Para produsen mobil tidak hanya menyediakan mesin dan komponen mobil yang semakin canggih. Namun, mereka juga semakin mlengkapi fitur keselamatan mobil. Tidak hanya itu, fitu keselamatan saat ini juga telah digabungkan dengan kepintaran teknologi. Hal ini dilakukan untuk memperkecil kemungkinan terburuk apabila terjadi kecelakaan.

Sebagai konsumen, ada baiknya jika Anda memutuskan untuk membeli mobil pertimbangkan pula fitur keselamatan yang ditawarkan. Meskipun kecelakaan bukanlah hal yang diinginkan, namun tidak ada salahnya mengantisipasi dengan memilih mobil dengan fitur keselamatan yang lengkap. Sebab, fitur keselamatan tidaklah hanya mengenai sabuk pengaman. Masih banyak fitur keselamatan yang saat ini disediakan produsen mobil. Bahkan, sabuk pengaman saja sudah mengalami penigkatan.

Lalu fitur keselamatan mobil apa saja yang perlu Anda ketahui? Berikut adalah ualasan mengenai 5 fitur keselamatan pada mobil.

Fitur Keselamatan Mobil: Sabuk Pengaman

Alat keselamatan yang satu ini tentu sudah sangat populer untuk Anda. Bahkan setiap orang pasti sudah mengetahui bentuk dan fungsi dari alat keselamatn yang satu ini. Sabuk pengaman adalah fitur keselamatan yang pasti ada dalam setiap mobil. Artinya setiap produsen pasti memberikan fasilitas ini. Fitur ini ditujukan agar pengemudi tidak menbarak atau terbentur dashboard atau kemudi ketika mobil mengalami tabrakan.

Sabuk pengaman saat ini tidak hanya tersedia untuk penumpang depan. Namun untuk penumpang bagian baris kedua atau ketiga juga sudah diberikan fitur yang satu ini. Fungsinya sama yaitu agar tidak terdampak dengan risiko yang sama. Saat ini sabuk pengaman sudah tersedia dengan berbagai macam pengaturan seperti menggunakan height adjuster agar kita semakin nyaman ketika menggunakan sabuk pengaman.

Fitur Keamanan Mobil
Fitur Keamanan Mobil (Sumber Gambar: Google)

Fitur Keselamatan Mobil: Airbag

Airbag juga menjadi alat keselamatan yang paling dasar. Hampir setiap mobil juga memiliki fitur yang satu ini. Apa sih airbag itu? Airbag adalah bantalan yang dapat meggelmbung yang mempunyai fungsi seperti sabuk pengaman. Yaitu untuk leindungi pemgemudi dan penumpang mobil mengalami cidera yang fatal akibat terjadinya kecelakaan. Letak airbag sendiri biasanya dipasang di dashboard dan roda kemudi. Airbag sangat cepat dalam menggelembung, bahkan bisa mencapai 100 km/jam. Oleh karena itu, sebaiknya jangan pernah menaruh sesuatu di atas dashboard agar benda tersebut tidak jadi proyektil yang berbahaya bagi penumpang.

Sama seperti dengan sabuk pengaman, saat ini pra produsen mobil juga terus menigkatkan kwlaitas airbag. Saat ini airbag sudah memiliki beberpa jenis. Jenis tersebut seperti seperti Supplemental Restraint System (SRS) Airbag, Curtain Airbag atau Sideways Airbag. Berbagai jenis airbag ini ditujukan untuk melindungi pengendara dari benturan yang berasal dari berbagai arah. Selain itu, fitur ini telah dirancang akan bekerja pada kecepatan dan jenis tumbukan tertentu pada saat kendaraan melaju.

Sehingga bila Anda mengalami tabrakan tetapi tidak memenuhi batas kecepatan yang sudah ditentukan, airbag tidak akan langsung mengembang.

Fitur Keselamatan Mobil: Anti – Lock Braking System (ABS)

Fitur keselamatan selanjutnya adalah anti – lock braking system (ABS). Apakah Anda tahu apakah itu ABS? Anti – lock system adalah fitur yang akan membantu pegemudi untuk mengendalikan mobil dan mencegah terjadinya terkunci atau selip ketika mobil yang sedang dikendarai mengerem secara mendadak. ABS ini membantu kita melakukan pengereman mendadak, kendali mobil jadi lebih mudah dilakukan terutama ketika mengemudi dalam kecepatan tinggi. Jadi, nantinya akan ada sensor kecepatan untuk medeteksi apabila mobil berada dalam kecepatan tinggi dan melakukan rem mendadak, roda mobil terkunci.

Apabila roda mengunci, pipa hidrolik akan mengendur dan mengurangi pengereman pada roda tersebut sehingga tidak tergelincir dan selip. Hal ini kemudian akan membantu pengemudi untuk mengendalikan kemudi lebih baik. Dengan menggunakan fitur ini, jarak pengereman juga bisa dikurangi tetapi pengereman akan lebih bersifat pasti dibandingkan tidak menggunakan ABS.

Alat Keselamatan Mobil: Electronic Brake Force Distribution (EBD)

Electronic brake distribution menjadi fitur keselamatan mobil selanjutnya yang sudah banyak terpasang di mobil saat ini. Fitur ini merupakan fitur tambahan untuk sistem abs. Fungsinya yaitu untuk mengidentifikasi kondisi jalan, kecepatan, jumlah muatan, dan lain sebagainya untuk mengatur kemampuan pengereman yang lebih efektif. Sistem pengereman pada EBD tidak seperti sistem pengereman biasa yang mengerahkan kekuatan sama kepada setiap empat roda. EBD akan memberikan kekuatan pengereman yang secara konstan berubah sesuai dengan kondisi yang telah terbaca sebelumnya.

Electronic Brake force Distribution (EBD) biasanya sudah satu paket dengan ABS. Apabila Anda berkendara dalam kecepatan dan pengereman yang normal, maka biasanya beban pengereman akan lebih berat diberikan kepada roda depan. Namun dalam keadaan tertentu saat Anda harus mengerem mendadak dengan jarak yang pendek, maka EBD akan bekerja menyalurkan tekanan rem ke seluruh roda sehingga pengereman bisa lebih maksimal. Mekanisme ini juga berlaku bila kendaraan Anda membawa penumpang, sistem EBD akan menyalurkan tekanan rem ke bagian yang memiliki beban lebih sedikit.

Baca Juga: Yuk, Kenali Jenis Ban Untuk Mobil Yang Sering Digunakan!

Alat Keselamatan Mobil: Traction Control

Fitur kemanan selnajutnya memiliki nama yang berbeda – beda. Ada yang menyebutnya traction control, active stability control (ASC), dynamic stability control (DSC) atau electronic stability program (ESP). Tetapi pada dasarnya, seluruh sistem tersebut memiliki cara kerja atau fungsi yang sama. Fitur kemanan yang satu ini digunakan untuk membantu pengemudi apabila pengemudi mulai kehilangan kontrol kendaraan. Jadi nantinya fitur yang satu ini akan mencegah roda kehilangan daya gesek saat menambah kecepatan. Roda yang berputar licin di jalan memang memberikan efek keren saat berkendara, namun hal ini tidak akan membantu Anda untuk mendapatkan kecepatan yang Anda inginkan. Selain itu, roda juga bisa cepat gundul akibat tergesek secara konstan.

Nantinya sensor eletronik yang dimiliki oleh mobil, maka sistem ini akan melakukan pengontrolan agar mobil kembali melaju di jalur yang seharusnya. Sistem komputasi pada traction control akan membandingkan kecepatan putaran roda dengan kecepatan mobil itu saat melaju. Ketika ada loss grip atau hilangnya gaya gesek, maka traction control akan membantu mengurangi kecepatan putaran roda. Dengan begitu, roda akan kembali meraih gaya gesek dan dapat melaju sesuai keinginan.

Lima fitur keselamatan yang ada diatas sudah banyak dimiliki oleh mobil bahkan mobil yang memiliki harga terjangkau. Selain lima fitur keselamatan diatas, masih ada beberapa fitur keselamatan lainnya. Fiturtersebut seperti kamera dan sensor parkir, fitur keselamatan mobil Auto-dimming Rear View Mirror, an masih banyak lagi. Namun sayangnya ada beberapa fitur keselamatan yang belum ada di mobil yang dijual di Indonesia.

Baca Juga: Penyebab Kerusakan Kompresor AC Mobil

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Sebab produsen teleh mempertimbangkan betul mengenai fitur keselamatan yang telah disematkan. Selain itu,meskipun mobil sudah dilengkapi banyak fitur keselamatan, Anda tetap di tuntut prima dan hati- hati saat berkendara untuk menghindari hal yang kurang diinginkan seperti kecelakaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *