah dari penumpang lainnya. Hal ini dikarenakan benturan.

Hal ini lah yang menjadikan alasan mengapa jok bagian depan mobil dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan. Fitur keselamatan tersebut seperti air bag dan safety belt. Ya, Meski begitu, bukan berarti fitur keselamatan tersebut menjadikan jok depan aman bagi anak. Karena faktanya, semua fitur keselamatan di dalam mobil, terutama yang berada di jok depan, dirancang dan disesuaikan dengan postur tubuh orang dewasa, bukan anak-anak.

Anak Dilarang Duduk Di Jok Depan Mobil
Anak Dilarang Duduk Di Jok Depan Mobil (Sumber Gambar: Google)

2. Air Bag Justru Membahayakan Anak

Alasan kedua kenapa anak- anak dilarang duduk di jok depan mobil adalah adanya air bag yang justru dapat membahayakan anak- anak apabila terjadi kecelakan. Memang air bag ini berfungsi sebagai alat keselamatan.

Tugas utamanya adalah mencegah terjadinya benturan pada kepala. Dimana air bag akan otomatis mengembang ketika mobil mengalami benturan atau kecelakaan, dengan kecepatan dan kekuatan yang sangat besar.

Namun masalahnya adalah fitur keselamatan ini dirancang khusus untuk penumpang dewasa. Nah masalahnya tinggi tubuh anak- anak tidaklah sama dengan tinggi tubuh orang dewasa. Sehingga, tubuh anak justru akan ‘tenggelam’ di dalam kantong udara tersebut.

Selain itu, kekuatan air bag yang besar akan menghantam tubuh anak. Khususnya bagian kepala dan dada. Hal ini dapat diibaratkan anak ditonjok dengan sangat kencang di bagian wajah dan dadanya.

Jadi, alih- alih melindungi adanya air bag justru membahayakan anak- anak apabila terjadi kecelakaan. Perlu diektahui, bahwa peringatan tersebut telah dicantumkan di petunjuk keselamatan yang tertulis di balik sun visor mobil.

3. Sabuk Pengaman Jadi Tidak Aman

Meskipun di jok depan mobil terdapat sabuk pengaman namun justru hal ini membuat si kecil menjadi tidak ama loh, mom. Ya, sabuk pengamanmempunyai fungsi untuk menahan badan agar tidak terlempar ke depan dan menghantam dasbor.

Tapi bagi anak,sabuk pengaman justru bisa menyebabkan luka makin serius. Sabuk pengaman yang harusnya melintang di depan dada, pada anak-anak yang tubuhnya masih kecil, justru malah melintang di leher. Itu karena ketinggian sabuk pengaman diukur berdasarkan postur tubuh orang dewasa dengan postur minimal 160 cm.

Ketika melintang dileher bukannya akan menahan tubuh anak agar tak mengalami benturan, tapi malah menjerat atau mencekik leher anak yang berakibat fatal pada keselamatan anak. Perlu diketahui bahwa umumnya sabuk pengaman yang terpasang di bagian depan memang bukan didesain untuk anak kecil.

Sabuk pengaman tersebut memiliki tiga titik pengikat. Untuk dapat mengenakannya, sabuk bahu harus melintang melewati bahu namun tidak mengenai leher, sabuk pangkuan juga harus serendah mungkin di atas pinggul dan angkur sabuk tidak boleh lebih rendah dari bahu.

Anak Dilarang Duduk Di Jok Depan Mobil
Anak Dilarang Duduk Di Jok Depan Mobil (Sumber Gambar: Google)

Persyaratan tersebut sudah pasti tidak dapat dipenuhi oleh anak. Sabuk pengaman tersebut dilengkapi dengan fitur emergency locking retractor atau ELR yang akan menghentikan sabuk ketika mengendur tiba-tiba serta pretensioner yang akan mengeratkan sabuk bila terjadi kecelakaan.

Ketika fitur-fitur tersebut aktif, maka ini akan berisiko mencederai leher atau kepala anak. Selain itu, sabuk pengaman hanya dirancang untuk satu orang. Saat ini banyak orang yang memangku anak di jok depan. Bila dia memaksakan diri untuk mengenakan sabuk bersama dengan anak, maka bukan tidak mungkin anak dapat tercekik atau terlilit di leher.

4. Anak Belum Memiliki Refleks yang Baik

Alasan selanjutnya kenapa anak dilarang duduk di jok depan mobil adalah kondisi anak yang belum memiliki refleks sangat baik. Ya, namnya juga anak- anak. Tentu mereka tidak akan protes karena belum tahu apakah supir mengendari sesuai dengan peraturan atau tidak.

Sehingga, anak- anak tidak dapat memberikan epringkatan ketikan supir melakukan kelalaian atau kesalahan. Selain itu, jika terjadi benturan atau kecelakaan, orang dewasa memiliki refleks yang memungkinkannya menghindar untuk meminimalkan risiko.

Tapi, anak-anak tidak memiliki refleks sebaik orang dewasa. Sehingga ketika terjadi benturan atau kecelakaan, anak tak bisa menghindar dan berpotensi mengalami cedera lebih parah.

Anak Dilarang Duduk Di Jok Depan Mobil
Anak Dilarang Duduk Di Jok Depan Mobil (Sumber Gambar: Google)

5. Anak- Anak Akan Mengganggu Konsentrasi

Terakhir mengenai alasan mengapa anak- anak dilarang duduk di jok depan mobil adalah akan mengganggu konsentrasi. Ya, anak-anak cenderung tak bisa diam, entah berusaha berdiri, mencondongkan tubuh ke depan, atau bersandar ke dasbor.

Tindakan ini tentu saja sangat berbahaya. Selain itu hal ini akan mengganggu konsentrasi dan penglihatan sopir terhadap kondisi jalanan di sekitar, tapi juga membuat anak rentan mengalami benturan saat sopir melakukan pengereman mendadak.

Itulah lima alasan kenapa anak- anak dilarang duduk di jok depan mobil. Sehingga, gunakanlah carseat ketika membawa ank- anak berkendara dengan mobil. Hal ini demi kemanan bersama.

Lia

Menulis pertama kali di orapada dimulai tangga 3 Juni 2020. Fokus penulisannya seputar informasi dunia otomotif. Khususnya Mobil, Motor dan life plus. Termasuk tips dan kiat aplikasi berkendara dalam kehidupan sehari-hari.

All Post | Website

Leave a Reply

Your email address will not be published.